Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Perluas Perlindungan BPJS Gratispol, Kepesertaan Ditarget Bertambah 10 Ribu Jiwa

    July 30, 2026

    DLH Samarinda Matangkan 10 Ex Generator, Target Kurangi Beban TPA

    July 30, 2026

    Kaltim Bidik Peluang Jadi Tuan Rumah FORNAS 2027, KORMI Nilai Infrastruktur IKN Jadi Modal Kuat

    July 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Menanggulangi Kemiskinan Ekstrem dan Mengubah Mental ‘Miskin’
    DPRD Samarinda

    Menanggulangi Kemiskinan Ekstrem dan Mengubah Mental ‘Miskin’

    LarasBy LarasMarch 19, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Masalah kemiskinan menjadi momok menakutkan bagi pemerintah. Belum teratasi secara menyeluruh, muncul juga masalah lain yang masih sama, bahkan lebih miris, yakni kemiskinan ekstrem.

    Kemiskinan merupakan ketidakmampuan penduduk dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran atau yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan wilayah tersebut.

    Kemiskinan ekstrem sendiri adalah kondisi ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhan dasar yaitu kebutuhan makanan, air minum bersih, sanitasi layak, kesehatan, tempat tinggal, pendidikan dan akses informasi yang tidak hanya terbatas pada pendapatan, tetapi juga akses pada layanan sosial.

    Menurut Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sri Puji Astuti, kemiskinan ekstrem sangatlah memprihatinkan. Walau sudah melakukan berbagai langkah untuk menanggulanginya, namun tidak akan mudah jika dilakukan hanya bergantung pada sebelah pihak.

    Di mana, ia menjelaskan, diperlukan kolaborasi lintas sektor yang harus dilakukan baik antarlembaga, instansi, organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh sosial dan keagamaan, serta masyarakat.

    Kemudian, Puji sapaan akrabnya ini menekankan bahwa yang paling penting dibutuhkan kolaborasi melalui kesadaran dari masyarakat itu sendiri. Kesadaran akan keinginan untuk memperbaiki kualitas hidup dengan kemauan keras melawan arus kemiskinan.

    Selain itu, politikus Partai Demokrat ini menyebutkan apabila masyarakat terlalu larut dalam ‘timangan’ pemerintah melalui subsidi atas kemalasannya, hanya akan menjadikan diri mereka seperti layaknya bermental pengemis.

    “Masyarakat terlena dengan bantuan pemerintah dan pribadi-pribadi yang senang mendapatkan bantuan daripada berusaha ini, seperti mengemis, kalau bisa kita buang dari mindset kita,” jelasnya.

    Salah satu usaha paling pertama untuk memiliki kesadaran antimengemis ia sampaikan, yakni memiliki pegangan agama yang kuat. Semua agama mengajarkan untuk bersemangat menjalani kehidupan dengan pikiran yang sehat, juga pantang meminta.

    Selain itu, penting juga menerapkan kepentingan moral bermasyarakat atas kepentingan pribadi. Artinya menolong sesama dengan memberi makan banyak perut, jauh lebih baik dari mengenyangkan diri sendiri.

    “Caranya adalah harus memiliki pegangan agama yang kuat, moralitas. Keterlibatan masyarakat sekitar kita juga, melihat tetangga kita kelaparan masa tega?” ujarnya.

    Ia berharap semakin banyak masyarakat yang sadar dalam hal memiliki kemauan untuk hidup yang lebih baik. Baginya, setiap usaha pasti membuahkan hasil. Maka itu, kesadaran kecil masyarakat untuk berubah dari mental ‘miskin’ dan menolong sesama perlu dibentuk.

    Kemiskinan Ektream OPD Sri Puji Astuti
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Pemkot Samarinda Siapkan Perwali untuk Akhiri Tumpang Tindih Program dan Data Antar-OPD

    July 22, 2026

    Pemkot Pilih Teguran dan Pembinaan, Bagi ASN Langgar Aturan WFH Belum Disanksi

    July 21, 2026

    Sekda Kaltim Saring Belanja OPD di Atas Rp10 Juta, Prioritaskan Anggaran Mendesak

    July 9, 2026

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    July 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    July 9, 2026

    Tiga Jalan Protokol di Samarinda Gelap Gulita, Dewan Desak Dishub Segera Peremajaan Tiang

    July 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Perluas Perlindungan BPJS Gratispol, Kepesertaan Ditarget Bertambah 10 Ribu Jiwa

    Nur AjijahJuly 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Program layanan kesehatan Gratispol, terus diperkuat akses layanannya oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan…

    DLH Samarinda Matangkan 10 Ex Generator, Target Kurangi Beban TPA

    July 30, 2026

    Kaltim Bidik Peluang Jadi Tuan Rumah FORNAS 2027, KORMI Nilai Infrastruktur IKN Jadi Modal Kuat

    July 30, 2026

    Balai Kota Samarinda Masih Jadi Magnet Warga yang Gemar Jogging

    July 29, 2026

    DP3A Kaltim Kemas HAN dengan Layanan Edukasi dan Kesehatan Gratis

    July 29, 2026
    1 2 3 … 3,247 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.