Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jaga Stabilitas Ekonomi Ketahanan Protein Hewani Jadi Strategi di Kaltim

    July 30, 2026

    Perluas Perlindungan BPJS Gratispol, Kepesertaan Ditarget Bertambah 10 Ribu Jiwa

    July 30, 2026

    DLH Samarinda Matangkan 10 Ex Generator, Target Kurangi Beban TPA

    July 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Promosi Budaya, Sekda Sri Serahkan 12 Pakaian Adat Kaltim ke Dubes RI di Copenhagen
    Diskominfo Kaltim

    Promosi Budaya, Sekda Sri Serahkan 12 Pakaian Adat Kaltim ke Dubes RI di Copenhagen

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJune 30, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Copenhagen – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni mengungkapkan pihaknya mendukung upaya pengenalan budaya Kaltim dengan menyerahkan 12 pakaian adat.

    “Kita menyerahkan enam pakaian tari Jepen dan enam pakaian untuk tari Dayak Kenyah,” sebutnya pada Sabtu, (29/6/ 2024) saat menghadiri Indonesian Festival Rådhuspladsen, Copenhagen, Denmark yang digelar Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Copenhagen.

    Indonesian Festival Rådhuspladsen, Copenhagen, Denmark menjadi ajang spesial bagi Kalimantan Timur.

    Pada kesempatan itu secara khusus tiga tarian khas seni dan budaya Benua Etam ditampilkan. Mulai tari Jepen (pesisir/melayu) disusul tari Benuaq dan Kenyah (pedalaman/suku Dayak). Pakaian-pakaian itu menurut Sekda Sri, bisa digunakan diaspora (masyarakat Indonesia tinggal di Kopenhagen). KBRI Kopenhagen bisa menampilkan seni budaya Kalimantan Timur kapan pun dan dimana saja.

    Selain seni dan budaya, Kalimantan Timur dalam booth yang tersedia juga menampilkan kriya berupa batik khas Beras Basah Kota Bontang.

    “Disuguhkan pula kopi khas dari pegiat kopi Kota Balikpapan dengan brand-nya Hainan Coffee,” tambah Sekda Sri.

    Bahkan di ajang seni budaya global ini, diberikan penghargaan kepada salah seorang youtuber Denmark yang telah meng-eksplore Indonesia, termasuk Kaltim dan Ibu Kota Nusantara (IKN).

    “Dia bicara tentang bagaimana keindahan Kaltim dan upaya menjaga orang utan (satwa endemik Kalimantan). Juga ada NGO yang bicara tentang konservasi orang utan,” jelasnya.

    Bagi Sekda Sri, cara ini menjadi misi wisata dan budaya sekaligus bagian dari diplomasi seni budaya Kaltim di dunia internasional melalui KBRI-KBRI di seluruh negara.

    Upaya Kaltim ini pun diakuinya, mendapat sambutan baik dari pihak KBRI dalam memperkenalkan seni dan budaya Kaltim kepada dunia internasional.

    “Tadi Ibu Dubes (Dewi Savitri Wahab, Duta Besar RI di Kopenhagen), sudah sangat senang menerimanya,” ucap mantan Kepala Dinas Pariwisata Kaltim itu.

    Diharapkan pakaian-pakaian khas Kaltim ini, selain dipakai menari juga digunakan untuk menerima tamu dan siapa pun yang ingin mengenal lebih jauh seni dan budaya Kalimantan Timur.

    Selain itu, melalui ajang Indonesian Festival Rådhuspladsen Copenhagen Denmark ini diharapkan semakin banyak orang di mancanegara mengenal Kaltim dan seni budaya, serta pariwisatanya.

    “Juga mengenal bagaimana IKN itu hadir di Indonesia,” tutupnya.

    Indonesian Festival Copenhagen Denmark merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh KBRI Copenhagen untuk mempromosikan budaya Indonesia, mendorong pertukaran budaya dan memperkuat ikatan antara Indonesia dan Denmark.

    Promosi Budaya Sekda Kaltim Sri Wahyuni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Kuota Program Umrah Gratis Pemprov Kaltim Turun dari 880 Menjadi 14 Orang

    July 13, 2026

    Sekda Kaltim Saring Belanja OPD di Atas Rp10 Juta, Prioritaskan Anggaran Mendesak

    July 9, 2026

    Pertumbuhan Ekonomi Melambat, Sekda Pastikan Fiskal Kaltim Tetap Kuat

    June 25, 2026

    Gedung Pandurata, Disiapkan Pemprov Kaltim Untuk Atasi Kepadatan RSUD AWS

    June 24, 2026

    Sekda Sri Wahyuni Akui: Memasuki Smester II-2026, PAD Kaltim Baru Capai 36 Persen

    June 24, 2026

    Sri Wahyuni Tegaskan Hibah Rp170 Miliar ke LPTQ Sesuai Mekanisme, Sama Dengan Hibah Organisasi/Lembaga Lain

    June 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Jaga Stabilitas Ekonomi Ketahanan Protein Hewani Jadi Strategi di Kaltim

    Nur AjijahJuly 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) jadikan sebagai salah…

    Perluas Perlindungan BPJS Gratispol, Kepesertaan Ditarget Bertambah 10 Ribu Jiwa

    July 30, 2026

    DLH Samarinda Matangkan 10 Ex Generator, Target Kurangi Beban TPA

    July 30, 2026

    Kaltim Bidik Peluang Jadi Tuan Rumah FORNAS 2027, KORMI Nilai Infrastruktur IKN Jadi Modal Kuat

    July 30, 2026

    Balai Kota Samarinda Masih Jadi Magnet Warga yang Gemar Jogging

    July 29, 2026
    1 2 3 … 3,247 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.