Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Juni 19, 2026

    Kanada Pesta Gol ke Gawang Qatar, Kemenangan 6-0 Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

    Juni 19, 2026

    Sekolah Berkeadilan Tak Bisa Lahir dari SPMB yang Bermasalah

    Juni 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Nasib Honorer Terkatung-Katung Ngadu ke DPRD Samarinda
    DPRD Samarinda

    Nasib Honorer Terkatung-Katung Ngadu ke DPRD Samarinda

    LarasBy LarasJanuari 14, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Komisi I DPRD Samarinda diskusi dengan honorer terkait kejelasan formasi PPPK
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ratusan pegawai honorer dari berbagai instansi dan organisasi perangkat daerah (OPD) berkumpul dan berdiskusi bersama Komisi I DPRD Samarinda terkait kejelasan status kerja mereka di Ruang Rapat lantai II Gedung DPRD Kota Samarinda pada Selasa, 14 Januari 2025.

    Mereka mengeluhkan lamanya pengabdiannya di instansi ataupun OPD tersebut, tidak berbalas status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang diharapkan, yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu.

    Hasil menunjukkan bahwa mereka hanya bisa gigit jari atas terisinya formasi dengan pekerja lainnya yang resmi lolos menjadi PPPK. Merasa terkatung-katung dan tidak adil, para pegawai honorer ini mulai khawatir akan nasib mereka ke depannya.

    Ketua Komisi I DPRD Samarinda Samri Shaputra menyampaikan kesedihannya. Tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Tes PPPK adalah kebijakan pusat untuk merekrut tenaga yang dibutuhkan sesuai dengan kualifikasi.

    Namun di sisi lain, ia berharap para pegawai honorer ini dapat bernafas lega. Sebab, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda tengah berupaya menyelamatkan nasib pekerja tanpa status ini dengan membuat kebijakan pekerja paruh waktu.

    “Mereka mendapatkan status sebagai paruh waktu. Penggajiannya masih seperti yang mereka dapat saat ini bahkan dinaikkan. Bedanya mereka tidak mendapatkan dana pensiun,” ujar Samri.

    Pekerja paruh waktu ini akan mendapat keistimewaan, seperti “ruang tunggu” atau waiting list, yang mana nantinya ketika ada PNS yang purna tugas, mereka akan diprioritaskan menggantikan posisinya. Untuk saat ini, pegawai honorer akan bekerja seperti biasa dengan upah yang sama sampai waiting list itu terbuka.

    Samri merasakan bagaimana jeritan pegawai honorer tersebut. Harapan yang sudah lama dinantikan untuk kepastian, sirna ketika namanya tak tertera sebagai penerima Nomor Induk Pegawai (NIP).

    Tapi, politisi PKS ini menjelaskan nantinya waitinglist tersebut akan dilakukan bertahap dan juga menengok kemampuan keuangan daerah. Apabila kemampuan daerah menyerap hingga 1000 PPPK lewat waiting list, maka akan dilakukan.

    “Jadi kalau tahun ini keuangan kita hanya bisa menggaji 1000 orang, maka segitu dulu yg bisa diangkat. Nanti tahun depan kalau kemampuan keuangan kita meningkat, nanti akan ditambah lagi diambil dari yg waiting list,” pungkasnya.

    DPRD Samarinda honorer PPPK Samri Shaputra
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Lahan Pemakaman Menyusut, Pengembang Perumahan Akan Wajib Sediakan Area Makam

    Juni 17, 2026

    PDIP Desak Evaluasi Aturan Desil SPMB, Dinilai Menyulitkan Warga Miskin dan Memicu Ketimpangan Baru

    Juni 17, 2026

    Belum Kantongi Andalalin, Ronal Desak Pemkot Tindak Tegas THM W Superclub

    Juni 17, 2026

    Permohonan Hibah TPU ke PT BBE Belum Terealisasi, DPRD Memfasilitasi Realisasi Permintaan Lahan

    Juni 17, 2026

    PDIP Desak Evaluasi Aturan Desil SPMB, Dinilai Menyulitkan Warga Miskin dan Memicu Ketimpangan Baru

    Juni 17, 2026

    Sri Puji Astuti: Ingatkan Perusahaan Soal Status BPJS Kesehatan Pasca-PHK

    Juni 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Nur AjijahJuni 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Hingga saat ini, sebanyak 18 ribu warga, penerima manfaat telah terdata dan memperoleh…

    Kanada Pesta Gol ke Gawang Qatar, Kemenangan 6-0 Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

    Juni 19, 2026

    Sekolah Berkeadilan Tak Bisa Lahir dari SPMB yang Bermasalah

    Juni 19, 2026

    Titipan dan Jual Beli Kursi Jadi Musuh Utama SPMB 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Sanksi Berat

    Juni 19, 2026

    Fokus Utama Layanan Pemda, HIV Masih Jadi Tantangan Kesehatan, Samarinda Catat 492 Kasus Sepanjang 2025

    Juni 19, 2026
    1 2 3 … 3,156 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.