Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Siapkan Perwali untuk Akhiri Tumpang Tindih Program dan Data Antar-OPD

    Juli 22, 2026

    Andi Harun Bantah Jembatan Mahkota II Gelap karena Tak Ada Anggaran, Kabel Dicuri Saat APBD Berjalan

    Juli 22, 2026

    Dugaan Maladministrasi Pegawai Disdag Samarinda Rampung Diperiksa, Sanksi Tunggu BKPSDM

    Juli 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Program IFS Diharapkan Dapat Tingkatkan Ekonomi Petani dan Peternak
    Ekonomi

    Program IFS Diharapkan Dapat Tingkatkan Ekonomi Petani dan Peternak

    SeliBy SeliDesember 29, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ketua Koperasi BSJ Suparlan saat diwawancarai usai peresmian Program IFS di Desa Bendang Raya, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa (28/12/2021).
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Emi – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Kutai Kartanegara – Program Integrited Farming System (IFS) merupakan program Koperasi Berkah Salam Jaya (BSJ) yang bertujuan untuk merealisasasikan dan mewujudkan peternakan yang dikelola secara integritas.

     

    Hal itu disampaikan, Ketua Koperasi BSJ Suparlan usai peresmian Program IFS di Desa Bendang Raya, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa (28/12/2021).

    “Artinya baik dari sisi kesediaan pakan untuk sapi kita butuh bahan baku pembuatan konsentrat salah satu bahannya adalah jagung dan singkong,” ungkapnya pada awak media.

    Suparlan menjelaskan bahwa kotoran dari peternak akan dikelola sebagai pupuk, sementara untuk jagung dan singkong dimanfaatkan sebagai pakan.

    “Hasil dari ternak itu ada kotoran hewan, kotoran padat maupun kotoran cair yang nanti kita manfaatkan sebagai limbah,” jelasnya.

    Sementara itu, jagung ada dua manfaat. Pertama hasilnya, kedua  pipilnya berguna untuk bahan baku konsentrat.

    “Batangngnya untuk pakan sapi begitupun dengan singkong, buahnya untuk bahan bakunya konsentrat, batangnya kita olah sebagai bahan baku pakan ternak dengan cara kita giling,” terangnya.

    Ia menilai dari putaran ekosistem tersebut tentu bidang peternakan dan pertanian akan masuk, dan menghasilkan kelompok ternak dan petani yang sukses.

    “Kita targetkan untuk program penggemukan 3-4 bulan panen tentu itu disuplai dari pakan yang berkualitas,” tuturnya.

    Lebih jauh dijelaskannya, di Desa Bendang Raya setiap kelompok terdiri dari 12 anggota. Setiap kelompok memilik ternak 50 ekor, tanaman rumput gajahnya 2 hektare, tanaman jagung 3 hektare, dan tanaman singkong 5 hektare.

    Sehingga setiap kelompok  menyiapkan 10 hektare, Hal itu tentu dapat memaksimalkan ekosistem putaran sapi di ekosistem peternak dan petani. Supaya peternak dan petani bukan hanya sebagai pekerja sampingan.

    “Harapannya agar ke depan peternak dan petani menjadi pendapatan pokok untuk ekonomi rumah tangga masing-masing kelompok dan anggota,” ucapnya.

    Ia menambahkan bahwa suksesnya program tersebut tidak luput dari dukugan dan peran pemerintah daerah, provinsi maupun pusat yang sudah memberikan amanah kepada BSJ.

    “Alhamdulilah sejauh ini peran pemerintah sangat luar biasa. Tentu yang terlibat tidak lepas dari yang namanya pendanaan dan sejauh ini yang sudah berkolaborasi dan juga ada perjanjian kerja sama dengan BRI cabang Tenggarong, Samarinda kemudian PT Pertamina,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Antrean SPBU Dinilai Dipicu Selisih Harga BBM, Dishub Usulkan Penataan Distribusi Pertalite

    Juli 22, 2026

    Pemda Samarinda Siapkan Parkir Berlangganan, Sebagai Sumber PAD Baru

    Juli 21, 2026

    Ribuan Kios Pasar Pagi Belum Aktif, Berakibat Potensi Ekonomi Belum Tergarap Maksimal

    Juli 20, 2026

    Tak Lagi Hanya Blokir Situs, Pemerintah Kini Sasar Ekosistem Judi Online

    Juli 19, 2026

    Belum Meratanya Nomenklatur di Daerah, Jadi Kendala Perkembangan Ekonomi Kreatif

    Juli 18, 2026

    Efek Permintaan MBG Mulai Terasa, Harga Telur Ayam Ras Mulai Naik

    Juli 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Siapkan Perwali untuk Akhiri Tumpang Tindih Program dan Data Antar-OPD

    R’syaJuli 22, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyiapkan Peraturan Wali Kota (Perwali) untuk mengatasi tumpang…

    Andi Harun Bantah Jembatan Mahkota II Gelap karena Tak Ada Anggaran, Kabel Dicuri Saat APBD Berjalan

    Juli 22, 2026

    Dugaan Maladministrasi Pegawai Disdag Samarinda Rampung Diperiksa, Sanksi Tunggu BKPSDM

    Juli 22, 2026

    Srikandi Merdeka Cup 2026 Jaring Talenta Timnas Putri U-17

    Juli 22, 2026

    Antrean SPBU Dinilai Dipicu Selisih Harga BBM, Dishub Usulkan Penataan Distribusi Pertalite

    Juli 22, 2026
    1 2 3 … 3,232 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.