Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    PDIP Dorong RUU Perampasan Aset Rampung, DPR Pasang Target 15 Desember

    Agustus 29, 2026

    Parkir Teras Samarinda Jadi Potensi PAD, Jasno Dorong Sistem Portal

    Agustus 29, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Plaza 21 Citra Niaga Jadi Kantong Parkir

    Agustus 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Bontang»Penghapusan Pelajaran Sejarah di SMA/SMK Ternyata Baru Wacana
    Diskominfo Bontang

    Penghapusan Pelajaran Sejarah di SMA/SMK Ternyata Baru Wacana

    AdminBy AdminSeptember 29, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Angel – Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Dunia pendidikan dihebohkan dengan beredarnya wacana penghapusan mata pelajaran sejarah dari kurikulum nasional untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) se-derajat.
    Kabar menuai banyak komentar masyarakat. Sebagian mengaku tidak setuju mengingat Indonesia memiliki sejarah panjang yang tidak dapat dilepaskan dari sejarah itu sendiri.
    Salah satu cara untuk mengabadikan dan meneruskan sejarah tersebut ialah dengan cara menjadikannya mata pelajaran bagi para siswa.

    Menanggapi kabar tersebut, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Saparudin tidak ingin banyak berkomentar.

    “Kan selama belum ada aturan bakunya, kita tidak bisa berkomentar apa pun ya,” ucap Saparudin di Gedung Autis Centre, Senin (28/9/2020).

    Bila benar itu yang berkembang, Saparudin mengatakan wacana penghapusan mata pelajaran dari kurikulum tersebut perlu dikaji ulang dan dipelajari kembali.

    “Menurut saya perlu kajian ulang mata pelajaran sejarah itu. Memang itu perlu ditelusuri ulang terkait masalah penghapusan mata pelajaran sejarah itu,” tambahnya.

    Diakuinya, memang ada sejarah yang baik dan tidak baik. Menurutnya, sejarah yang tidak baik dapat dijadikan pelajaran dan jangan terulang kembali, sedangkan sejarah yang baik dapat dijadikan pembelajaran bagi anak didik.

    “Ada katanya belajar sejarah membuka bobroknya masa lalu. Kita boleh belajar masa lalu, tetapi kan jangan sampai terulang kembali yang tidak baiknya. Kan gitu,” pungkasnya.

    Dilansir di laman media sosial Kemendikbud, salah satunya akun instagram @kemdikbud.ri. Mendikbud Nadiem Makarim menyampaikan klarifikasi atas isu yang terlanjur beredar luas tersebut.

    “Sejarah adalah tulang punggung dari identitas nasional kita, tidak mungkin kami hilangkan,” tegas Nadiem dalam klarifikasinya, Minggu (20/9/2020).

    Menurut pihaknya, apa yang beredar di masyarakat beberapa waktu terakhir merupakan salah satu materi yang tengah dibahas Kemendikbud secara internal.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    AI Makin Canggih, Dosen Polnes Ingatkan Mahasiswa TI Jangan Kehilangan Kemampuan Berpikir

    Agustus 28, 2026

    Bertahun-tahun Mengajar, 500 Guru di Kaltim Masih Tanpa SK Pengangkatan

    Agustus 28, 2026

    Mirni Dorong Persoalan SMP Batu Majang Jadi Catatan untuk Penguatan Kebijakan Pusat

    Agustus 27, 2026

    Belajar Riset Dengan Kuliah, Mahasiswi Polnes Teliti Fasilitas dan Kepuasan Wisatawan

    Agustus 26, 2026

    Tari Nusantara hingga Dayak, 30 Siswa SMK Medika Samarinda Ramaikan HUT TVRI

    Agustus 23, 2026

    Seno Aji Dorong Gratispol Pendidikan Kaltim Jadi Program Nasional

    Agustus 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    PDIP Dorong RUU Perampasan Aset Rampung, DPR Pasang Target 15 Desember

    Andika SaputraAgustus 29, 2026

    Insitekaltim, Jakarta – PDI Perjuangan menegaskan dukungannya terhadap penyelesaian Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset yang…

    Parkir Teras Samarinda Jadi Potensi PAD, Jasno Dorong Sistem Portal

    Agustus 29, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Plaza 21 Citra Niaga Jadi Kantong Parkir

    Agustus 29, 2026

    Banjir Kampung Jawa Belum Tuntas, Jasno Desak Drainase Pasundan Dilanjutkan

    Agustus 28, 2026

    Terowongan Rampung Tapi Belum Dibuka, Jasno Soroti Izin Kementerian

    Agustus 28, 2026
    1 2 3 … 3,305 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.