Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Siaga Kekeringan hingga November, Stok Bansos Tinggal 6.000 Paket

    September 14, 2026

    Terus Berulang, DPD RI Minta Penanganan Karhutla Tak Setengah-setengah

    September 14, 2026

    Beras Kaltim Masih Tebal, Serapan Gabah Petani Justru Melambat

    September 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Promosi Budaya, Sekda Sri Serahkan 12 Pakaian Adat Kaltim ke Dubes RI di Copenhagen
    Diskominfo Kaltim

    Promosi Budaya, Sekda Sri Serahkan 12 Pakaian Adat Kaltim ke Dubes RI di Copenhagen

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuni 30, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Copenhagen – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni mengungkapkan pihaknya mendukung upaya pengenalan budaya Kaltim dengan menyerahkan 12 pakaian adat.

    “Kita menyerahkan enam pakaian tari Jepen dan enam pakaian untuk tari Dayak Kenyah,” sebutnya pada Sabtu, (29/6/ 2024) saat menghadiri Indonesian Festival Rådhuspladsen, Copenhagen, Denmark yang digelar Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Copenhagen.

    Indonesian Festival Rådhuspladsen, Copenhagen, Denmark menjadi ajang spesial bagi Kalimantan Timur.

    Pada kesempatan itu secara khusus tiga tarian khas seni dan budaya Benua Etam ditampilkan. Mulai tari Jepen (pesisir/melayu) disusul tari Benuaq dan Kenyah (pedalaman/suku Dayak). Pakaian-pakaian itu menurut Sekda Sri, bisa digunakan diaspora (masyarakat Indonesia tinggal di Kopenhagen). KBRI Kopenhagen bisa menampilkan seni budaya Kalimantan Timur kapan pun dan dimana saja.

    Selain seni dan budaya, Kalimantan Timur dalam booth yang tersedia juga menampilkan kriya berupa batik khas Beras Basah Kota Bontang.

    “Disuguhkan pula kopi khas dari pegiat kopi Kota Balikpapan dengan brand-nya Hainan Coffee,” tambah Sekda Sri.

    Bahkan di ajang seni budaya global ini, diberikan penghargaan kepada salah seorang youtuber Denmark yang telah meng-eksplore Indonesia, termasuk Kaltim dan Ibu Kota Nusantara (IKN).

    “Dia bicara tentang bagaimana keindahan Kaltim dan upaya menjaga orang utan (satwa endemik Kalimantan). Juga ada NGO yang bicara tentang konservasi orang utan,” jelasnya.

    Bagi Sekda Sri, cara ini menjadi misi wisata dan budaya sekaligus bagian dari diplomasi seni budaya Kaltim di dunia internasional melalui KBRI-KBRI di seluruh negara.

    Upaya Kaltim ini pun diakuinya, mendapat sambutan baik dari pihak KBRI dalam memperkenalkan seni dan budaya Kaltim kepada dunia internasional.

    “Tadi Ibu Dubes (Dewi Savitri Wahab, Duta Besar RI di Kopenhagen), sudah sangat senang menerimanya,” ucap mantan Kepala Dinas Pariwisata Kaltim itu.

    Diharapkan pakaian-pakaian khas Kaltim ini, selain dipakai menari juga digunakan untuk menerima tamu dan siapa pun yang ingin mengenal lebih jauh seni dan budaya Kalimantan Timur.

    Selain itu, melalui ajang Indonesian Festival Rådhuspladsen Copenhagen Denmark ini diharapkan semakin banyak orang di mancanegara mengenal Kaltim dan seni budaya, serta pariwisatanya.

    “Juga mengenal bagaimana IKN itu hadir di Indonesia,” tutupnya.

    Indonesian Festival Copenhagen Denmark merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh KBRI Copenhagen untuk mempromosikan budaya Indonesia, mendorong pertukaran budaya dan memperkuat ikatan antara Indonesia dan Denmark.

    Promosi Budaya Sekda Kaltim Sri Wahyuni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    MTQN Jadi Ajang Penguatan Pendidikan Al-Qur’an, Kaltim Siap Tampilkan Generasi Berprestasi dan Berakhlak

    September 9, 2026

    Beban Pertahankan Juara Umum, 57 Kafilah Kaltim Jalani TC Sebulan di Jakarta

    Agustus 9, 2026

    Pemprov Hidupkan Kembali Mal Lembuswana, Siapkan Revitalisasi dan Buka Peluang Investor

    Agustus 7, 2026

    Fiskal Tertekan, Belanja Prioritas Daerah Terancam Dikurangi

    Agustus 6, 2026

    Pemerintah Pusat Nunggak Kurang Salur Dana Transfer sekitar Rp2 Triliun, Pemprov Kaltim Siapkan Audiensi ke Kemenkeu

    Agustus 3, 2026

    Kuota Program Umrah Gratis Pemprov Kaltim Turun dari 880 Menjadi 14 Orang

    Juli 13, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Siaga Kekeringan hingga November, Stok Bansos Tinggal 6.000 Paket

    AminahSeptember 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menetapkan status siaga darurat kekeringan, kebakaran hutan…

    Terus Berulang, DPD RI Minta Penanganan Karhutla Tak Setengah-setengah

    September 14, 2026

    Beras Kaltim Masih Tebal, Serapan Gabah Petani Justru Melambat

    September 14, 2026

    59 Cabor Dipastikan Bertanding di Porprov Kaltim 2026, Lima Digelar Mandiri

    September 14, 2026

    ABS Resmi Isi Kursi PAW DPRD Kaltim, Bawa Janji Berpihak kepada Rakyat

    September 14, 2026
    1 2 3 … 3,340 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.