Insitekaltim, Samarinda – Kebakaran melanda kawasan padat penduduk di Jalan Lambung Mangkurat, tepatnya di Gang Masjid, pada Kamis siang sekitar pukul 14.30 WITA. Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya enam bangunan, terdiri dari lima rumah tunggal dan satu bangunan bangsalan dengan lima pintu.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda, Hendra menjelaskan, pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 14.30 WITA dan langsung mengerahkan petugas ke lokasi kejadian. Proses pemadaman berlangsung lebih dari satu jam hingga api berhasil dikendalikan.
“Informasi kami terima sekitar jam 14.30. Lokasinya di Jalan Lambung Mangkurat, Gang Masjid. Ada enam bangunan yang terbakar, lima rumah tunggal dan satu bangsalan dengan lima pintu,” ujarnya.
Ia menambahkan, upaya pemadaman sempat mengalami kendala akibat kondisi akses jalan yang sempit. Hal tersebut menyulitkan mobil tangki pemadam untuk menjangkau titik api secara maksimal.
“Akses jalan cukup sempit, sehingga kami kesulitan masuk dengan mobil tangki,” jelasnya.
Dalam penanganan kebakaran ini, pihaknya menurunkan dua posko, masing-masing dengan tiga unit armada. Total enam unit mobil pemadam dikerahkan untuk mempercepat proses pemadaman dan mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitarnya.
Meski kebakaran tergolong cukup besar dan melanda kawasan padat, hingga saat ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Pihaknya menyebut tidak ada korban luka berat dalam kejadian tersebut, meskipun kemungkinan luka ringan masih dalam pendataan.
“Untuk sementara tidak ada korban jiwa. Luka berat juga tidak ada, tapi mungkin ada luka ringan seperti lecet-lecet, itu masih kami pastikan,” katanya.
Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini masih belum diketahui dan akan ditangani lebih lanjut oleh pihak berwenang. Petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber api.
Menanggapi kejadian kebakaran yang belakangan dinilai cukup sering terjadi, pihak pemadam kebakaran mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama memasuki musim kemarau.
“Dari informasi BMKG, ini sudah mulai memasuki musim kemarau. Kami imbau masyarakat untuk selalu waspada, periksa kompor, instalasi listrik, dan hal-hal lain yang berpotensi menimbulkan kebakaran,” tegasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga untuk lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan dengan akses terbatas yang dapat menghambat proses penanganan darurat.

