Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Capaian SPM HIV Samarinda Tembus 99,8 Persen, Dinkes Ungkap Rahasianya

    Agustus 13, 2026

    PSG Juara UEFA Super Cup Dua Kali Beruntun, Tundukkan Aston Villa 2-1

    Agustus 13, 2026

    DORAMI Kumpulkan 300 Kantong Darah, Kejar Target 500 Kantong per Bulan

    Agustus 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Pemkot Samarinda Soroti Lonjakan Harga LPG 3 Kg di Pengecer hingga Rp28 Ribu
    Pemkot Samarinda

    Pemkot Samarinda Soroti Lonjakan Harga LPG 3 Kg di Pengecer hingga Rp28 Ribu

    Andika SaputraBy Andika SaputraMaret 12, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Pengecekan Berat LPG 3kg oleh Pemkot Samarinda (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyoroti kenaikan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (kg) di tingkat pengecer yang mencapai Rp28 ribu per tabung, padahal harga di pangkalan masih berada di kisaran Harga Eceran Tertinggi (HET) sekitar Rp18 ribu.

    Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Samarinda Nadya Turisna mengatakan, harga LPG di tingkat pangkalan sebenarnya masih sesuai dengan HET yang telah ditetapkan pemerintah. Namun, perbedaan harga mulai terjadi setelah LPG berpindah tangan ke pengecer sebelum sampai kepada masyarakat.

    “HET di pangkalan tetap sekitar Rp18 ribu per tabung. Tetapi ketika sudah sampai di pengecer, harganya bisa naik sampai Rp28 ribu,” ujarnya saat ditemui di kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Samarinda, Kamis 12 Maret 2026.

    Menurut Nadya, persoalan tersebut bukan disebabkan oleh keterbatasan pasokan, melainkan lebih pada rantai distribusi setelah LPG keluar dari pangkalan. Dalam proses distribusi tersebut, satu tabung LPG bisa berpindah tangan beberapa kali sebelum sampai ke konsumen akhir, sehingga harga di lapangan menjadi lebih tinggi.

    Kata dia, ketika LPG sudah berada di tingkat pengecer, ruang intervensi pemerintah menjadi sangat terbatas karena harga lebih banyak ditentukan oleh mekanisme permintaan di masyarakat.

    “Kalau sudah di pengecer agak sulit kita intervensi, karena mereka melihat permintaan masyarakat yang tinggi,” jelasnya.

    Kondisi tersebut pun kerap dimanfaatkan sebagian pihak untuk menaikkan harga, terutama ketika kebutuhan masyarakat meningkat.

    Untuk mengatasi persoalan itu, Pemkot Samarinda terus melakukan komunikasi dengan Pertamina guna mencari langkah yang memungkinkan pangkalan turut berperan dalam menekan harga di tingkat pengecer.

    Selain itu, pemerintah juga mempertimbangkan langkah intervensi seperti menggelar operasi pasar LPG dengan harga lebih murah. Meski demikian, kebijakan tersebut tidak dapat dilakukan secara rutin karena dapat berdampak pada pedagang kecil yang bergantung pada penjualan LPG.

    “Operasi pasar biasanya dilakukan pada momen tertentu saja. Kalau terlalu sering, pedagang bisa kehilangan pembeli,” katanya.

    Pemkot Samarinda juga berencana membahas persoalan harga LPG tersebut dalam rapat pengendalian inflasi daerah untuk mencari solusi yang lebih konkret. Melalui koordinasi dengan berbagai pihak, pemerintah berharap distribusi LPG di Samarinda tetap lancar dan harga di masyarakat dapat lebih terkendali menjelang Hari Raya Idulfitri.

     

    Gas LPG Nadya Turisna Pemkot Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Pawai HUT RI ke-81 Ditiadakan, Andi Harun Alihkan Kegiatan ke Kelurahan

    Agustus 12, 2026

    Daya Beli Belum Pulih, Andi Harun Pastikan PBB Samarinda Tak Dinaikkan

    Agustus 12, 2026

    Gap Perlindungan Tembus 200 Persen, Andi Harun Desak Pekerja Rentan Samarinda Masuk BPJS

    Agustus 12, 2026

    Andi Harun Bocorkan Rancangan APBD Samarinda 2027: Diproyeksi Rp3,3 Triliun, Efisiensi Tetap Jalan

    Agustus 12, 2026

    Andi Harun Ajak Hasanuddin Mas’ud Belajar APBD: Saya Terangkan dengan Bahasa Bayi

    Agustus 11, 2026

    Sampah Menumpuk Jadi Pulau di Sungai, BPBD Samarinda Tak Mau Sekadar Geser

    Agustus 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Capaian SPM HIV Samarinda Tembus 99,8 Persen, Dinkes Ungkap Rahasianya

    Andika SaputraAgustus 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda mencatatkan rekor impresif dalam penanganan dan pelayanan…

    PSG Juara UEFA Super Cup Dua Kali Beruntun, Tundukkan Aston Villa 2-1

    Agustus 13, 2026

    DORAMI Kumpulkan 300 Kantong Darah, Kejar Target 500 Kantong per Bulan

    Agustus 13, 2026

    SDN 005 Loa Buah Kekurangan Enam Ruang Kelas, 370 Siswa Terpaksa Belajar Dua Sif

    Agustus 13, 2026

    Skirining Serta Menjamin Ketersediaan Obat TBC dan HIV, Upaya Pemerintah Tekan Penyaku Menukae

    Agustus 13, 2026
    1 2 3 … 3,275 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.