Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Terlalu Sering Membaca Berita Buruk? Kenali Doomscrolling dan Cara Menguranginya

    November 1, 2026

    Ramai Tren Stop the Wedding di Media Sosial, Kenali Tanda Hubungan yang Tidak Sehat Sebelum Menikah

    November 1, 2026

    Ikan Asin Diduga Disemprot Obat Serangga, Ini Risiko dan Cara Mengenalinya

    November 1, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Air Bersih Samarinda Kembali Normal, Perumda Waspadai Intrusi Air Asin 10 Hari ke Depan
    Pemerintah

    Air Bersih Samarinda Kembali Normal, Perumda Waspadai Intrusi Air Asin 10 Hari ke Depan

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaSeptember 14, 2026Updated:Oktober 5, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Asisten Manajer Humas Perumda Tirta Kencana Kota Samarinda, Cevi Wahyudi saat ditemui awak media, Senin, 14/9/2026. (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pelayanan air bersih di sejumlah wilayah Samarinda mulai kembali normal setelah Perumda Tirta Kencana melakukan penyesuaian produksi akibat peningkatan kadar klorida pada sumber air baku. Meski sebagian besar instalasi pengolahan air (IPA) telah kembali beroperasi, pemantauan terhadap potensi intrusi air asin masih dilakukan hingga 10 hari ke depan.

    Asisten Manajer Humas Perumda Tirta Kencana Kota Samarinda, Cevi Wahyudi mengatakan, kondisi pelayanan per Senin, 14 September 2026 telah kembali normal secara umum. Kondisi tersebut ditandai dengan kembali beroperasinya sejumlah IPA yang sebelumnya terdampak peningkatan kadar klorida.

    “Hari ini kita sudah ke kondisi normal,” ungkapnya.

    Sebelumnya, peningkatan kadar klorida mulai berdampak pada operasional IPA pada 10 September 2026. Masuknya air asin ke sumber air baku membuat Perumda harus menyesuaikan produksi di sejumlah instalasi.

    Dari sekitar 10 IPA yang sempat terdampak, kini sebagian besar telah kembali beroperasi. IPA Selili, Sungai Kapih, Gunung Lipan, IPA Kehal, hingga IPA Pelabuhan disebut sudah dapat menjalankan produksi secara normal.

    Sementara itu, IPA Bantuas masih menjadi satu-satunya instalasi yang belum beroperasi penuh. Kadar klorida di lokasi tersebut masih tinggi sehingga produksi harus disesuaikan dengan kondisi air baku.

    “Untuk saat ini, pagi ini cuma IPA Bantuas saja yang belum normal. Masih 1.000-an ppm,” ungkapnya.

    Cevi menegaskan, kondisi tersebut bukan berarti IPA Bantuas berhenti beroperasi sepanjang hari. Pengurangan dilakukan pada jam operasional dengan menyesuaikan hasil pemantauan kadar klorida.

    Pemantauan bahkan dilakukan setiap 15 menit. Ketika kadar klorida turun dan berada pada kondisi yang memungkinkan, produksi kembali dijalankan. Namun, apabila kembali meningkat, produksi akan dihentikan sementara.

    “Tidak ada stop total 24 jam, tidak ada. Cuma pengurangan jam operasional saja,” tegasnya.

    Di sisi distribusi, kembalinya produksi sejumlah IPA membuat aliran air kepada pelanggan mulai dipulihkan. Namun, distribusi belum langsung merata di seluruh jaringan karena sebagian pipa sebelumnya kosong dan membutuhkan waktu untuk kembali terisi.

    “Banyak pipa kosong. Mungkin belum merata untuk aliran airnya. Mudah-mudahan malam ini sudah merata semua,” katanya.

    Seiring kondisi pelayanan yang kembali normal, terminal bantuan air bersih di Selili juga tidak lagi dibuka. Perumda menilai kebutuhan bantuan distribusi berkurang karena sebagian besar IPA sudah kembali menghasilkan air dan mengalirkannya melalui jaringan.

    Meski demikian, kondisi sumber air baku masih menjadi perhatian. Perumda akan melanjutkan pemantauan selama 10 hari ke depan untuk melihat perkembangan kadar klorida dan kemungkinan terjadinya kembali intrusi air asin.

    Cevi berharap hujan turun di wilayah hulu maupun Samarinda. Curah hujan tersebut diharapkan membantu menjaga kondisi sumber air baku sehingga produksi air bersih dapat berlangsung stabil.

    “Mudah-mudahan di hulu ada hujan, di Samarinda ada hujan juga, mudah-mudahan tidak ada lagi intrusi air asin,” harapnya.

    Perumda juga mengimbau masyarakat memanfaatkan kondisi pelayanan yang mulai normal dengan menampung air secukupnya. Masyarakat diminta menggunakan air secara bijak sembari menunggu kondisi sumber air baku benar-benar stabil.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Pemprov Kaltim Matangkan Tata Kelola Sangkulirang-Mangkalihat

    Oktober 30, 2026

    Bantuan untuk Warga Miskin Kaltim Perlu Disesuaikan dengan Mata Pencaharian

    Oktober 29, 2026

    DLH Kaltim Kejar Sinkronisasi KLHS dan Revisi RTRW

    Oktober 29, 2026

    Benih Tanpa Sertifikasi Terancam Tak Bisa Diedarkan di Kaltim

    Oktober 27, 2026

    BPBD Samarinda Catat 309 Kebakaran Lahan, Lima Orang Diproses Polisi

    Oktober 23, 2026

    Kaltim Raih Penghargaan TPAKD 2026, Gubernur dan Wagub Tak Hadir

    Oktober 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Terlalu Sering Membaca Berita Buruk? Kenali Doomscrolling dan Cara Menguranginya

    AminahNovember 1, 2026

    Insitekaltim – Pernah membuka media sosial hanya untuk melihat satu berita, tetapi akhirnya terus menggulir layar…

    Ramai Tren Stop the Wedding di Media Sosial, Kenali Tanda Hubungan yang Tidak Sehat Sebelum Menikah

    November 1, 2026

    Ikan Asin Diduga Disemprot Obat Serangga, Ini Risiko dan Cara Mengenalinya

    November 1, 2026

    Dari Pemulung Menjadi Mitra Pemilah, DLH Samarinda Bangun Kolaborasi Pengelolaan Sampah

    November 1, 2026

    Tekan Angka Kekerasan, DP2PA Samarinda Perkuat Kepedulian terhadap Perempuan dan Anak

    November 1, 2026
    1 2 3 … 3,419 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.