Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Pilih Teguran dan Pembinaan, Bagi ASN Langgar Aturan WFH Belum Disanksi

    Juli 21, 2026

    Sekitar 1.700 Atlet Kota Samarinda Masih Menunggu Kejelasan Anggaran Keikutsertaan Porprov 2026

    Juli 21, 2026

    HYROX, Olahraga yang Menggabungkan Lari dan Latihan Kekuatan dalam Satu Tantangan

    Juli 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Polemik Grup Chat DPRD Kaltim Masuk Ranah Etik, BK Siapkan Pemanggilan dan Mediasi
    Politik

    Polemik Grup Chat DPRD Kaltim Masuk Ranah Etik, BK Siapkan Pemanggilan dan Mediasi

    SittiBy SittiMei 26, 2026Updated:Juli 2, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua BK DPRD Kaltim, Subandi membuka peluang mediasi antara pelapor dan pihak terlapor dalam polemik yang mencuat di lingkungan legislatif. (Dok Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Polemik percakapan di grup Chat internal DPRD Kaltim yang sempat memanas hingga terbawa ke forum resmi rapat paripurna kini resmi masuk ke ranah etik kelembagaan.

    Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kaltim Subandi memastikan laporan yang diajukan telah diterima dan akan segera diproses sesuai mekanisme yang berlaku.

    Pihaknya tengah menjadwalkan rapat internal untuk menentukan tahapan penanganan laporan tersebut, termasuk kemungkinan pemanggilan kedua belah pihak.

    “Yang pasti karena surat masuk harus kita tindak lanjuti. Apalagi sudah kita konfirmasi yang bersangkutan, yang melaporkan, apakah ini dilanjutkan atau tidak, dan jawabannya dilanjutkan,” ujar Subandi saat dikonfirmasi, Selasa, 26 Mei 2026.

    Laporan tersebut belum bisa langsung diproses sebelum pelapor melengkapi seluruh syarat administrasi dan ketentuan yang berlaku di BK DPRD Kaltim.

    “Pelapor juga harus memenuhi syarat-syarat dan melengkapi ketentuan yang ada. Ini prosedur tahapannya nanti dirapatkan dulu di BK,” katanya.

    Saat ini BK masih mengatur jadwal rapat Badan Kehormatan dengan para anggota BK agar tidak berbenturan dengan agenda kedewanan lain, termasuk masa reses yang segera dimulai.

    “Yang pasti surat itu sudah masuk ke BK dan ini tinggal menunggu rapat resmi BK. Kami sedang menjadwalkan dan mengonfirmasi anggota-anggota dulu bisanya kapan,” jelasnya.

    BK DPRD Kaltim juga membuka kemungkinan mempertemukan pelapor dan pihak terlapor dalam satu forum mediasi jika memang dianggap memungkinkan.

    “Kalau memungkinkan saja ya memungkinkan. Karena harapan kita kan kalau memang bisa dimediasi ya dimediasi,” ucapnya.

    Namun saat ditanya apakah polemik tersebut masuk kategori pelanggaran etik anggota dewan atau hanya persoalan pribadi, Subandi belum memberikan kesimpulan.

    “Nanti ditentukan di hasil rapat BK,” tegasnya.

    Laporan ke BK itu sebelumnya diajukan oleh Anggota DPRD Kaltim dari Fraksi Gerindra Akhmed Reza Fachlevi menyusul dinamika panas dalam rapat paripurna yang dipicu pembacaan isi percakapan grup WhatsApp internal anggota dewan.

    Reza menegaskan langkah yang diambil bukan bertujuan memperkeruh suasana politik di DPRD, melainkan untuk menjaga etika dan hubungan antarsesama anggota legislatif.

    “Terkait aduan dari saya pribadi kepada Badan Kehormatan sudah saya serahkan laporannya. Tinggal bagaimana teman-teman di Badan Kehormatan menjalankan sesuai proses yang ada di DPRD,” ujarnya.

    Ia mengaku tetap berharap persoalan tersebut bisa diselesaikan secara baik tanpa menimbulkan permusuhan berkepanjangan di lingkungan DPRD Kaltim.

    “Kita tidak ingin adanya permusuhan di lingkungan DPRD ini. Mungkin dari saya secara pribadi juga ada kesalahan, mungkin dari pihak sebelah juga ada kesalahan,” katanya.

    Reza juga menekankan pentingnya menjaga adab dan etika dalam komunikasi politik, terlebih sebagai wakil rakyat yang menjadi sorotan publik.

    “Dalam keluarga kami, dalam adat kami, diajarkan terkait adab dan etika. Kita tidak bisa semena-mena, tidak bisa hanya mengikuti ego sendiri. Kita harus menghargai etika dalam berpolitik dan berteman,” tegasnya.

    Ia membantah polemik tersebut berkaitan dengan rivalitas politik antarpartai di DPRD Kaltim.

    “Jangan disangkutpautkan dengan politisasi antara partai. Ini sebenarnya hubungan pribadi,” ujarnya.

    Meski belum ada jadwal resmi pemanggilan, Reza mengaku sudah dihubungi Ketua BK DPRD Kaltim terkait rencana mediasi.

    “Beliau menyampaikan nanti ada pemanggilan untuk mediasi. Kita lihat saja prosesnya seperti apa. Yang jelas kita ingin yang terbaik,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    TKD Kaltim Anjlok, Kepala Daerah Harus Bersatu Tagih Hak ke Pemerintah Pusat

    Juli 21, 2026

    PDIP Tetap Dorong Hak Angket, Samsun: Kalau Rugikan Rakyat Harus Dijalankan

    Juli 20, 2026

    Data Partai Politik di Kaltim Dimutakhirkan, KPU Mulai Validasi Berkelanjutan

    Juli 19, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Mandek, Pengamat: Diduga Sengaja Diulur hingga Publik Lelah

    Juli 18, 2026

    IKN Dikebut Menuju Ibu Kota Politik 2028, Otorita Evaluasi Seluruh Proyek Strategis

    Juli 18, 2026

    Simpang Siur Kehadiran Presiden di IKN, Ini Respons Ketua Gerindra Samarinda

    Juli 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Pilih Teguran dan Pembinaan, Bagi ASN Langgar Aturan WFH Belum Disanksi

    Nur AjijahJuli 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Hingga kini, pelanggaran Work From Home (WFH) yang ditemukan di Samarinda, masih sebatas…

    Sekitar 1.700 Atlet Kota Samarinda Masih Menunggu Kejelasan Anggaran Keikutsertaan Porprov 2026

    Juli 21, 2026

    HYROX, Olahraga yang Menggabungkan Lari dan Latihan Kekuatan dalam Satu Tantangan

    Juli 21, 2026

    SPM HIV Capai 99,8 Persen, Samarinda Jadi Lokus Supervisi Kemenkes

    Juli 21, 2026

    Pemda Samarinda Siapkan Parkir Berlangganan, Sebagai Sumber PAD Baru

    Juli 21, 2026
    1 2 3 … 3,230 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.