Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Hasil Investigasi Kemenkes, Dugaan Kawat Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS Masih Ditunggu

    Juni 24, 2026

    Gedung Pandurata, Disiapkan Pemprov Kaltim Untuk Atasi Kepadatan RSUD AWS

    Juni 24, 2026

    Utang 2025 Lunas, DKPP Samarinda Fokus Perkuat Ketahanan Pangan

    Juni 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Resmi Berkantor di IKN, Jokowi Undang Akmal Malik dan Andi Harun
    Diskominfo Kaltim

    Resmi Berkantor di IKN, Jokowi Undang Akmal Malik dan Andi Harun

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuli 29, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,IKN – Setelah meresmikan Jembatan Pulau Balang pada 28 Juli lalu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan kunjungannya ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Presiden memilih berkantor di IKN untuk beberapa hari ke depan. Hari pertama bekerja di IKN, Presiden Joko Widodo memilih berkantor di Istana Garuda, Senin, (29/7/2024).

    Pada kesempatan ini, Presiden Jokowi menerima sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, antara lain Menteri PUPR yang juga Plt Kepala Otorita IKN Basuki Hadimoeljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Wakil Menteri ATR/BPN Raja Juli Antoni.

    Selain menerima kehadiran para menteri, Presiden Joko Widodo secara khusus mengundang Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, Wali Kota Samarinda Andi Harun dan Pj Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun.

    Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik mengapresiasi undangan Presiden Joko Widodo dan menyebutkan hal ini adalah bukti perhatian orang nomor satu Indonesia itu kepada masyarakat Kaltim.

    “Alhamdulillah, kami mendapat kehormatan menerima undangan Pak Presiden di hari pertama beliau berkantor di IKN,” ucap Akmal di
    Istana Garuda usai bertemu Presiden Joko Widodo.

    Akmal memaparkan pertemuan itu menekankan beberapa hal yang menjadi poin pembicaraan bersama Presiden Joko Widodo termasuk di antaranya mengenai pelaksanaan HUT ke-79 Kemerdekaan RI di IKN.

    Dirjen Otonomi Daerah Kementrian Dalam Negeri itu menegaskan Kaltim siap memberikan dukungan penuh untuk menyukseskan pelaksanaan upacara 17 Agustus 2024 di IKN.

    Sementara Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono menyampaikan dua pesan penting yang disebutkan Presiden Joko Widodo.

    Pertama mengenai pembangunan IKN di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara tidak boleh menggusur atau meminggirkan masyarakat lokal.

    “Pembangunan IKN harus melibatkan partisipasi masyarakat yang lebih besar,” papar Basuki Hadimoeljono menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo.

    Kemudian yang kedua mengenai persoalan investasi dan tata kelola pemerintahan.

    “IKN ini akan menjadi percontohan tata kelola pemerintahan yang baik dan cepat. Jadi sekarang ini tidak cukup hanya baik, tapi juga harus cepat,” imbuhnya.

    Tidak hanya itu, Plt Wakil Kepala Otorita IKN Raja Juli Antoni sedikit menambahkan informasi untuk menghindari kesalahan sudut pandang masyarakat terhadap keberadaan IKN.

    Kehadiran IKN saat ini dinilai banyak memunculkan pro kontra karena banyaknya pemahaman yang keliru tentang pembangunan IKN di tengah masyarakat Indonesia.

    “Banyak yang salah persepsi tentang IKN dan ini harus diluruskan. Pembangunan IKN ini bertahap, bukan hanya sampai 17 Agustus 2024,” tegas Raja Juli Antoni.

    Pembangunan IKN harus juga dilakukan secara hati-hati dengan memerhatikan persoalan lingkungan dan terutama keselamatan masyarakat. Misalnya pembangunan Bandara IKN. Faktor keselamatan menjadi pertimbangan utama, bukan sekadar cepat selesai.

    “IKN ini bukan soal kejar-kejaran dengan waktu. Ini yang harus diluruskan. IKN tetap dikerjakan secara bertahap,” tutup Raja Juli.

    Akma Malik Andi Harun IKN Joko Widodo
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Tak Hanya Seremonial, Andi Harun Minta Pelantikan Balakarcana Diisi Aksi Sosial dan Edukasi Kebencanaan

    Juni 24, 2026

    Geliat Pembangunan Ekonomi Domestik, Belum Jadikan Samarinda Sebagai Kota Mandiri

    Juni 23, 2026

    Persiapan Jadi Penyangga IKN, Samarinda Hadapi Ancaman Urbanisasi dan Inflasi

    Juni 11, 2026

    Kejari Samarinda Dalami Dugaan Penyalahgunaan Aset Pemkot di Palaran

    Juni 9, 2026

    Gandeng Kejari Pemkot Samarinda Telusuri Dugaan Pemanfaatan Ilegal Lahan 30 Hektare di Palaran

    Juni 9, 2026

    Dukung Konsep Tri City IKN, Samarinda Siapkan Infrastruktur dan Pengendalian Banjir

    Juni 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Hasil Investigasi Kemenkes, Dugaan Kawat Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS Masih Ditunggu

    Nur AjijahJuni 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Terkait kasus dugaan kawat medis tertinggal di tubuh pasien usai menjalani tindakan…

    Gedung Pandurata, Disiapkan Pemprov Kaltim Untuk Atasi Kepadatan RSUD AWS

    Juni 24, 2026

    Utang 2025 Lunas, DKPP Samarinda Fokus Perkuat Ketahanan Pangan

    Juni 24, 2026

    Jangan Cekik Rakyat, Sani Bin Husain Minta Pemkot Cari Sumber PAD yang Sehat

    Juni 24, 2026

    Sekda Sri Wahyuni Akui: Memasuki Smester II-2026, PAD Kaltim Baru Capai 36 Persen

    Juni 24, 2026
    1 2 3 … 3,168 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.