Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Oktober 10, 2026

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Pemkot Samarinda Evaluasi Tempias Pasar Pagi, Peresmian Ditunda Hingga Perbaikan Rampung
    Samarinda

    Pemkot Samarinda Evaluasi Tempias Pasar Pagi, Peresmian Ditunda Hingga Perbaikan Rampung

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaMaret 25, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Asisten II Sekretariat Kota Samarinda, Marnabas Patiroy saat ditemui awak media. (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda tengah mengevaluasi kondisi Pasar Pagi yang masih mengalami tempias air hujan. Permasalahan tersebut dipicu oleh sistem sirkulasi udara pada bangunan yang belum optimal.

    Asisten II Sekretariat Kota Samarinda Marnabas Patiroy mengatakan, kondisi tersebut merupakan konsekuensi dari desain bangunan yang mengedepankan konsep sirkulasi udara terbuka.

    “Tidak ada program yang 100 persen sempurna, pasti ada kelemahannya. Ini kan dulu kita gunakan ahli sirkulasi udara,” ujarnya di Balai Kota Samarinda, Rabu 25 Maret 2026.

    Ia menjelaskan, konsep awal Pasar Pagi dirancang untuk menciptakan aliran udara yang baik di dalam area pasar. Namun, desain tersebut berdampak pada masuknya air hujan ke beberapa titik saat cuaca buruk.

    Saat ini, Pemkot Samarinda tengah mencari solusi teknis agar area pasar tetap terlindungi dari hujan tanpa mengurangi kualitas sirkulasi udara.

    “Ketika ini ditutup, udara yang masuk akan berkurang. Jadi sekarang kita cari bagaimana tetap tertutup tapi udara masih bisa masuk secara maksimal,” jelasnya.

    Menurut Marnabas, langkah tersebut merupakan bagian dari mitigasi risiko, mengingat setiap kebijakan memiliki konsekuensi yang perlu dikelola secara tepat.

    “Kalau ditutup total, pasti ada pengurangan sirkulasi udara. Itu pilihan yang harus kita atur,” katanya.

    Terkait peresmian Pasar Pagi, ia menyebutkan bahwa agenda tersebut akan ditunda hingga proses perbaikan selesai dilakukan. Pemkot memperkirakan waktu pengerjaan berkisar antara satu hingga tiga bulan, tergantung hasil koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

    “Peresmian kita tunggu sampai ini selesai dulu. Insyaallah tahun ini,” ujarnya.

    Pemkot Samarinda juga menegaskan kenyamanan pedagang dan pengunjung menjadi prioritas utama, seiring aktivitas jual beli yang mulai berjalan di kawasan tersebut.

    Ke depan, Pasar Pagi tidak hanya difungsikan sebagai pusat perdagangan, tetapi juga dirancang menjadi ruang publik yang nyaman bagi masyarakat, termasuk dengan penyediaan fasilitas rooftop.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Tanggap Darurat Samarinda Diperpanjang hingga 19 Oktober, Karhutla Capai 643 Hektare

    Oktober 8, 2026

    Disnaker Samarinda Kembangkan Auto-Matching AK1 untuk Percepat Pencari Kerja Temukan Lowongan

    Oktober 7, 2026

    Dua Bulan Padamkan Karhutla, 15 Relawan Samarinda Mengeluh Sesak Napas

    Oktober 7, 2026

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026

    Peluang Hujan di Kaltim di Atas 90 Persen, Curahnya Masih Rendah

    Oktober 2, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Ratu ArifanzaOktober 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah menilai pengembangan sektor ekonomi non-tambang perlu…

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026
    1 2 3 … 3,379 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.