Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Masa Depan Samarinda Dibangun dari Ruang Kelas

    September 10, 2026

    Pemkot Klaim Polemik Sewa Kendaraan Jabatan Tuntas, Rp4,4 Miliar Dikembalikan

    September 10, 2026

    RS Mulya Medika Dorong Warga Cegah Penyakit, Tak Hanya Datang Saat Sakit

    September 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Penyakit Pernapasan dan Pencernaan Dominasi Pasca Libur, Kadinkes Samarinda Imbau Jaga Lingkungan
    Kesehatan

    Penyakit Pernapasan dan Pencernaan Dominasi Pasca Libur, Kadinkes Samarinda Imbau Jaga Lingkungan

    RidhoBy RidhoMaret 25, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda, Ismed Kusasih saat ditemui awak media (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda Ismed Kusasih menyebutkan penyakit saluran pernapasan dan pencernaan masih mendominasi kasus kesehatan masyarakat pasca masa libur panjang, termasuk setelah Lebaran.

    Hal ini disampaikan berdasarkan data surveilans yang dipantau Dinkes Samarinda seiring meningkatnya aktivitas dan interaksi masyarakat selama liburan.

    “Itu tetap saja dua hal itu, yang berhubungan dengan saluran pernapasan dan yang berhubungan dengan pencernaan,” ujar Ismed Rabu, 25 Maret 2026.

    Ia menjelaskan, munculnya penyakit sangat dipengaruhi oleh dua faktor utama, yakni kondisi lingkungan dan faktor individu. Lingkungan yang bersih dan terjaga dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah penyebaran penyakit, terutama penyakit menular.

    Menurutnya, kegiatan gotong royong yang rutin dilakukan warga di tingkat RT hingga kelurahan di Samarinda turut berkontribusi dalam menekan angka penyakit, termasuk demam berdarah dengue (DBD).

    “Kalau lingkungannya terjaga baik, insyaallah kita bisa menghindari penyakit. Alhamdulillah dalam dua hingga tiga tahun terakhir, kasus DBD sangat menurun,” jelasnya.

    Selain hal itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan secara individu melalui pola hidup sehat. Daya tahan tubuh yang baik, pola makan seimbang, serta istirahat yang cukup menjadi faktor penting dalam mencegah penyakit pasca liburan.

    “Kalau secara individual, kita punya kewajiban menjaga diri dari penyakit. Artinya memperbaiki imunitas, pola makan yang baik, tidur yang cukup, dan seterusnya,” tambahnya.

    Lebih lanjut, Ismed menyebutkan bahwa penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes juga tetap menjadi perhatian. Kedua penyakit tersebut masuk dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang wajib dipantau oleh Dinkes.

    “Untuk penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes, itu juga tetap kami pantau. Pasiennya rutin berobat ke puskesmas maupun rumah sakit, sehingga kondisinya bisa terkontrol,” pungkasnya.

    Dinkes Samarinda pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada pasca libur panjang dengan menjaga kebersihan lingkungan serta menerapkan pola hidup sehat guna mencegah peningkatan kasus penyakit.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    RS Mulya Medika Dorong Warga Cegah Penyakit, Tak Hanya Datang Saat Sakit

    September 10, 2026

    TPP ASN Belum Cair, Dinkes Kaltim Minta Rumah Sakit Koordinasi dengan Bank

    September 9, 2026

    TPP Belum Dibayar, Ratusan Pegawai RSUD AWS Teken Petisi Tuntut Pencairan

    September 8, 2026

    Kemenkes Perkuat Pemulihan Mental Warga NTT Pascagempa, 160 Nakes Dikirim

    September 8, 2026

    Pola Makan Keluarga Jadi Penentu Tumbuh Kembang dan Prestasi Anak

    September 8, 2026

    Udara Pascakarhutla Mulai Membaik, Dinkes Kaltim Sebut ISPA Belum Signifikan

    September 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Masa Depan Samarinda Dibangun dari Ruang Kelas

    Ratu ArifanzaSeptember 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan pembangunan fasilitas pendidikan tidak boleh berhenti…

    Pemkot Klaim Polemik Sewa Kendaraan Jabatan Tuntas, Rp4,4 Miliar Dikembalikan

    September 10, 2026

    RS Mulya Medika Dorong Warga Cegah Penyakit, Tak Hanya Datang Saat Sakit

    September 10, 2026

    Hotspot Meningkat, Pesawat Water Bombing dari Papua Dikerahkan ke Samarinda

    September 10, 2026

    Bukan Kekurangan Anggaran, Ini Alasan Insentif Guru Samarinda Terlambat Dibayar

    September 9, 2026
    1 2 3 … 3,331 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.