Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tak Temui Massa Aksi, Gubernur Kaltim Pilih Dialog Tertutup Demi Keamanan dan Substansi

    April 23, 2026

    Program MBG di SDN 007 Samarinda Ulu Dievaluasi, Kepala Sekolah Akui Ada Keluhan

    April 23, 2026

    SDN 007 Samarinda Ulu Rayakan HUT ke-10, Tampilkan Inovasi dan Peluncuran Program Digital

    April 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Mencegah Kekerasan Dan Eksploitasi Anak, Halda : PUSPAGA Layanan Solusi Bagi Orang Tua
    Daerah

    Mencegah Kekerasan Dan Eksploitasi Anak, Halda : PUSPAGA Layanan Solusi Bagi Orang Tua

    MartinusBy MartinusJuli 16, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Keluarga merupakan tempat utama bagi anak untuk mendapatkan kasih sayang, bimbingan, arahan dan perlindungan dari kekerasan serta eksploitasi. Disini peran orang tua memiliki andil cukup besar dalam pembentukan karakteristik anak dalam proses pendewasaannya.
    Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (PPPA) menyiapkan program unggulan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) untuk mengatasi masalah ini. PUSPAGA merupakan Layanan Satu Pintu Keluarga Berbasis Hak Anak untuk memberikan solusi bagi para orang tua, anak, serta keluarga ketika harus menghadapi permasalahan pada langkah awal pendewasaan anak.
    Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim, Ir H Halda Arsyad MM mengaku, bahwa PUSPAGA di Kaltim terutama Samarinda memang terlambat, tapi lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali.
    “Dulu ada Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), juga menjalankan fungsi selain melalukan pendampingam terhadap korban kekerasan, serta ada konseling. Hampir mirip dengan PUSPAGA konseling,”terang Halda.
    Lebih lanjut, Halda menjelaskan, P2TP2A sudah dibubarkan sejak Desember 2018 berdasarkan peraturan menteri nomer 4 Tahun 2012, maka diserahkan kepada Dinas.
    “Dinas diwajibkan membentuk yang namanya unit pelaksana teknis untuk daerah. UPT untuk provinsi masih selangkah lagi, kami masih menunggu undangan dari kementerian dalam negeri,” tambahnya.
    Halda berkata, terkait administrasi sudah tidak ada masalah dan telah rampung.
    “Melihat dengan adanya beberapa UPTD yang ikut terlibat, kegiatan nanti akan terbatas hanya untuk pelayanan korban. Terkait masalah-masalah kekerasan, dan masyarakat yang ingin curhat, maka di wadah PUSPAGA ini lah diharapkan bisa membantu masyarakat menyelesaikan masalahnya,” imbuhnya.
    Halda memaparkan, PUSPAGA awalnya hanya ada di provinsi saja, tapi nanti akan ada pembentukan di kabupaten Kota. Untuk Samarinda sendiri masih dalam proses.
    “SDM yang ikut serta nanti tidak akan sembarang pilih, kami akan memilih orang yang betul-betuk ahli. Tapi untuk sementara kita akan mencari volunteer terlebih dahulu,” tutupnya. (Nada)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Menaker Genjot Pelatihan Vokasi Nasional 2026

    April 20, 2026

    Air Jadi Tambang Baru, Gubernur Rudy Mas’ud Genjot Pajak Permukaan di Kaltim

    Maret 28, 2026

    Kaltim Bidik Kelapa Genjah sebagai Primadona Baru di Era IKN

    Maret 27, 2026

    Prabowo Terima Kritik, Dorong Peran Devil’s Advocate untuk Uji Kebijakan

    Maret 20, 2026

    Prabowo Soroti Budaya Laporan Asal Bapak Senang, Tekankan Pentingnya Kejujuran Data

    Maret 20, 2026

    Hilal Tak Terpantau di 170 Titik, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H di Hari Sabtu

    Maret 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tak Temui Massa Aksi, Gubernur Kaltim Pilih Dialog Tertutup Demi Keamanan dan Substansi

    Andika SaputraApril 23, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Keputusan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud, yang tidak menemui langsung massa…

    Program MBG di SDN 007 Samarinda Ulu Dievaluasi, Kepala Sekolah Akui Ada Keluhan

    April 23, 2026

    SDN 007 Samarinda Ulu Rayakan HUT ke-10, Tampilkan Inovasi dan Peluncuran Program Digital

    April 23, 2026

    Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan Dilaunching, Kampus di Kaltim Didorong Maksimalkan Kuota

    April 23, 2026

    Enam Bangunan Hangus Terbakar di Jalan Lambung Mangkurat, Akses Sempit Hambat Pemadaman

    April 23, 2026
    1 2 3 … 3,070 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.