Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Risiko Bencana Samarinda Rendah, Ketahanan Daerah Masuk Kategori Tinggi

    Juli 9, 2026

    DPRD Kaltim Dorong Payung Hukum Pengelolaan Sumur Tua

    Juli 9, 2026

    APBD Jadi Batu Sandungan, Kenaikan Gaji Ribuan Pasukan Kuning Samarinda Belum Pasti

    Juli 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Rembuk Stunting Kota Samarinda, Kolaborasi Lintas Sektor Guna Percepatan Penurunan Stunting
    Diskominfo Kaltim

    Rembuk Stunting Kota Samarinda, Kolaborasi Lintas Sektor Guna Percepatan Penurunan Stunting

    LarasBy LarasMaret 8, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim Sunarto
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menggelar Rembuk Stunting Kota Samarinda dengan tajuk “Dengan Konvergensi Bersama Cegah dan Atasi Stunting”, Kamis (7/3/2024).

    Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Sunarto.

    Rembuk stunting di Kota Samarinda merupakan rembuk pertama yang berhasil mencapai tahap rembuk kota. Menurut Sunarto, hal ini merupakan komitmen kuat Pemkot Samarinda untuk menurunkan kasus stunting.

    Melihat komitmen ini, Sunarto mengungkapkan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama dan menyukseskan tahap rembuk itu sebelum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Samarinda.

    Di kesempatan itu, Sunarto menjelaskan, rembuk ini juga sekaligus menjadi audit kasus stunting atau AKS. Di mana nantinya di dalam AKS tersebut akan dipaparkan data-data yang telah di dapat dari rembuk kelurahan dan kecamatan terkait penyebab stunting di wilayah itu.

    “Ini akan terlihat data melalui surveilance (pengawasan) data dari kelurahan, kecamatan dan tingkat kota. Kemudian data ini akan jadi penting yang ditampilkan, entah data risiko stunting atau kasus stunting,” jelas Sunarto.

    Penyebab stunting, Sunarto melanjutkan, terjadi dengan berbagai sebab. Tidak hanya pada satu masalah yang sering kali dipahami masyarakat, seperti kurangnya pemenuhan gizi.

    Kasus stunting memiliki kompleksitas penyebab, sehingga dalam rembuk ini tidak hanya sektor yang erat dengan kesehatan atau ibu dan anak, melainkan bisa menyentuh sektor lainnya.

    Setelah melihat data yang disajikan dalam rembuk tersebut, akan diketahui bahwa masalah utama stunting di wilayah tersebut. Kemudian akan dilanjutkan kepada pihak yang berwenang dan ahli di bidangnya untuk penatalaksanaan berikutnya.

    “Karena ini (stunting), ketika berbicara tentang konvergensi penangangan stunting, ini perlu melibatkan perangkat daerah yang lain ataupun OPD (organisasi perangkat daerah) lain,” ungkapnya.

    “Misalnya, yang memengaruhi itu seperti kasus air bersih atau sanitasi yang tidak layak. Itu menjadi tanggung jawab PUPR, jadi PUPR dapat menindaklanjuti,” sambungnya.

    Untuk itu, rembuk stunting menjadi langkah penting bagi seluruh pemangku kepentingan dapat bekerja sama menemukan solusi melalui koordinasi dan kolaborasi bersama sektor lainnya.

    Diharapkan kegiatan ini membawa hasil yang sesuai berdasarkan arahan Pemerintah Pusat untuk menurunkan angka stunting secara nasional sampai 14 persen di tahun 2024.

    BKKBN Kaltim Stunting Sunarto
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Inisiasi Menyusu Dini, Intervensi Tepat Dukung Pertumbuhan Bayi Juga Stunting

    Juli 3, 2026

    Stunting Samarinda Sudah di Bawah Nasional, DPPKB: Tantangan Terbesar Perubahan Perilaku

    Juli 2, 2026

    Optimalkan Intervensi Stunting, DPPKB Samarinda Sinkronkan Data Posyandu

    Juli 2, 2026

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Risiko Bencana Samarinda Rendah, Ketahanan Daerah Masuk Kategori Tinggi

    Nur AjijahJuli 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda Suwarso menyebut, indeks risiko…

    DPRD Kaltim Dorong Payung Hukum Pengelolaan Sumur Tua

    Juli 9, 2026

    APBD Jadi Batu Sandungan, Kenaikan Gaji Ribuan Pasukan Kuning Samarinda Belum Pasti

    Juli 9, 2026

    Aturan Pusat Kaku, Fraksi PDI-P Kaltim Protes Daerah Dilarang Adakan Pupuk dan Alsintan

    Juli 9, 2026

    MotoGP Jerman 2026 Bergulir, Selisih 25 Poin Warnai Perebutan Puncak Klasemen

    Juli 9, 2026
    1 2 3 … 3,202 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.