Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kearifan Dayak Kenyah Jadi Pelajaran Menjaga Alam dan Identitas Samarinda

    Juni 25, 2026

    Disdikbud Kaltim Targetkan Distribusi Seragam Gratis Mulai Hari Pertama Sekolah

    Juni 25, 2026

    Tatap 2029, Gerindra Samarinda Targetkan 13 Kursi DPRD dan Kawal Program Presiden Prabowo

    Juni 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Pengangguran Perempuan di Kaltim Tinggi, Syahariah Dorong Lapangan Kerja Lebih Inklusif
    Kaltim

    Pengangguran Perempuan di Kaltim Tinggi, Syahariah Dorong Lapangan Kerja Lebih Inklusif

    SittiBy SittiMei 19, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Syahariah Mas'ud menilai perempuanKaltim perlu mendapat ruang kerja lebih besar agar lebih mandiri secara ekonomi (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Syahariah Mas’ud menyoroti tingginya tingkat pengangguran perempuan di Kaltim sepanjang 2025.

    Kondisi tersebut menjadi sinyal bahwa pertumbuhan ekonomi daerah belum sepenuhnya mampu menciptakan lapangan kerja yang inklusif, khususnya bagi perempuan.

    Dalam lapoean LKPJ DPRD Kaltim, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Kaltim berada pada angka 5,20 persen. Meski secara umum terlihat stabil, kondisi ketenagakerjaan di lapangan dinilai masih memerlukan perhatian serius.

    Pertumbuhan kesempatan kerja sepanjang tahun lalu hanya bertambah sekitar 1.635 orang, sementara jumlah pengangguran justru meningkat 393 orang.

    Situasi itu menunjukkan pertumbuhan ekonomi daerah belum mampu mengimbangi pertumbuhan angkatan kerja baru.

    Yang menjadi perhatian khusus adalah tingkat pengangguran perempuan yang mencapai 7,30 persen atau naik 2,17 poin. Angka tersebut hampir dua kali lipat dibandingkan tingkat pengangguran laki-laki di Kaltim.

    “Saya sangat setuju kalau perempuan-perempuan itu harus dinomorsatukan, khususnya perempuan-perempuan Kaltim,” ujar Syahariah usai rapat paripurna ke-9 DPRD Kaltim, Senin, 18 Mei 2026.

    Tingginya angka pengangguran perempuan harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah melalui kebijakan ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berpihak pada pemberdayaan perempuan.

    Ia berharap perempuan di Kaltim tetap aktif dan mandiri secara ekonomi, meski telah berkeluarga dan memiliki suami yang bekerja.

    “Kami sangat berharap agar perempuan-perempuan kita ini jangan menganggur. Walaupun dia punya keluarga, tetap dia bekerja, tetap dia semangat,” katanya.

    Perempuan memiliki kemampuan dan kualitas kerja yang tidak kalah dibanding laki-laki. Bahkan, ia mengaku lebih banyak merekrut pekerja perempuan karena dinilai memiliki etos kerja yang baik.

    “Perusahaan kami itu ada ribuan yang sudah kami pekerjakan. Lebih banyak perempuan dibanding laki-laki. Karena kami sangat menghargai perempuan,” ungkapnya.

    Dukungannya terhadap peningkatan partisipasi perempuan di dunia kerja bukan untuk mendiskreditkan laki-laki, melainkan mendorong perempuan agar lebih mandiri dan memiliki daya saing ekonomi.

    “Perempuan tidak kalah bagus kerjanya dibandingkan laki-laki. Saya tidak mengucilkan laki-laki, tetapi saya selaku perempuan dan seorang ibu berharap ibu-ibu Kaltim jangan menganggur tapi bekerja,” tegasnya.

    Kemandirian ekonomi perempuan juga penting dalam menjaga stabilitas rumah tangga dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

    “Selagi kuat, walaupun punya suami sehebat apa pun, perempuan harus bekerja. Jangan mengharap suami,” katanya.

    Oleh karena itu, Syahariah mendorong pemerintah daerah agar lebih serius membuka lapangan kerja yang ramah dan inklusif bagi perempuan, sekaligus memperkuat kebijakan ketenagakerjaan yang mampu menjawab ketimpangan gender di sektor pekerjaan di Bumi Etam.

     

    DPRD Kaltim Pengangguran Perempuan Syahariah Mas’ud
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Paripurna DPRD Kaltim Tertunda, Sekda Bantah Pemprov Sengaja Abaikan Agenda Dewan

    Juni 22, 2026

    Tak Satu Pun Pejabat Hadir, DPRD Kaltim Tunda Paripurna Jawaban APBD 2025

    Juni 22, 2026

    Pangkas Celah Titipan, Parlemen Kaltim Minta Kuota Sekolah Negeri Dikunci

    Juni 18, 2026

    Belajar dari Polemik Guru, DPRD Dorong Penguatan Beasiswa Ikatan Dinas Medis Kaltim

    Juni 18, 2026

    Untuk Dapat Layanan Medis Lanjutan, Masyarakat Pedalaman Harus Ke Samarinda dan Balikpapan

    Juni 18, 2026

    Distribusi Guru Tak Merata, Sekolah di Kaltim Terpaksa Berbagi Tenaga Pengajar

    Juni 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kearifan Dayak Kenyah Jadi Pelajaran Menjaga Alam dan Identitas Samarinda

    R’syaJuni 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menilai kearifan masyarakat Dayak Kenyah di Desa…

    Disdikbud Kaltim Targetkan Distribusi Seragam Gratis Mulai Hari Pertama Sekolah

    Juni 25, 2026

    Tatap 2029, Gerindra Samarinda Targetkan 13 Kursi DPRD dan Kawal Program Presiden Prabowo

    Juni 25, 2026

    PK di Atas PK Dipersoalkan, Kuasa Hukum Heryono Admaja Datangi PT Kaltim Pertanyakan Eksekusi Lahan

    Juni 25, 2026

    Cetak Atlet Berprestasi Sejak Dini, Muslimin Tekankan Pentingnya Pelatih Bersertifikasi

    Juni 25, 2026
    1 2 3 … 3,170 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.