Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    PUPR Kaltim Sepakat Cabut Patok di Lahan Warga Jalan Kurnia Makmur dan Blitar

    Oktober 5, 2026

    Mahasiswa Dorong Perpustakaan Samarinda Tingkatkan Fasilitas sebagai Ruang Belajar

    Oktober 5, 2026

    BIFF 2026 Jadi Panggung Regenerasi Desainer Muda dan Penggerak Ekonomi Kreatif Kaltim

    Oktober 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»PAD Kaltim Turun, DPRD Minta Pemerintah Aktif Garap Potensi Lain
    DPRD Kaltim

    PAD Kaltim Turun, DPRD Minta Pemerintah Aktif Garap Potensi Lain

    AminahBy AminahMei 12, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim Sapto Setyo Pramono
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda– Proyeksi turunnya pendapatan asli daerah (PAD) Kalimantan Timur (Kaltim) dari Rp10,04 triliun menjadi Rp9,75 triliun pada 2026, disikapi DPRD Kaltim dengan ajakan untuk menggali sumber-sumber pendapatan baru.

    Menurut Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono, langkah tersebut penting agar daerah tidak terus-menerus bergantung pada batu bara.

    “Prediksi bisa saja terjadi, bisa juga tidak. Tapi kalau melihat kondisinya sekarang, memang sudah saatnya kita bersama-sama mencari potensi lain,” ujar Sapto usai rapat monitoring bersama Kemenko Polkam dan jajaran Forkopimda di Gedung B Kesbangpol Kaltim, Minggu 11 Mei 2025.

    Sapto menyebut salah satu faktor yang memengaruhi penurunan proyeksi PAD adalah belum pulihnya pasar ekspor batu bara ke negara utama seperti Tiongkok dan India, pasar internasional yang belum sepenuhnya terbuka membuat pendapatan dari sektor ini cenderung stagnan.

    “Selama ini kita masih sangat tergantung pada batu bara. Padahal pasarnya belum benar-benar pulih. Cina, misalnya, belum buka penuh kebutuhannya. Itu memengaruhi,” katanya.

    Karena itu, ia mendorong agar pemerintah provinsi mulai membuka ruang bagi sektor lain yang bisa memberi kontribusi nyata terhadap PAD. Sapto menyebutkan sektor jasa, pengelolaan alur sungai, hingga potensi UMKM lokal yang bisa dioptimalkan.

    “Kalau memang angkanya turun, ya kita nikmati dulu. Setelah itu, bareng-bareng cari peluang dari sektor lain. Kita punya banyak potensi, tinggal kemauan dan penanganannya,” ujarnya.

    Ia menambahkan, upaya ini tak bisa dilakukan sepihak. Kolaborasi antara pemda, DPRD, dan pelaku ekonomi lokal dibutuhkan agar pengembangan potensi tidak berhenti di wacana.

    “Momen ini bisa jadi pemicu untuk perbaiki arah. Kita nggak bisa terus bergantung pada satu komoditas,” kata Sapto.

    Ia juga menyebut pentingnya kesiapan Kaltim menghadapi peran baru sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Menurutnya, jika ingin menjadi pusat pertumbuhan baru, maka struktur ekonomi daerah pun harus lebih kuat dan beragam.

    DPRD Kaltim IKN PAD Kaltim Sapto Setyo Pramono
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    PUPR Kaltim Sepakat Cabut Patok di Lahan Warga Jalan Kurnia Makmur dan Blitar

    Oktober 5, 2026

    Dikejar Batas 30 September, Pembahasan APBD Perubahan Kaltim 2026 Digelar Maraton

    Oktober 1, 2026

    Ratusan Kapal Beraktivitas di Muara Berau, Potensi PAD Kaltim Masih Dihitung

    Oktober 1, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Penguatan Nilai Pancasila di Kalangan Generasi Muda

    Oktober 1, 2026

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026

    Kompensasi Rp5 Miliar Belum Terealisasi, Kasus Pasien RSUD AWS Berlanjut ke DPRD Kaltim

    September 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    PUPR Kaltim Sepakat Cabut Patok di Lahan Warga Jalan Kurnia Makmur dan Blitar

    AminahOktober 5, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemasangan patok batas jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)…

    Mahasiswa Dorong Perpustakaan Samarinda Tingkatkan Fasilitas sebagai Ruang Belajar

    Oktober 5, 2026

    BIFF 2026 Jadi Panggung Regenerasi Desainer Muda dan Penggerak Ekonomi Kreatif Kaltim

    Oktober 5, 2026

    HUT ke-81 TNI, Prajurit Diminta Tak Hanya Kuasai Alutsista tapi Juga Taat Hukum

    Oktober 5, 2026

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026
    1 2 3 … 3,374 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.