Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    BKS dan PKT Jalin Kerja Sama, BUMD Kaltim Didorong Genjot Bisnis untuk Tambah PAD

    Agustus 24, 2026

    Kenapa Salt Bread Makin Dilirik? Roti Jepang yang Menembus Tren Bakery

    Agustus 24, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Jadi Kabar Positif Bagi Perkebunan Sawit Kaltim

    Agustus 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Rawan Jadi Lokasi Bunuh Diri, DPRD Desak Pemasangan Pagar Pengaman di Jembatan Mahakam
    DPRD Samarinda

    Rawan Jadi Lokasi Bunuh Diri, DPRD Desak Pemasangan Pagar Pengaman di Jembatan Mahakam

    SittiBy SittiJuli 3, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan intervensi fisik pada sejumlah infrastruktur publik yang rawan disalahgunakan sebagai lokasi aksi bunuh diri.

    Maraknya fenomena nekat warga belakangan ini dipicu oleh kompleksitas masalah sosial, mulai dari urusan asmara hingga tekanan finansial akibat utang-piutang.

    Ketiadaan pembatas yang memadai di sepanjang pedestrian jembatan membuat lokasi-lokasi tersebut sangat rentan menjadi sarana pelampiasan jalan pintas bagi warga yang tengah mengalami krisis psikologis.

    “Secara kondisi di Jembatan Mahakam itu perlu namanya ada pagar pengaman. Sehingga orang berpikir dua kali untuk melakukan tindakan bunuh diri karena tidak terfasilitasi oleh tempat yang ada,” tegas Novan di DPRD Samarinda Kamis, 2 Juli 2026.

    Novan menambahkan, proteksi keselamatan di atas bentang jembatan yang membelah Sungai Mahakam tersebut sudah sangat mendesak. Pembatasan fisik dinilai menjadi salah satu langkah taktis mitigasi yang bisa diambil dalam jangka pendek.

    “Kalau kita lihat sendiri, khususnya Jembatan Mahakam dan Jembatan Kembar, fasilitas pengaman langsung ke sungai untuk pejalan kaki kan tidak ada, hanya ada trotoar saja. Nah, itu perlu dilakukan pemasangan,” imbuhnya.

    Di samping pengamanan infrastruktur, parlemen juga menyoroti lemahnya kepekaan sosial di tingkat akar rumput.

    Novan meminta struktur pemerintahan terbawah, terutama ketua Rukun Tetangga (RT), untuk memaksimalkan fungsinya sebagai ujung tombak pelayan masyarakat yang mampu mendeteksi potensi konflik domestik secara dini.

    “Inilah perlunya edukasi dari tingkat jajaran ujung tombak di RT. Kalau melihat ada potensi awal keributan di lingkungannya, minimal bisa menetralisir hal tersebut supaya mampu mencegah perbuatan tindakan lanjutan. Tapi kalau hal begini tidak begitu digubris, akhirnya orang juga bingung mau seperti apa,” kritik Novan.

    Pihaknya mengingatkan bahwa upaya membangun ketahanan mental masyarakat sebenarnya telah difasilitasi oleh Pemerintah Kota Samarinda melalui program keluarga berencana di tingkat posyandu, yang dijalankan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPP2KB).

    Namun, efektivitas program tersebut di lapangan kembali lagi pada sensitivitas lingkungan sosial masing-masing warga.

    Menanggapi ketersediaan fasilitas kesehatan mental, Komisi IV membeberkan fakta bahwa seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) baik milik kota maupun provinsi sebenarnya sudah dilengkapi dengan unit layanan psikologi. Sayangnya, fasilitas tersebut belum termanfaatkan secara optimal oleh masyarakat luas.

    “Semua fasilitas pemerintah itu layanan psikologi ada, tinggal bagaimana masyarakat sendiri memanfaatkannya. Hari ini penggunanya enggak ada karena ada kecenderungan mengendalikan sendiri. Memang fenomena psikologi ini agak ribet, kita tidak pernah tahu suasana hati seseorang seperti apa,” jelasnya.

    Politisi Samarinda ini mengimbau masyarakat yang sedang dirundung persoalan hidup berat agar mencari ruang sirkulasi emosi yang sehat di lingkaran keluarga terdekat, ketimbang sekadar meluapkannya ke media sosial.

    “Andai kata ada permasalahan, paling tidak kita sebagai umat beragama mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa. Terus yang kedua, perlu peran orang tua, kakak, atau saudara yang bisa menjadi jembatan, bukan yang memberi punishment. Jadi bukan hanya curhatnya melalui media sosial, tetapi melalui orang-orang yang memang dianggap bisa menenangkan perasaan batin,” pesan Novan.

     

    Bunuh Diri DPRD Samarinda Jembatan Mahakam Mohammad Novan Syahronny Pasie
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Pemerintah Harus Bertindak Tegas, Karhutla di Kalimantan Kian Mengkhawatirkan

    Agustus 22, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Rebranding Pasar Pagi, Libatkan Akademisi hingga Komunitas

    Agustus 21, 2026

    Sri Puji Dorong Optimalisasi Perda P4GN, Tes Urine Pelajar Masih Dikaji Lewat APBD

    Agustus 21, 2026

    Cegah Narkoba Sejak Dini, Ismail Latisi Dorong Edukasi Antinarkoba Masuk Kurikulum Sekolah

    Agustus 20, 2026

    Ismail Latisi Soroti Kekurangan Guru di Samarinda, Dorong Pengangkatan ASN

    Agustus 20, 2026

    Kepesertaan KB di Samarinda Masih Rendah, Sri Puji Dorong Edukasi Sejak Calon Pengantin

    Agustus 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    BKS dan PKT Jalin Kerja Sama, BUMD Kaltim Didorong Genjot Bisnis untuk Tambah PAD

    Andika SaputraAgustus 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – PT Bara Kaltim Sejahtera (BKS) mendorong seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)…

    Kenapa Salt Bread Makin Dilirik? Roti Jepang yang Menembus Tren Bakery

    Agustus 24, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Jadi Kabar Positif Bagi Perkebunan Sawit Kaltim

    Agustus 23, 2026

    Tantangan 81K Ubah Kebiasaan ASN Samarinda, dari Jalan Mulai Bisa Lari

    Agustus 23, 2026

    Asap Karhutla Mengancam, Kasus ISPA Kaltim Tembus 216 Ribu

    Agustus 23, 2026
    1 2 3 … 3,294 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.