Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kasus ISPA di Samarinda Naik 22,8 Persen, Dinkes Minta Warga Waspada Dampak Karhutla

    Agustus 25, 2026

    Aris Soroti Dampak Aturan Antrean BBM Subsidi terhadap Penghasilan Sopir

    Agustus 25, 2026

    Dishub Samarinda Tegaskan Antrean BBM Subsidi Tak Boleh Jadi Celah Pungli

    Agustus 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Pemkot Samarinda Evaluasi Tempias Pasar Pagi, Peresmian Ditunda Hingga Perbaikan Rampung
    Samarinda

    Pemkot Samarinda Evaluasi Tempias Pasar Pagi, Peresmian Ditunda Hingga Perbaikan Rampung

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaMaret 25, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Asisten II Sekretariat Kota Samarinda, Marnabas Patiroy saat ditemui awak media. (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda tengah mengevaluasi kondisi Pasar Pagi yang masih mengalami tempias air hujan. Permasalahan tersebut dipicu oleh sistem sirkulasi udara pada bangunan yang belum optimal.

    Asisten II Sekretariat Kota Samarinda Marnabas Patiroy mengatakan, kondisi tersebut merupakan konsekuensi dari desain bangunan yang mengedepankan konsep sirkulasi udara terbuka.

    “Tidak ada program yang 100 persen sempurna, pasti ada kelemahannya. Ini kan dulu kita gunakan ahli sirkulasi udara,” ujarnya di Balai Kota Samarinda, Rabu 25 Maret 2026.

    Ia menjelaskan, konsep awal Pasar Pagi dirancang untuk menciptakan aliran udara yang baik di dalam area pasar. Namun, desain tersebut berdampak pada masuknya air hujan ke beberapa titik saat cuaca buruk.

    Saat ini, Pemkot Samarinda tengah mencari solusi teknis agar area pasar tetap terlindungi dari hujan tanpa mengurangi kualitas sirkulasi udara.

    “Ketika ini ditutup, udara yang masuk akan berkurang. Jadi sekarang kita cari bagaimana tetap tertutup tapi udara masih bisa masuk secara maksimal,” jelasnya.

    Menurut Marnabas, langkah tersebut merupakan bagian dari mitigasi risiko, mengingat setiap kebijakan memiliki konsekuensi yang perlu dikelola secara tepat.

    “Kalau ditutup total, pasti ada pengurangan sirkulasi udara. Itu pilihan yang harus kita atur,” katanya.

    Terkait peresmian Pasar Pagi, ia menyebutkan bahwa agenda tersebut akan ditunda hingga proses perbaikan selesai dilakukan. Pemkot memperkirakan waktu pengerjaan berkisar antara satu hingga tiga bulan, tergantung hasil koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

    “Peresmian kita tunggu sampai ini selesai dulu. Insyaallah tahun ini,” ujarnya.

    Pemkot Samarinda juga menegaskan kenyamanan pedagang dan pengunjung menjadi prioritas utama, seiring aktivitas jual beli yang mulai berjalan di kawasan tersebut.

    Ke depan, Pasar Pagi tidak hanya difungsikan sebagai pusat perdagangan, tetapi juga dirancang menjadi ruang publik yang nyaman bagi masyarakat, termasuk dengan penyediaan fasilitas rooftop.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Sungai Mahakam Hadapi Masalah Alur hingga Tata Kelola, Pengelolaan Terpadu Dinilai Mendesak

    Agustus 7, 2026

    150 Anak Jadi Tersangka Narkoba dalam 10 Bulan, BNN Dorong Penguatan Rehabilitasi

    Juli 20, 2026

    Rooftop Pasar Pagi Bakal Jadi Kafe Panorama Sungai Mahakam

    Juli 19, 2026

    42 Calon Paskibraka Samarinda Digembleng Disiplin, Integritas, dan Jiwa Bela Negara

    Juli 17, 2026

    Kemiskinan Samarinda Turun, Serapan Anggaran Dinsos Baru 31 Persen

    Juli 15, 2026

    BUMRT Bakal Kelola Kandang Anti Bau, Varia Niaga Siapkan Model Bisnis dan Pendampingan

    Juli 14, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kasus ISPA di Samarinda Naik 22,8 Persen, Dinkes Minta Warga Waspada Dampak Karhutla

    Ratu ArifanzaAgustus 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda mencatat adanya peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan…

    Aris Soroti Dampak Aturan Antrean BBM Subsidi terhadap Penghasilan Sopir

    Agustus 25, 2026

    Dishub Samarinda Tegaskan Antrean BBM Subsidi Tak Boleh Jadi Celah Pungli

    Agustus 25, 2026

    Kaltim Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Dana Konservasi

    Agustus 25, 2026

    Prabowo Respons Kebutuhan Sumsel, 500 Sumur Bor dan APD Disiapkan

    Agustus 25, 2026
    1 2 3 … 3,297 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.