Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Arus Urbanisasi ke Samarinda Meningkat Sejak IKN, Tenaga Kerja Lokal Diminta Jadi Prioritas

    July 25, 2026

    Rudy Mas’ud Akan Benahi Daya Tampung Sekolah Usai Kisruh SPMB

    July 25, 2026

    Harapan Sekolah Anak Samarinda Capai Kuliah, Rata-rata Warga Masih Setara Kelas XI SMA

    July 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Setiap Hujan Deras, Siswa SDN 012 Samarinda Terpaksa Libur
    Pendidikan

    Setiap Hujan Deras, Siswa SDN 012 Samarinda Terpaksa Libur

    SittiBy SittiJune 4, 2026Updated:July 2, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kondisi halaman SDN 012 Karang Mulya, Kecamatan Sungai Kunjang, Kamis, 4/6/2026 (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Banjir yang terus berulang di SDN 012 Karang Mulya Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda membuat kegiatan belajar mengajar kerap lumpuh.

    Setiap hujan deras dengan durasi lebih dari satu jam, air dapat menggenangi lingkungan sekolah hingga mencapai 80 sentimeter.

    Teks: Kepala Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasarana SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Samarinda Amelia Indah Larasati, Kamis, 4/6/2026 (Insitekaltim/Aminah)

    Akibatnya, ratusan siswa tidak hanya kehilangan waktu belajar saat banjir datang, tetapi juga harus menunggu berhari-hari hingga lumpur yang tertinggal dibersihkan.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDN 012 Sungai Kunjang Laode Akahan Hairah mengatakan, kondisi tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun dan menjadi penyebab utama terganggunya kegiatan pendidikan.

    “Kalau hujan deras banjirnya sampai selutut bahkan lebih di dalam kelas. Setelah surut biasanya meninggalkan lumpur tebal sehingga anak-anak bisa dua sampai tiga hari tidak masuk sekolah karena guru harus gotong royong membersihkan sekolah,” ujarnya saat ditemui di sekolah, Kamis, 4 Juni 2026.

    Menurut Laode, perbaikan kecil atau renovasi tidak lagi menjadi solusi. Ia berharap pemerintah membangun ulang sekolah dengan elevasi yang lebih tinggi agar terbebas dari genangan.

    “Kami berharap sekolah ini dibangun ulang. Kalau hanya memperbaiki yang rusak, kurang efektif karena setiap hujan pasti banjir lagi. Solusi paling tepat menurut kami ditinggikan sekitar satu sampai satu setengah meter,” katanya.

    Sekolah yang memiliki tujuh rombongan belajar dengan 176 siswa dan 10 tenaga pendidik itu bahkan mulai kehilangan calon peserta didik baru. Banyak orang tua memilih menyekolahkan anaknya ke sekolah lain yang dianggap lebih aman dari banjir.

    “Orang tua sekarang lebih memilih sekolah yang lebih jauh tetapi tidak banjir. Ini berpengaruh terhadap jumlah murid kami,” ungkapnya.

    Persoalan lain yang turut menjadi sorotan adalah belum masuknya SDN 012 dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Padahal sejumlah sekolah di sekitar Lok Bahu telah menerima program tersebut.

    “Sampai sekarang kami belum mendapatkan MBG. Orang tua murid juga sering bertanya kenapa sekolah lain sudah dapat sementara kami belum,” jelasnya.

    Laode menegaskan bahwa kondisi bangunan kelas sebenarnya masih layak digunakan. Namun, persoalan banjir menjadi hambatan utama yang harus segera diselesaikan.

    “Kalau sekolah ini ditinggikan, saya yakin anak-anak tidak perlu lagi libur setiap kali hujan deras turun,” tegasnya.

    Sementara itu, Kepala Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasarana SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda Amelia Indah Larasati, mengakui masih ada sejumlah pekerjaan infrastruktur pendidikan yang tertunda akibat keterbatasan anggaran.

    Beberapa proyek pembangunan sekolah yang telah selesai dibangun pada 2025 belum dapat difungsikan secara maksimal karena belum dilengkapi mebel dan sarana pendukung lainnya.

    “Kondisi keuangan memang membuat beberapa kebutuhan sarana harus bertahap. Untuk pengadaan mebel masih menunggu proses bantuan keuangan yang saat ini belum berjalan,” jelas Amelia.

    Dinas Pendidikan saat ini juga tengah menyusun daftar prioritas kebutuhan sarana sekolah untuk diusulkan pada perubahan anggaran maupun APBD 2027.

    “Kami terus menginventarisasi kebutuhan sekolah-sekolah. Mana yang paling mendesak akan menjadi prioritas untuk diperjuangkan pada anggaran berikutnya,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Akan Benahi Daya Tampung Sekolah Usai Kisruh SPMB

    July 25, 2026

    Harapan Sekolah Anak Samarinda Capai Kuliah, Rata-rata Warga Masih Setara Kelas XI SMA

    July 25, 2026

    Predikat Pramuka Garuda Tak Bisa Diraih Instan, Karakter Jadi Penilaian Utama

    July 25, 2026

    Lulusan SMK Masih Dominasi Pengangguran, Dewan Pendidikan Soroti Kesenjangan dengan Dunia Industri

    July 24, 2026

    1.040 Mahasiswa di Berau Terima Gratispol Rp4,49 Miliar, Gubernur: Investasi SDM Kaltim

    July 23, 2026

    Transisi ke SMP dan SMA Jadi Fase Paling Rawan Anak Putus Sekolah di Samarinda

    July 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Arus Urbanisasi ke Samarinda Meningkat Sejak IKN, Tenaga Kerja Lokal Diminta Jadi Prioritas

    SittiJuly 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak hanya menarik arus investasi ke Kaltim,…

    Rudy Mas’ud Akan Benahi Daya Tampung Sekolah Usai Kisruh SPMB

    July 25, 2026

    Harapan Sekolah Anak Samarinda Capai Kuliah, Rata-rata Warga Masih Setara Kelas XI SMA

    July 25, 2026

    PAN Panaskan Mesin Politik 2029, Edi Oloan Bentuk 2.000 Relawan TPS di Samarinda

    July 25, 2026

    Predikat Pramuka Garuda Tak Bisa Diraih Instan, Karakter Jadi Penilaian Utama

    July 25, 2026
    1 2 3 … 3,238 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.