Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Enam Raperda Di Luar Jalur Disepakati, DPRD dan Pemkot Samarinda Kejar Target Satu Tahun

    Mei 14, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Badko HMI Kaltim-Kaltara Kecewa, Pemprov Absen di Seminar Pembangunan

    Mei 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Resmi Berkantor di IKN, Jokowi Undang Akmal Malik dan Andi Harun
    Diskominfo Kaltim

    Resmi Berkantor di IKN, Jokowi Undang Akmal Malik dan Andi Harun

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuli 29, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,IKN – Setelah meresmikan Jembatan Pulau Balang pada 28 Juli lalu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan kunjungannya ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Presiden memilih berkantor di IKN untuk beberapa hari ke depan. Hari pertama bekerja di IKN, Presiden Joko Widodo memilih berkantor di Istana Garuda, Senin, (29/7/2024).

    Pada kesempatan ini, Presiden Jokowi menerima sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, antara lain Menteri PUPR yang juga Plt Kepala Otorita IKN Basuki Hadimoeljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Wakil Menteri ATR/BPN Raja Juli Antoni.

    Selain menerima kehadiran para menteri, Presiden Joko Widodo secara khusus mengundang Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, Wali Kota Samarinda Andi Harun dan Pj Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun.

    Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik mengapresiasi undangan Presiden Joko Widodo dan menyebutkan hal ini adalah bukti perhatian orang nomor satu Indonesia itu kepada masyarakat Kaltim.

    “Alhamdulillah, kami mendapat kehormatan menerima undangan Pak Presiden di hari pertama beliau berkantor di IKN,” ucap Akmal di
    Istana Garuda usai bertemu Presiden Joko Widodo.

    Akmal memaparkan pertemuan itu menekankan beberapa hal yang menjadi poin pembicaraan bersama Presiden Joko Widodo termasuk di antaranya mengenai pelaksanaan HUT ke-79 Kemerdekaan RI di IKN.

    Dirjen Otonomi Daerah Kementrian Dalam Negeri itu menegaskan Kaltim siap memberikan dukungan penuh untuk menyukseskan pelaksanaan upacara 17 Agustus 2024 di IKN.

    Sementara Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono menyampaikan dua pesan penting yang disebutkan Presiden Joko Widodo.

    Pertama mengenai pembangunan IKN di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara tidak boleh menggusur atau meminggirkan masyarakat lokal.

    “Pembangunan IKN harus melibatkan partisipasi masyarakat yang lebih besar,” papar Basuki Hadimoeljono menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo.

    Kemudian yang kedua mengenai persoalan investasi dan tata kelola pemerintahan.

    “IKN ini akan menjadi percontohan tata kelola pemerintahan yang baik dan cepat. Jadi sekarang ini tidak cukup hanya baik, tapi juga harus cepat,” imbuhnya.

    Tidak hanya itu, Plt Wakil Kepala Otorita IKN Raja Juli Antoni sedikit menambahkan informasi untuk menghindari kesalahan sudut pandang masyarakat terhadap keberadaan IKN.

    Kehadiran IKN saat ini dinilai banyak memunculkan pro kontra karena banyaknya pemahaman yang keliru tentang pembangunan IKN di tengah masyarakat Indonesia.

    “Banyak yang salah persepsi tentang IKN dan ini harus diluruskan. Pembangunan IKN ini bertahap, bukan hanya sampai 17 Agustus 2024,” tegas Raja Juli Antoni.

    Pembangunan IKN harus juga dilakukan secara hati-hati dengan memerhatikan persoalan lingkungan dan terutama keselamatan masyarakat. Misalnya pembangunan Bandara IKN. Faktor keselamatan menjadi pertimbangan utama, bukan sekadar cepat selesai.

    “IKN ini bukan soal kejar-kejaran dengan waktu. Ini yang harus diluruskan. IKN tetap dikerjakan secara bertahap,” tutup Raja Juli.

    Akma Malik Andi Harun IKN Joko Widodo
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026

    DPKH Kaltim Pastikan Stok Hewan Kurban Aman, Ketersediaan Capai 28 Ribu Ekor

    Mei 12, 2026

    Kala Fest 2026 Dibuka, Kaltim Siapkan Ekonomi Syariah Jadi Penopang Baru Pasca Batu Bara

    Mei 9, 2026

    Seribu Rumah Seribu Harapan, Kaltim Gaspol Perbaiki Hunian Warga di 2026

    Mei 7, 2026

    Dinamika di Balik Rp288,5 Miliar, Gratispol Fokuskan Tepat Sasaran

    Mei 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Enam Raperda Di Luar Jalur Disepakati, DPRD dan Pemkot Samarinda Kejar Target Satu Tahun

    Ratu ArifanzaMei 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — DPRD Kota Samarinda bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda resmi menyepakati enam Rancangan…

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Badko HMI Kaltim-Kaltara Kecewa, Pemprov Absen di Seminar Pembangunan

    Mei 13, 2026

    Saat Ekonomi Lesu, Kadin Kukar Pilih Gas Kolaborasi: Dari Logistik hingga Pariwisata

    Mei 13, 2026

    Soroti Legalitas hingga Dugaan Nepotisme, Advokat Kaltim Siap Gugat TAGUPP ke PTUN

    Mei 12, 2026
    1 2 3 … 3,092 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.