Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    34 Persen Ekonomi Kaltim Masih Bergantung Batu Bara, Transformasi Ekonomi Dikebut Menuju 2045

    Agustus 19, 2026

    Singapura Menang 2-1, Thailand Tetap Lolos ke Final Piala AFF 2026

    Agustus 19, 2026

    4.578 Pekerja Rentan Samarinda Sudah Terlindungi, Ribuan Lain Masih Menunggu Jaminan Sosial

    Agustus 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Permintaan CPO di Pasar Internasional Meningkat, Dongkrak Harga TBS Sawit di Kaltim
    Ekonomi

    Permintaan CPO di Pasar Internasional Meningkat, Dongkrak Harga TBS Sawit di Kaltim

    Nur AjijahBy Nur AjijahAgustus 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Harga TBS Sawit di Kaltim terus naik (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Menguatnya harga CPO di pasar global serta meningkatnya permintaan, minyak sawit mentah (CPO) di pasar internasional. Kembali mendongkrak harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kalimantan Timur (Kaltim) pada periode 16–31 Juli 2026.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan Kaltim Ahmad Muzakkir mengatakan, kenaikan harga TBS periode ini dipengaruhi oleh menguatnya harga CPO di pasar global serta meningkatnya permintaan.

    “Berdasarkan hasil penetapan tim, harga rata-rata tertimbang CPO mencapai Rp15.069,48 per kilogram, sedangkan harga inti sawit (kernel) ditetapkan sebesar Rp13.156,42 per kilogram,” ujarnya di Samarinda, Senin, 3 Agustus 2026.

    Berdasarkan hasil penetapan tersebut, harga TBS untuk tanaman berumur tiga tahun ditetapkan sebesar Rp3.098,00 per kilogram.

    Tanaman berumur empat tahun dihargai Rp3.196,74 per kilogram, umur lima tahun Rp3.238,22 per kilogram, dan umur enam tahun sebesar Rp3.357,21 per kilogram.

    Sementara itu, TBS dari tanaman berumur tujuh tahun dipatok Rp3.405,65 per kilogram, umur delapan tahun Rp3.460,65 per kilogram, dan umur sembilan tahun Rp3.503,04 per kilogram.

    Harga tertinggi diperoleh tanaman berumur 10 hingga 20 tahun, yakni mencapai Rp3.528,11 per kilogram.

    Adapun harga TBS untuk tanaman berumur 21 tahun ditetapkan sebesar Rp3.476,78 per kilogram, umur 22 tahun Rp3.406,78 per kilogram, umur 23 tahun Rp3.331,23 per kilogram, umur 24 tahun Rp3.293,53 per kilogram, dan umur 25 tahun sebesar Rp3.262,57 per kilogram.

    Daftar harga tersebut merupakan standar harga yang berlaku bagi petani kelapa sawit yang telah bermitra dengan perusahaan pemilik pabrik kelapa sawit (PKS) di Kalimantan Timur, khususnya petani plasma.

    Ia berharap, kemitraan antara kelompok tani dan perusahaan pengelola PKS dapat terus diperkuat agar harga TBS di tingkat petani tetap stabil dan tidak dipengaruhi praktik permainan harga oleh tengkulak.

    “Dengan adanya kemitraan yang baik, stabilitas harga TBS di tingkat petani dapat terjaga sehingga kesejahteraan petani kelapa sawit di Kalimantan Timur juga terus meningkat,” pungkasnya.

     

    Ahmad Muzakkir Dinas Perkebunan Kaltim sawit TBS TBS sawit
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    34 Persen Ekonomi Kaltim Masih Bergantung Batu Bara, Transformasi Ekonomi Dikebut Menuju 2045

    Agustus 19, 2026

    HUT ke-81 RI, Sekretariat DPRD Samarinda Siapkan Bazar UMKM hingga Jalan Santai

    Agustus 19, 2026

    Deni Usul Pengelolaan Hulu Diperkuat untuk Antisipasi Limpasan Air ke Samarinda

    Agustus 19, 2026

    DPRD Kaltim Soroti Izin MBLB Bisa 400 Hari, Aktivitas Tambang Tanpa Izin Masih Ditemukan

    Agustus 18, 2026

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026

    APBD Samarinda 2025 Dipatok Rp3,4 Triliun, Pemkot Fokus Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur

    Agustus 14, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    34 Persen Ekonomi Kaltim Masih Bergantung Batu Bara, Transformasi Ekonomi Dikebut Menuju 2045

    R’syaAgustus 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sekitar 34 persen perekonomian Kalimantan Timur masih (Kaltim) bertumpu pada sektor pertambangan…

    Singapura Menang 2-1, Thailand Tetap Lolos ke Final Piala AFF 2026

    Agustus 19, 2026

    4.578 Pekerja Rentan Samarinda Sudah Terlindungi, Ribuan Lain Masih Menunggu Jaminan Sosial

    Agustus 19, 2026

    HUT ke-81 RI, Sekretariat DPRD Samarinda Siapkan Bazar UMKM hingga Jalan Santai

    Agustus 19, 2026

    Intrusi Air Laut Mulai Mengancam, Deni Dorong Pemprov Kaltim Siapkan Rekayasa Cuaca

    Agustus 19, 2026
    1 2 3 … 3,285 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.