Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Agustus 13, 2026

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Pembangunan Capai 69 Persen, DPRD Kaltim Soroti Empat Sektor Prioritas
    DPRD Kaltim

    Pembangunan Capai 69 Persen, DPRD Kaltim Soroti Empat Sektor Prioritas

    SittiBy SittiJuli 29, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Realisasi pembangunan di Kalimantan Timur tahun anggaran 2025 telah mencapai 69 persen, namun DPRD Kaltim memberi perhatian serius pada empat sektor utama yang dianggap paling berdampak langsung bagi masyarakat yakni pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan ekonomi kerakyatan.

    Wakil Ketua DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan progres positif di tengah masa transisi pemerintahan. Tahun 2025 ditandai dengan pembaruan menyeluruh di tubuh eksekutif dan legislatif, termasuk penyusunan ulang dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

    “Tahun ini kita sudah sampai di angka 69 persen, sedang berjalan. Tapi tetap ada catatan penting yang perlu dikawal, khususnya pada sektor-sektor prioritas daerah,” ujar Ananda usai rapat paripurna, Senin 28 Juli 2025.

    Proses pelaksanaan program pembangunan ikut terdorong oleh serangkaian instrumen kebijakan seperti instruksi Presiden, arahan Gubernur, hingga Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri. Kebijakan tersebut memicu pergeseran dan penyesuaian anggaran yang difokuskan pada prioritas pembangunan.

    Contoh konkret terlihat pada Program GratisPol, yaitu layanan pendidikan dan kesehatan gratis yang sudah mulai berjalan pada tahun ini. Menurut Ananda, alokasi anggaran untuk program tersebut cukup besar dan menjadi bagian penting dalam pemerataan layanan dasar.

    “Kalau tidak salah, itu ada Rp185 miliar untuk pembiayaan pendidikan dan kesehatan gratis,” ungkapnya.

    Selain dua sektor tersebut, pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi kerakyatan juga masuk dalam prioritas utama. Empat sektor ini dianggap sebagai fondasi utama untuk mewujudkan arah pembangunan Kalimantan Timur yang lebih adil dan merata.

    “Nilai pergeserannya cukup besar karena diprioritaskan untuk pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan juga ekonomi kerakyatan,” tuturnya.

    Ananda menjelaskan bahwa DPRD memiliki peran pengawasan atas pelaksanaan program-program tersebut. Sementara pelaksanaan teknis berada di ranah eksekutif, legislatif bertugas memastikan arah kebijakan berjalan sesuai rencana dan bermanfaat nyata bagi masyarakat.

    “Sebagai wakil rakyat, tugas kita mengawasi dan memastikan bahwa anggaran dan kebijakan benar-benar tepat sasaran. Untuk pelaksanaan teknisnya, itu kewenangan eksekutif,” jelasnya.

    Delapan agenda pembangunan nasional (Asta Cita) juga diintegrasikan ke dalam perencanaan daerah. Proses sinkronisasi antara pusat dan daerah terus berlangsung, termasuk melalui RPJMD dan penganggaran berbasis prioritas.

    “Kita harap seluruh komponen, baik pusat maupun daerah, bisa terintegrasi dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan. Jangan ada lagi tumpang tindih yang justru memperlambat realisasi pembangunan,” tukasnya.

    Ananda Emira Moeis Empat Sektor Prioritas RPJMD
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    Mei 1, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    Maret 16, 2026

    Dorong Pengesahan Pokir DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dan Husni Fahruddin Tekankan Pentingnya Kesepakatan Paripurna

    Maret 16, 2026

    Pansus DPRD Kaltim Sampaikan Laporan Pembahasan Renja 2027 dalam Rapat Paripurna

    Maret 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Nur AjijahAgustus 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pertumbuhan Uang Primer (M0) pada Juli 2026 mencapai 17,1 persen secara tahunan…

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    Agustus 13, 2026

    Penjangkauan HIV di Samarinda Makin Sulit, PKBI Soroti Pemangkasan Anggaran dan Penolakan Sosial

    Agustus 13, 2026
    1 2 3 … 3,276 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.