Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Agustus 11, 2026

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026

    BAZNAS Kaltim Himpun Rp19,05 Miliar hingga Juli 2026, Zakat Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Mustahik

    Agustus 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Mahasiswa Kepung Kantor Gubernur Kaltim, BEM FISIP Unmul Desak Evaluasi Pemprov dan DPRD
    Kaltim

    Mahasiswa Kepung Kantor Gubernur Kaltim, BEM FISIP Unmul Desak Evaluasi Pemprov dan DPRD

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 21, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua BEM FISIP Universitas Mulawarman, Rossa Tri Rahmawati Bahri, saat menyampaikan orasi. (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Aksi unjuk rasa mahasiswa kembali berlangsung di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Jalan Gajah Mada, pada Selasa, 21 April 2026.

    Dalam aksi tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman (Unmul) turut menyuarakan sejumlah tuntutan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dan DPRD Kaltim.

    Ketua BEM FISIP Unmul Rossa Tri Rahmawati Bahri menjelaskan, terdapat tiga poin utama tuntutan yang disampaikan mahasiswa dalam aksi tersebut.

    “Jadi pertama, poin tuntutannya ada tiga. Itu sudah tertuju hari ini ke pemprov dan juga ke DPRD selaku legislatif,” ujarnya.

    Ia merinci, tuntutan pertama adalah mendesak evaluasi total terhadap kinerja Pemprov Kaltim. Kedua, mahasiswa menuntut agar praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dihentikan segera di wilayah Kaltim. Sementara tuntutan ketiga, ditujukan kepada DPRD, khususnya dalam menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal dan menyeluruh.

    “Yang ketiga, itu adalah menuntut hari ini DPRD khususnya yang mempunyai fungsi pengawasan untuk melakukan pengawasan secara maksimal dan total,” lanjutnya.

    Meski sempat melakukan audiensi dengan pihak DPRD, Rossa mengaku belum merasa puas dengan hasil yang diperoleh.

    Ia menilai kehadiran pimpinan DPRD menjadi hal penting dalam pengambilan keputusan.

    “Kalau saya pribadi, nggak puas. Karena satu, pimpinan DPRD nggak keluar. Kedua, yang menandatangani hari ini adalah perwakilan-perwakilan. Sedangkan di DPRD perlu keputusan mutlak itu terutama yang paling penting adalah Ketua DPRD itu sendiri,” tegasnya.

    Kekecewaan tersebut juga dipicu oleh tidak hadirnya Ketua DPRD secara langsung saat aksi berlangsung. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan belum maksimalnya respons terhadap aspirasi mahasiswa yang disampaikan secara terbuka.

    Lebih lanjut, aksi yang digelar di depan Kantor Gubernur ini memiliki tujuan utama yakni, untuk membuka ruang dialog antara mahasiswa dan pemerintah daerah.

    Ia menyinggung aksi sebelumnya pada 23 Februari lalu sebagai pembanding, di mana mahasiswa juga menuntut untuk dapat bertemu langsung dengan pihak terkait.

    “Goals-nya adalah seperti aksi 23 Februari kemarin, kita mau ditemuin, kita mau dialog bahwa hari ini justru tidak berkurang tapi kian bertambah permasalahan-permasalahan yang ada di Kaltim,” jelasnya.

    Harapan terbesar mahasiswa adalah dapat didengarkan secara langsung oleh pemerintah sebagai bentuk penyampaian aspirasi.

    “Jadi harapan kami besar bisa ditemui karena satu-satunya hari ini goals kami ya kami ingin didengarkan sebagai bentuk kami penyampaian aspirasi,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    BMKG Catat 78 Titik Panas di Kaltim, Puncak Kemarau Diprediksi Terjadi Agustus

    Juli 19, 2026

    Kaltim Bidik Pertahankan Juara Umum MTQN, LPTQ Tekankan Pembinaan Berbasis Pengabdian

    Juli 14, 2026

    Produksi Ikan Kaltim Meningkat, DKP Pastikan Pasok Bahan Baku MBG Aman

    Juli 13, 2026

    PT PSB Hanya Kirim Kuasa Hukum, Komisi IV DPRD Kaltim Tunda Pembahasan Hasil Supervisi

    Juni 29, 2026

    Supervisi DPRD Kaltim Temukan Dugaan Pengelolaan Limbah PT PSB Tak Sesuai Dokumen Lingkungan

    Juni 29, 2026

    80 Persen Warga Kaltim Terhubung Internet, Penyebaran Hoaks Kian Masif

    Juni 13, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Nur AjijahAgustus 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah tekanan fiskal dan proyeksi penurunan pendapatan daerah, Pemerintah Kota (Pemkot)…

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026

    BAZNAS Kaltim Himpun Rp19,05 Miliar hingga Juli 2026, Zakat Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Mustahik

    Agustus 11, 2026

    Kejurkot Basket Samarinda 2026 Usai, Perbasi Tegaskan Pembinaan Atlet Tak Boleh Berhenti

    Agustus 11, 2026

    Andi Harun Ajak Hasanuddin Mas’ud Belajar APBD: Saya Terangkan dengan Bahasa Bayi

    Agustus 11, 2026
    1 2 3 … 3,272 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.