Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Warga Resah Pemadaman Listrik Bergilir Kembali Terjadi di Samarinda

    September 14, 2026

    Air Bersih Samarinda Kembali Normal, Perumda Waspadai Intrusi Air Asin 10 Hari ke Depan

    September 14, 2026

    Bolehkah Mengambil Air dari Masjid Saat Kemarau? Ini Ketentuannya

    September 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Mimpi Akses Kesehatan Layak di Pedalaman Kaltim, Sayid Muziburrachman Desak Pemerataan
    DPRD Kaltim

    Mimpi Akses Kesehatan Layak di Pedalaman Kaltim, Sayid Muziburrachman Desak Pemerataan

    Adit MustafaBy Adit MustafaNovember 8, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kaltim, Sayid Muziburrachman.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Di pelosok Kalimantan Timur, akses kesehatan yang layak masih seperti mimpi yang sulit digapai. Banyak warga harus berjuang untuk sekadar merasakan layanan kesehatan yang memadai.

    Dalam pandangan Anggota DPRD Kaltim Sayid Muziburrachman, akses kesehatan di wilayah terpencil harus menjadi prioritas utama pemerintah. Berdasarkan pengamatannya selama reses, ia mendapati fakta bahwa di berbagai daerah padat penduduk dan terpencil, fasilitas kesehatan seperti posyandu masih sangat minim.

    “Banyak warga di RT-RT tertentu yang sangat membutuhkan posyandu. Layanan ini sangat penting untuk menekan angka stunting dan malnutrisi yang masih menjadi masalah serius,” ujarnya, Kamis (7/11/2024).

    Sebagai daerah pemilihan Sayid, Kota Samarinda tidak lepas dari masalah minimnya fasilitas kesehatan dasar. Di wilayah Bantuas dan Samarinda Utara, misalnya, warga masih harus menempuh jarak jauh demi layanan kesehatan.

    “Anak-anak dan ibu-ibu di sana harus melakukan perjalanan jauh untuk bisa menikmati layanan kesehatan. Posyandu adalah solusi terdekat yang bisa dihadirkan untuk mereka,” tegas Sayid.

    Menurutnya, keberadaan posyandu tak hanya soal pelayanan medis dasar tetapi juga menjadi benteng utama mencegah stunting.

    Selain di perkotaan, Sayid juga menyoroti kondisi Mahakam Ulu (Mahulu), daerah perbatasan yang sering terabaikan dalam hal akses kesehatan. Infrastruktur terbatas di wilayah ini membuat banyak warga kesulitan mendapatkan layanan medis yang layak. Ia berharap fasilitas kesehatan di Mahulu bisa setara dengan yang ada di kota besar.

    “Fasilitas kesehatan di Mahulu harus diperbaiki agar masyarakat di sana tidak terus-menerus merasa terpinggirkan,” ungkapnya.

    Sayid Muziburrachman mengungkapkan tekadnya untuk mendorong pemerintah daerah agar mengalokasikan anggaran lebih besar untuk sektor kesehatan. Ia menginginkan agar fasilitas seperti puskesmas yang dilengkapi tenaga medis kompeten dan peralatan lengkap bisa hadir di pelosok.

    Baginya, ini bukan sekadar angka dalam APBD, tapi merupakan bentuk tanggung jawab untuk meningkatkan kualitas hidup warga Kaltim.

    Tidak hanya berjuang di tingkat kebijakan, Sayid juga mengajak generasi muda Kaltim untuk berkontribusi langsung dalam program kesehatan masyarakat. “Saya berharap anak-anak muda bisa terlibat aktif di posyandu atau kegiatan sosial lainnya. Kesehatan lingkungan ini adalah tanggung jawab bersama,” serunya.

    Dengan kolaborasi antara pemerintah, tenaga medis dan masyarakat, Sayid optimis bahwa pemerataan akses kesehatan di Kaltim bisa segera terwujud. Ia ingin memastikan bahwa warga di pelosok dapat merasakan layanan kesehatan yang layak tanpa terkendala jarak maupun keterbatasan fasilitas.

    DPRD Kaltim Kesehatan Posyandu Sayid Muziburrachman
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    TPP Guru Samarinda Belum Dibayar, Ismail Latisi: Tidak Ada Wacana Pengurangan dan Penghilangan

    September 10, 2026

    DPRD Kaltim Beri Waktu Sepekan untuk Cabut Mutasi Guru

    September 9, 2026

    Jaga Hutan Malah Dapat Dana Lebih Kecil, Pansus DPRD Kaltim Minta Skema Jasa Lingkungan Diubah

    September 8, 2026

    Aset Daerah Kaltim Banyak Belum Produktif, Pansus Dorong Jadi Sumber PAD

    September 8, 2026

    TPP ASN Kaltim Tetap Utuh, DPRD Minta Kinerja dan Pengawasan Diperketat

    September 8, 2026

    Fraksi PKS Desak DPRD Kaltim Bongkar Akar Masalah Antrean BBM

    September 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Warga Resah Pemadaman Listrik Bergilir Kembali Terjadi di Samarinda

    AminahSeptember 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemadaman listrik bergilir kembali terjadi di sejumlah wilayah Kota Samarinda, kondisi ini…

    Air Bersih Samarinda Kembali Normal, Perumda Waspadai Intrusi Air Asin 10 Hari ke Depan

    September 14, 2026

    Bolehkah Mengambil Air dari Masjid Saat Kemarau? Ini Ketentuannya

    September 14, 2026

    20 Ribu Anak Kaltim Berisiko Zero Dose, Pemerintah Punya Waktu Sebulan untuk Mengejar

    September 14, 2026

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026
    1 2 3 … 3,339 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.