Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Agustus 11, 2026

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026

    BAZNAS Kaltim Himpun Rp19,05 Miliar hingga Juli 2026, Zakat Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Mustahik

    Agustus 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Legislator Bontang Usulkan Pembelajaran Offline Secara Terbatas
    DPRD Bontang

    Legislator Bontang Usulkan Pembelajaran Offline Secara Terbatas

    SeliBy SeliAgustus 12, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Anggota Komisi I DPRD Bontang, Abdul Haris saat ditemui awak media di Gedung Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Bontang, Kamis (12/8/2021)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nuril – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Legislator dari Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Abdul Haris mengusulkan kepada pihak sekolah untuk melakukan evaluasi pembelajaran offline yang dinilai lebih baik daya serap siswa menerima materi.

    “Selama lebih dari satu tahun, sejak Maret 2020, pembelajaran di sekolah dilakukan dengan media dalam jaringan (daring) dan banyak kelemahan yang muncul dari pembelajaran ini,” kata Abdul Haris ditemui awak media di Gedung Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang, Kamis (12/8/2021).

    Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menilai dengan pembelajaran online, siswa akan terfokus pada gadgetnya, sehingga peluang siswa untuk bermain gadget lebih banyak. Siswa yang seharusnya fokus dengan pembelajaran justru teralihkan dengan bermain gadget.

    “Dampaknya penyerapan materi siswa terhadap pelajaran kurang maksimal,” imbuhnya.

    Abdul Haris menambahkan banyak terjadi evaluasi materi yang dilakukan secara online atau daring justru dikerjakan oleh orang tuanya. Tidak sedikit siswa yang melakukan tes secara online meminta bantuan orang tuanya untuk mengerjakan soal-soal yang diberikan pihak sekolah.

    “Jika kondisinya seperti ini, maka sekolah perlu memformulasikan bagaimana cara agar siswa dapat melakukan evaluasi pembelajaran secara offline,” ujarnya.

    Abdul Haris berharap sekolah bisa menghadirkan siswa ke sekolah dengan jumlah terbatas secara bergantian untuk melaksanakan evaluasi pembelajaran secara offline. Tujuannya agar dapat menilai indeks daya serap siswa.

    “Siswa secara digilir masuk sekolah untuk mengerjakan soal-soal evaluasi materi,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Rizal Desak Pemerintah agar Pegawai Non-ASN Diangkat P3K

    Februari 12, 2025

    Yassier Arafat Sebut Lapangan Berbas Pantai Butuh Perbaikan, Bukan Alih Fungsi

    November 28, 2024

    DPT Bontang Naik, Ketua DPRD Optimis Partisipasi Pemilih Tinggi

    November 26, 2024

    Gandeng Unmul, DPRD Bontang Godok Aturan Pelindung UMKM-Pasar Rakyat dari Gempuran Waralaba

    November 25, 2024

    RT 18 Sabet Juara Pertama Liga Bocah U-12 Berbas Pantai

    November 24, 2024

    Tutup Liga Bocah U12, Yassier Arafat Sebut Berbas Pantai Punya Potensi Besar

    November 24, 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Nur AjijahAgustus 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah tekanan fiskal dan proyeksi penurunan pendapatan daerah, Pemerintah Kota (Pemkot)…

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026

    BAZNAS Kaltim Himpun Rp19,05 Miliar hingga Juli 2026, Zakat Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Mustahik

    Agustus 11, 2026

    Kejurkot Basket Samarinda 2026 Usai, Perbasi Tegaskan Pembinaan Atlet Tak Boleh Berhenti

    Agustus 11, 2026

    Andi Harun Ajak Hasanuddin Mas’ud Belajar APBD: Saya Terangkan dengan Bahasa Bayi

    Agustus 11, 2026
    1 2 3 … 3,272 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.