Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    Oktober 12, 2026

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Karhutla Picu 13 Ribu Kasus ISPA, Pemprov Kaltim Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana

    Oktober 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Program MBG Belum Bisa Jadi Tolok Ukur Penurunan Stunting di Samarinda
    Kesehatan

    Program MBG Belum Bisa Jadi Tolok Ukur Penurunan Stunting di Samarinda

    IraBy IraJuli 13, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kadinkes Samarinda, Ismid Kusasih (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dampak Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terhadap penurunan angka stunting di daerah tersebut masih belum dapat diukur.

    Pasalnya, sasaran program selama ini, lebih banyak menyentuh anak sekolah dan belum secara khusus ditujukan untuk kelompok yang berisiko mengalami stunting.

    Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Ismid Kusasih, menjelaskan, pelaksanaan MBG yang telah berjalan lebih dari satu tahun. Belum bisa dijadikan indikator penurunan stunting, karena cakupan penerima manfaatnya masih bersifat umum.

    “Kalau sekarang MBG masih menyasar anak sekolah secara umum, sehingga dampaknya terhadap stunting belum bisa dilihat. Belum bisa disampaikan apakah ada penurunan atau tidak,” ujarnya, Senin, 13 Juli 2026.

    Menurut Ismid, penilaian terhadap efektivitas program baru dapat dilakukan. Setelah sasaran MBG diarahkan kepada kelompok yang lebih spesifik, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan bayi atau balita yang menjadi kelompok prioritas, dalam upaya pencegahan stunting.

    Ia mengatakan, mulai bulan ini pemerintah mulai memfokuskan pelaksanaan MBG kepada kelompok yang dikenal sebagai 3B, yakni ibu hamil (bumil), bayi, dan ibu menyusui.

    Kelompok tersebut dinilai menjadi sasaran paling strategis dalam memutus rantai stunting sejak masa awal kehidupan.

    “Dengan sasaran yang lebih tepat, nantinya dampak program terhadap penurunan stunting akan lebih mudah dievaluasi. Saat ini masih terlalu dini untuk menyimpulkan hasilnya,” katanya.

    Dinkes Samarinda pun akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan program tersebut sembari menjalankan berbagai intervensi gizi lainnya sebagai bagian dari upaya menekan prevalensi stunting di Kota Tepian.

     

    Dinkes Samarinda Ismid Kusasih Program MBG Stunting
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Sering Minum Setelah Makan Malam? Perhatikan Dampaknya bagi Ginjal dan Tidur

    Oktober 4, 2026

    Dinkes Kaltim Petakan Program Bermasalah, Percepatan Layanan Jadi Prioritas

    September 30, 2026

    Kompensasi Rp5 Miliar Belum Terealisasi, Kasus Pasien RSUD AWS Berlanjut ke DPRD Kaltim

    September 29, 2026

    Dugaan Malpraktik Dokter Furqon Belum Bisa Dibuktikan, AWS Tunggu Hasil Majelis Disiplin Profesi

    September 29, 2026

    Asam Lambung Mudah Naik, 10 Makanan Ini Bisa Jadi Alternatif

    September 26, 2026

    Kasus ISPA Kaltim Mulai Turun, Asap dan Minim Hujan Masih Jadi Ancaman

    September 24, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    AminahOktober 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Tiga pria diduga memanfaatkan transaksi yang melibatkan aplikasi MiChat untuk merampas ponsel…

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Karhutla Picu 13 Ribu Kasus ISPA, Pemprov Kaltim Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana

    Oktober 12, 2026

    PJJ di Samarinda Bergantung Kualitas Udara, Sekolah Diminta Berkoordinasi dengan Puskesmas

    Oktober 12, 2026

    El Nino Kuat, Musim Hujan Kaltim 2026–2027 Diprediksi Lebih Pendek

    Oktober 12, 2026
    1 2 3 … 3,381 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.