Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Menanggulangi Kemiskinan Ekstrem dan Mengubah Mental ‘Miskin’
    DPRD Samarinda

    Menanggulangi Kemiskinan Ekstrem dan Mengubah Mental ‘Miskin’

    LarasBy LarasMaret 19, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Masalah kemiskinan menjadi momok menakutkan bagi pemerintah. Belum teratasi secara menyeluruh, muncul juga masalah lain yang masih sama, bahkan lebih miris, yakni kemiskinan ekstrem.

    Kemiskinan merupakan ketidakmampuan penduduk dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran atau yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan wilayah tersebut.

    Kemiskinan ekstrem sendiri adalah kondisi ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhan dasar yaitu kebutuhan makanan, air minum bersih, sanitasi layak, kesehatan, tempat tinggal, pendidikan dan akses informasi yang tidak hanya terbatas pada pendapatan, tetapi juga akses pada layanan sosial.

    Menurut Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sri Puji Astuti, kemiskinan ekstrem sangatlah memprihatinkan. Walau sudah melakukan berbagai langkah untuk menanggulanginya, namun tidak akan mudah jika dilakukan hanya bergantung pada sebelah pihak.

    Di mana, ia menjelaskan, diperlukan kolaborasi lintas sektor yang harus dilakukan baik antarlembaga, instansi, organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh sosial dan keagamaan, serta masyarakat.

    Kemudian, Puji sapaan akrabnya ini menekankan bahwa yang paling penting dibutuhkan kolaborasi melalui kesadaran dari masyarakat itu sendiri. Kesadaran akan keinginan untuk memperbaiki kualitas hidup dengan kemauan keras melawan arus kemiskinan.

    Selain itu, politikus Partai Demokrat ini menyebutkan apabila masyarakat terlalu larut dalam ‘timangan’ pemerintah melalui subsidi atas kemalasannya, hanya akan menjadikan diri mereka seperti layaknya bermental pengemis.

    “Masyarakat terlena dengan bantuan pemerintah dan pribadi-pribadi yang senang mendapatkan bantuan daripada berusaha ini, seperti mengemis, kalau bisa kita buang dari mindset kita,” jelasnya.

    Salah satu usaha paling pertama untuk memiliki kesadaran antimengemis ia sampaikan, yakni memiliki pegangan agama yang kuat. Semua agama mengajarkan untuk bersemangat menjalani kehidupan dengan pikiran yang sehat, juga pantang meminta.

    Selain itu, penting juga menerapkan kepentingan moral bermasyarakat atas kepentingan pribadi. Artinya menolong sesama dengan memberi makan banyak perut, jauh lebih baik dari mengenyangkan diri sendiri.

    “Caranya adalah harus memiliki pegangan agama yang kuat, moralitas. Keterlibatan masyarakat sekitar kita juga, melihat tetangga kita kelaparan masa tega?” ujarnya.

    Ia berharap semakin banyak masyarakat yang sadar dalam hal memiliki kemauan untuk hidup yang lebih baik. Baginya, setiap usaha pasti membuahkan hasil. Maka itu, kesadaran kecil masyarakat untuk berubah dari mental ‘miskin’ dan menolong sesama perlu dibentuk.

    Kemiskinan Ektream OPD Sri Puji Astuti
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026

    DPRD Samarinda Minta Sekolah Siapkan Opsi Daring Saat Udara Memburuk

    September 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    R’syaSeptember 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XIV Kalimantan Timur (Kaltim) Titit Lestari…

    Polda Kaltim Tangani 37 Kasus Karhutla, 12 Orang Jadi Tersangka

    September 13, 2026

    Jalan Tanpa Tujuan, Ketika Keluar Rumah Jadi Cara Melepas Penat

    September 13, 2026

    Jalan Cendana Samarinda Pusat Jajanan Murah yang Ramai Diserbu Warga

    September 13, 2026

    Karhutla Dekat APT Pranoto, Penerbangan Tetap Normal

    September 13, 2026
    1 2 3 … 3,338 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.