Insitekaltim, Samarinda – Wakil Ketua Organisasi Hukum dan Keamanan (Orgakum) Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Samarinda sekaligus Ketua Pelaksana Seleksi Penilaian Pramuka Garuda Akhmad Albert R menegaskan predikat Pramuka Garuda tidak dapat diraih secara instan.

Selain aktif dalam kegiatan kepramukaan, peserta harus memiliki karakter dan kepribadian yang baik sebagai syarat utama memperoleh penghargaan tertinggi dalam Gerakan Pramuka.
“Usulan peserta berasal dari gugus depan, kemudian diseleksi di kwartir ranting dan tahap akhirnya di kwartir cabang. Jadi tidak serta-merta dipanggil begitu saja, tetapi ada jenjang dan tahapan yang harus dilalui untuk mendapatkan predikat Pramuka Garuda,” ujarnya saat Seleksi Penilaian Pramuka Garuda di Aula Dinas Perikanan Kota Samarinda, Jalan Dahlia, Sabtu, 25 Juli 2026.
Sebanyak 168 peserta dari empat golongan, yakni siaga, penggalang, penegak dan pandega mengikuti seleksi tersebut. Menurut Albert, pembagian golongan dalam Gerakan Pramuka didasarkan pada usia, bukan jenjang pendidikan di sekolah.
Ia menjelaskan, penilaian Pramuka Garuda tidak hanya melihat kecerdasan atau kemampuan peserta, tetapi juga kepribadian, pergaulan, serta sikap di lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat.
“Kriteria penilaiannya banyak, mulai dari kepribadian, pergaulan, kecerdasan, hingga bagaimana mereka bersikap di sekolah, lingkungan keluarga dan masyarakat. Kalau soal ilmu mungkin sama, tetapi Pramuka mendidik watak dan membentuk kepribadian yang baik. Itu yang menjadi penilaian utama,” terangnya.
Albert menambahkan, panitia tidak menetapkan target jumlah peserta yang harus dinyatakan lulus. Seluruh peserta akan dinilai berdasarkan kelayakan masing-masing.
“Tidak ada target. Siapa yang memang memenuhi syarat akan kami nyatakan berhasil. Kalau belum berhasil, mereka bisa mengikuti pembinaan lagi dan mengulang seleksi. Jadi tidak semua peserta yang mengikuti seleksi Pramuka Garuda pasti lulus,” jelasnya.
Ia berharap peserta yang berhasil meraih predikat Pramuka Garuda mampu menjadi teladan di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat serta tumbuh menjadi pemimpin masa depan yang berkarakter.

