Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sekda Neneng Chamelia Shanti Ungkap 6 Langkah Pemkot Samarinda Menata Pengelolaan CSR

    Oktober 16, 2026

    Disdikbud Samarinda Dorong Guru Lebih Mandiri Menggunakan Teknologi

    Oktober 16, 2026

    Gaji PPPK Daerah Bakal Ditanggung APBN

    Oktober 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Bontang»Penghapusan Pelajaran Sejarah di SMA/SMK Ternyata Baru Wacana
    Diskominfo Bontang

    Penghapusan Pelajaran Sejarah di SMA/SMK Ternyata Baru Wacana

    AdminBy AdminSeptember 29, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Angel – Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Dunia pendidikan dihebohkan dengan beredarnya wacana penghapusan mata pelajaran sejarah dari kurikulum nasional untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) se-derajat.
    Kabar menuai banyak komentar masyarakat. Sebagian mengaku tidak setuju mengingat Indonesia memiliki sejarah panjang yang tidak dapat dilepaskan dari sejarah itu sendiri.
    Salah satu cara untuk mengabadikan dan meneruskan sejarah tersebut ialah dengan cara menjadikannya mata pelajaran bagi para siswa.

    Menanggapi kabar tersebut, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Saparudin tidak ingin banyak berkomentar.

    “Kan selama belum ada aturan bakunya, kita tidak bisa berkomentar apa pun ya,” ucap Saparudin di Gedung Autis Centre, Senin (28/9/2020).

    Bila benar itu yang berkembang, Saparudin mengatakan wacana penghapusan mata pelajaran dari kurikulum tersebut perlu dikaji ulang dan dipelajari kembali.

    “Menurut saya perlu kajian ulang mata pelajaran sejarah itu. Memang itu perlu ditelusuri ulang terkait masalah penghapusan mata pelajaran sejarah itu,” tambahnya.

    Diakuinya, memang ada sejarah yang baik dan tidak baik. Menurutnya, sejarah yang tidak baik dapat dijadikan pelajaran dan jangan terulang kembali, sedangkan sejarah yang baik dapat dijadikan pembelajaran bagi anak didik.

    “Ada katanya belajar sejarah membuka bobroknya masa lalu. Kita boleh belajar masa lalu, tetapi kan jangan sampai terulang kembali yang tidak baiknya. Kan gitu,” pungkasnya.

    Dilansir di laman media sosial Kemendikbud, salah satunya akun instagram @kemdikbud.ri. Mendikbud Nadiem Makarim menyampaikan klarifikasi atas isu yang terlanjur beredar luas tersebut.

    “Sejarah adalah tulang punggung dari identitas nasional kita, tidak mungkin kami hilangkan,” tegas Nadiem dalam klarifikasinya, Minggu (20/9/2020).

    Menurut pihaknya, apa yang beredar di masyarakat beberapa waktu terakhir merupakan salah satu materi yang tengah dibahas Kemendikbud secara internal.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Disdikbud Kaltim Dorong Seniman Masuk Sekolah, Karya Seni Lokal Diusulkan Masuk Museum

    Oktober 13, 2026

    PJJ di Samarinda Bergantung Kualitas Udara, Sekolah Diminta Berkoordinasi dengan Puskesmas

    Oktober 12, 2026

    Kebijakan Tak Naik Kelas Berisiko Tekan Siswa, Disdikbud Kaltim Khawatir Siswa Enggan Sekolah

    Oktober 12, 2026

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Mahasiswa Dorong Perpustakaan Samarinda Tingkatkan Fasilitas sebagai Ruang Belajar

    Oktober 5, 2026

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Sekda Neneng Chamelia Shanti Ungkap 6 Langkah Pemkot Samarinda Menata Pengelolaan CSR

    SintaOktober 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda  – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyiapkan enam langkah strategis untuk membenahi tata kelola…

    Disdikbud Samarinda Dorong Guru Lebih Mandiri Menggunakan Teknologi

    Oktober 16, 2026

    Gaji PPPK Daerah Bakal Ditanggung APBN

    Oktober 16, 2026

    Dishub Samarinda Bidik PAD Lewat Nama Halte

    Oktober 16, 2026

    DPRD Soroti Masalah Lahan Jalan Pelita Merdeka, Administrasi Dinilai Tak Tuntas

    Oktober 16, 2026
    1 2 3 … 3,389 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.