Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Arif Kurniawan Ajak Warga Samarinda Perkuat Semangat Hijrah

    Juni 16, 2026

    Lonjakan Diabetes pada Usia Muda, Akibat Makanan Instan dan Kurang Gerak

    Juni 16, 2026

    Fahmi: Kaltim Tak Sekadar Berpartisipasi, Targetkan Prestasi di PENAS Petani Nelayan XVII Gorontalo

    Juni 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Lonjakan Diabetes pada Usia Muda, Akibat Makanan Instan dan Kurang Gerak
    Kesehatan

    Lonjakan Diabetes pada Usia Muda, Akibat Makanan Instan dan Kurang Gerak

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuni 16, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi contoh makanan instan (foto by AI)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Remaja yang lebih banyak menghabiskan waktu, dengan aktivitas pasif dan kurang bergerak. Memiliki risiko lebih besar, mengalami gangguan metabolisme yang dapat berujung pada diabetes maupun hipertensi.

    Selain faktor pola makan, rendahnya aktivitas fisik juga menjadi perhatian.

    Kepala Dinkes Kaltim Jaya Mualimin mengatakan, perubahan pola konsumsi masyarakat menjadi salah satu faktor utama. Mendorong peningkatan kasus penyakit metabolik, pada usia produktif, bahkan anak-anak.

    Penyakit tidak menular seperti diabetes melitus dan hipertensi kini tidak lagi identik dengan kelompok usia lanjut.

    Dinas Kesehatan Kalimantan Timur (Dinkes Kaltim) mencatat, kedua penyakit tersebut mulai banyak ditemukan pada kelompok usia yang lebih muda.

    “Memang semakin menyasar usia muda. Salah satu penyebabnya karena kebutuhan pangan sekarang semakin instan,” ujar Jaya, di Samarinda, Senin, 15 Juni 2026.

    Menurutnya, kemudahan memperoleh makanan cepat saji membuat masyarakat semakin sering mengonsumsi makanan dengan kandungan garam, gula, dan lemak (GGL) yang tinggi.

    Pola konsumsi tersebut, berpotensi meningkatkan risiko berbagai penyakit tidak menular, apabila berlangsung dalam jangka panjang.

    Selain faktor pola makan, rendahnya aktivitas fisik juga menjadi perhatian.

    “Garam, gula, dan lemak semakin mudah didapat. Kemudian metabolisme tubuh, terutama pada anak-anak yang kurang gerak, juga menjadi faktor risiko meningkatnya penyakit,” katanya.

    Jaya menjelaskan, kombinasi antara pola makan tinggi kalori dan minim aktivitas fisik dapat memicu obesitas sejak usia dini. Kondisi tersebut menjadi pintu masuk bagi berbagai penyakit kronis yang sebelumnya lebih banyak ditemukan pada kelompok usia dewasa dan lanjut usia.

    Karena itu, Dinkes Kaltim mengimbau masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup sehat melalui konsumsi makanan bergizi seimbang, membatasi asupan gula, garam, dan lemak, serta meningkatkan aktivitas fisik secara rutin.

    Langkah pencegahan sejak dini dinilai penting untuk menekan peningkatan kasus diabetes dan hipertensi yang kini semakin banyak menyerang generasi muda.

     

    Dinkes Kaltim Jaya Mualimin Kesehatan lifestyle
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Lebih dari Olahraga, Mini Soccer Jadi Ruang Bangun Relasi dan Pelepas Penat Anak Muda

    Juni 16, 2026

    Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Kaltim, Diabetes Menempati Urutan Kedua

    Juni 15, 2026

    Dari Arena Skate ke Jaringan Persahabatan, Anak Muda Terhubung Tanpa Batas Daerah

    Juni 15, 2026

    Sering Stres? Berenang Bisa Jadi Cara Sederhana Menenangkan Pikiran

    Juni 14, 2026

    Manfaat Gym untuk Kesehatan Tubuh, Tak Sekadar Membentuk Otot

    Juni 14, 2026

    Berenang Vs Lari, Mana yang Lebih Cepat Membakar Lemak Perut?

    Juni 14, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Arif Kurniawan Ajak Warga Samarinda Perkuat Semangat Hijrah

    Nur AjijahJuni 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Jadikan momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, sebagai sarana introspeksi dan perubahan…

    Lonjakan Diabetes pada Usia Muda, Akibat Makanan Instan dan Kurang Gerak

    Juni 16, 2026

    Fahmi: Kaltim Tak Sekadar Berpartisipasi, Targetkan Prestasi di PENAS Petani Nelayan XVII Gorontalo

    Juni 16, 2026

    Kekosongan Jabatan Definitif di Disdikbud Kaltim Dinilai Jadi Pangkal Kisruh Surat Tugas Guru

    Juni 16, 2026

    Hemat BBM dan Pangkas Biaya Operasional, WFA ASN Kaltim Berpotensi Diperluas Mulai Juli

    Juni 16, 2026
    1 2 3 … 3,148 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.