Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Konflik Lahan Korpri Loa Bakung Tak Kunjung Tuntas, Pemprov Kaltim Revisi Aturan Sewa Lahan

    Mei 20, 2026

    Kas Daerah Tertekan, Utang Proyek Pemkot Samarinda Capai Rp400 Miliar

    Mei 20, 2026

    DPRD Pertanyakan Efektivitas Digitalisasi Pendidikan Samarinda Tanpa Parameter Jelas

    Mei 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»PAD Kaltim Turun, DPRD Minta Pemerintah Aktif Garap Potensi Lain
    DPRD Kaltim

    PAD Kaltim Turun, DPRD Minta Pemerintah Aktif Garap Potensi Lain

    SittiBy SittiMei 12, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim Sapto Setyo Pramono
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda– Proyeksi turunnya pendapatan asli daerah (PAD) Kalimantan Timur (Kaltim) dari Rp10,04 triliun menjadi Rp9,75 triliun pada 2026, disikapi DPRD Kaltim dengan ajakan untuk menggali sumber-sumber pendapatan baru.

    Menurut Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono, langkah tersebut penting agar daerah tidak terus-menerus bergantung pada batu bara.

    “Prediksi bisa saja terjadi, bisa juga tidak. Tapi kalau melihat kondisinya sekarang, memang sudah saatnya kita bersama-sama mencari potensi lain,” ujar Sapto usai rapat monitoring bersama Kemenko Polkam dan jajaran Forkopimda di Gedung B Kesbangpol Kaltim, Minggu 11 Mei 2025.

    Sapto menyebut salah satu faktor yang memengaruhi penurunan proyeksi PAD adalah belum pulihnya pasar ekspor batu bara ke negara utama seperti Tiongkok dan India, pasar internasional yang belum sepenuhnya terbuka membuat pendapatan dari sektor ini cenderung stagnan.

    “Selama ini kita masih sangat tergantung pada batu bara. Padahal pasarnya belum benar-benar pulih. Cina, misalnya, belum buka penuh kebutuhannya. Itu memengaruhi,” katanya.

    Karena itu, ia mendorong agar pemerintah provinsi mulai membuka ruang bagi sektor lain yang bisa memberi kontribusi nyata terhadap PAD. Sapto menyebutkan sektor jasa, pengelolaan alur sungai, hingga potensi UMKM lokal yang bisa dioptimalkan.

    “Kalau memang angkanya turun, ya kita nikmati dulu. Setelah itu, bareng-bareng cari peluang dari sektor lain. Kita punya banyak potensi, tinggal kemauan dan penanganannya,” ujarnya.

    Ia menambahkan, upaya ini tak bisa dilakukan sepihak. Kolaborasi antara pemda, DPRD, dan pelaku ekonomi lokal dibutuhkan agar pengembangan potensi tidak berhenti di wacana.

    “Momen ini bisa jadi pemicu untuk perbaiki arah. Kita nggak bisa terus bergantung pada satu komoditas,” kata Sapto.

    Ia juga menyebut pentingnya kesiapan Kaltim menghadapi peran baru sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Menurutnya, jika ingin menjadi pusat pertumbuhan baru, maka struktur ekonomi daerah pun harus lebih kuat dan beragam.

    DPRD Kaltim IKN PAD Kaltim Sapto Setyo Pramono
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Pengangguran Perempuan di Kaltim Tinggi, Syahariah Dorong Lapangan Kerja Lebih Inklusif

    Mei 19, 2026

    Syahariah: Tak Boleh Lagi Ada Proyek Bangunan Sekolah Mangkrak

    Mei 18, 2026

    Anggaran Kaltim Terbatas, Gratispol Diusulkan Fokus ke SMA-SMK dan Warga Kurang Mampu

    Mei 18, 2026

    Masih Konsolidasi Internal, PAN Kaltim Tinjau Ulang Sikap soal Hak Angket Bukan Menarik Dukungan

    Mei 14, 2026

    Ramai Disebut Kandidat Ketua KONI, Syahariah Mas’ud Tegas Bantah: Itu Hoaks

    Mei 14, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    Mei 1, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Konflik Lahan Korpri Loa Bakung Tak Kunjung Tuntas, Pemprov Kaltim Revisi Aturan Sewa Lahan

    SittiMei 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Polemik status kepemilikan lahan di kawasan Perumahan Korpri Loa Bakung Kota Samarinda…

    Kas Daerah Tertekan, Utang Proyek Pemkot Samarinda Capai Rp400 Miliar

    Mei 20, 2026

    DPRD Pertanyakan Efektivitas Digitalisasi Pendidikan Samarinda Tanpa Parameter Jelas

    Mei 20, 2026

    Kejati Kaltim Sita Lagi Rp57 Miliar Kasus Tambang Kukar, Total Uang Diselamatkan Capai Rp271 Miliar

    Mei 20, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026
    1 2 3 … 3,099 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.