Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Samarinda Soroti Minimnya Penerangan Permukiman, Lampu Jalan Mulai Diusulkan

    Oktober 19, 2026

    Andi Harun: Perubahan Tak Cukup dari Jalanan, Harus Masuk ke Ruang Kebijakan

    Oktober 19, 2026

    Lima Provinsi di Kalimantan Diusulkan Bersatu Dorong Penanganan Karhutla ke Pusat

    Oktober 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Menuju Generasi Emas, IKIP PGRI Kaltim Bekali Mahasiswa dengan Beragam Wawasan
    Pendidikan

    Menuju Generasi Emas, IKIP PGRI Kaltim Bekali Mahasiswa dengan Beragam Wawasan

    Andika SaputraBy Andika SaputraAgustus 17, 2026Updated:Oktober 5, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Suasana PKKMB IKIP PGRI Kaltim, (Infosatu/Adi)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Mahasiswa baru IKIP PGRI Kalimantan Timur (Kaltim) mendapatkan beragam pembekalan dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2026/2027.

    Materi yang diberikan tidak hanya berkaitan dengan lingkungan akademik, tetapi juga teknologi digital, bela negara, kewirausahaan hingga pengenalan program Gratispol.

    Ketua Panitia PKKMB IKIP PGRI Kaltim Tejo Suparno mengatakan, rangkaian kegiatan dirancang untuk memberikan gambaran yang lebih luas kepada mahasiswa sebelum menjalani kehidupan perkuliahan.

    “Kita mengenalkan program studi, fakultas dan organisasi kemahasiswaan. Dari luar ada akademisi, TNI-Polri, pemerintah dan pengusaha,” ujar Tejo, Senin, 17 Agustus 2026.

    PKKMB tahun ini mengusung tema “Membangun Mahasiswa Berkarakter, Berkarya Tanpa Batas Menuju Generasi Emas.”

    Menurut Tejo, tema tersebut menjadi bagian dari upaya membangun karakter mahasiswa sekaligus mempersiapkan mereka agar memiliki kemampuan untuk berkontribusi menuju Indonesia Emas 2045.

    Untuk memperkaya wawasan peserta, panitia menghadirkan sejumlah narasumber eksternal. Akademisi akan memberikan materi mengenai teknologi digital, sementara unsur TNI dan Polri memberikan pembekalan bela negara.

    Pada hari terakhir peserta juga dijadwalkan mendapatkan materi mengenai program Gratispol yang direncanakan disampaikan oleh perwakilan pemerintah daerah. Selain itu, pelaku dunia usaha turut dihadirkan untuk memberikan materi mengenai kewirausahaan.

    Sementara dari lingkungan internal kampus, mahasiswa akan mendapatkan pengenalan mengenai program studi, fakultas serta organisasi kemahasiswaan, termasuk Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).

    Tejo menjelaskan PKKMB berlangsung selama empat hari dengan kegiatan setiap harinya dimulai pukul 07.30 hingga 16.30 WITA. Durasi tersebut ditentukan berdasarkan materi yang telah disiapkan panitia serta pedoman pelaksanaan PKKMB dari Kementerian Pendidikan Tinggi.

    “Kita memilih empat hari. Tidak mengambil tiga hari, tetapi juga tidak sampai enam hari, karena disesuaikan dengan materi yang kami rencanakan,” katanya.

    Sebanyak 298 peserta mengikuti PKKMB tahun ini. Jumlah tersebut terdiri atas 281 mahasiswa baru dan 17 mahasiswa lama yang belum mengikuti PKKMB pada tahun sebelumnya.

    Dari 281 mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Ekonomi tercatat memiliki 40 mahasiswa, Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) sebanyak 217 mahasiswa, dan Pendidikan Otomotif sebanyak 24 mahasiswa.

    Adapun 17 mahasiswa lama yang mengikuti PKKMB tahun ini berasal dari semester tiga. Keikutsertaan mereka diperlukan karena sertifikat PKKMB menjadi salah satu persyaratan untuk mengikuti ujian skripsi.

    “Kalau tidak ikut PKKMB sertifikatnya tidak ada. Sertifikat itu menjadi salah satu syarat ketika mereka nanti mau ujian skripsi,” jelas Tejo.

    Ia menilai komposisi materi yang melibatkan narasumber dari dalam dan luar kampus penting agar mahasiswa tidak hanya memahami proses akademik. Mereka juga mendapatkan wawasan mengenai kehidupan sosial, dunia kerja dan berbagai hal yang dapat menjadi bekal setelah menyelesaikan pendidikan.

    “Jadi ada narasumber dari luar dan dari dalam kampus. Dari luar ada akademisi, TNI-Polri, pemerintah dan pengusaha. Dari dalam, kita mengenalkan program studi, fakultas dan organisasi kemahasiswaan,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    PP PAUD Kaltim Dorong Deteksi Dini Perkembangan Anak Lewat Pelatihan Asesmen

    Oktober 17, 2026

    Disdikbud Kaltim Dorong Seniman Masuk Sekolah, Karya Seni Lokal Diusulkan Masuk Museum

    Oktober 13, 2026

    PJJ di Samarinda Bergantung Kualitas Udara, Sekolah Diminta Berkoordinasi dengan Puskesmas

    Oktober 12, 2026

    Kebijakan Tak Naik Kelas Berisiko Tekan Siswa, Disdikbud Kaltim Khawatir Siswa Enggan Sekolah

    Oktober 12, 2026

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Mahasiswa Dorong Perpustakaan Samarinda Tingkatkan Fasilitas sebagai Ruang Belajar

    Oktober 5, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Samarinda Soroti Minimnya Penerangan Permukiman, Lampu Jalan Mulai Diusulkan

    Ratu ArifanzaOktober 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebutuhan penerangan jalan di kawasan permukiman menjadi salah satu aspirasi masyarakat yang…

    Andi Harun: Perubahan Tak Cukup dari Jalanan, Harus Masuk ke Ruang Kebijakan

    Oktober 19, 2026

    Lima Provinsi di Kalimantan Diusulkan Bersatu Dorong Penanganan Karhutla ke Pusat

    Oktober 19, 2026

    Aksi Karhutla Berlanjut, DP3A Kaltim Negosiasi agar Massa Pindah ke Dalam Ruangan

    Oktober 19, 2026

    Bayi Diduga Terdampak Asap Karhutla, TRC PPA Kaltim Desak Status Bencana Nasional

    Oktober 19, 2026
    1 2 3 … 3,393 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.