Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    WFH ASN Samarinda Hemat BBM Hingga 1.800 Liter per Hari, Nilai Efisiensi Capai Puluhan Juta

    April 18, 2026

    Pencegahan Narkoba Tak Cukup Andalkan Aparat, Keterlibatan Warga Jadi Kunci

    April 18, 2026

    Program Rehabilitasi Warga Binaan Jadi Prioritas Kalapas Baru Samarinda

    April 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Lambannya Sertifikasi Lahan Hambat Pengembangan Sekolah, Salehuddin Desak Percepatan
    DPRD Kaltim

    Lambannya Sertifikasi Lahan Hambat Pengembangan Sekolah, Salehuddin Desak Percepatan

    LarasBy LarasNovember 11, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kaltim, Salehuddin.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Salehuddin mengungkapkan keprihatinan terhadap lambannya proses sertifikasi lahan yang menghambat pengembangan fasilitas pendidikan di daerahnya.

    Menurutnya, ketidakjelasan status aset sekolah, terutama pada SMK dan Sekolah Luar Biasa (SLB) di bawah kewenangan provinsi, merupakan kendala besar yang perlu segera diatasi.

    “Upaya mempercepat sertifikasi sudah ada, tetapi belum optimal,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

    Masalah ini, disebutkannya sebagai kendala yang hampir merata di seluruh sekolah di Kaltim yang dikelola provinsi.

    Salehuddin menilai koordinasi antara Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), dan pemerintah daerah belum berjalan maksimal, sehingga makin memperlambat penyelesaian sertifikasi ini.

    Meski ada beberapa kasus yang selesai, ia melihat langkah yang diambil masih jauh dari efektif.

    Ia mengusulkan pembentukan tim khusus atau kelompok kerja (pokja) yang melibatkan pihak-pihak terkait, seperti Disdikbud, BPKAD, dan Badan Pertanahan, untuk mempercepat proses ini.

    Dengan cara ini, menurutnya, permasalahan sertifikasi bisa segera diatasi secara sinergis.

    Lebih lanjut, Salehuddin menjelaskan bahwa hambatan ini tidak hanya berpengaruh pada pembangunan sarana pendidikan, tetapi juga pada alokasi dana khusus untuk sekolah-sekolah di Kaltim.

    “Kalau status lahannya masih belum jelas, sulit bagi kita untuk memenuhi kebutuhan sarana prasarana,” tegasnya.

    Salehuddin juga menyoroti masalah aset pendidikan yang seharusnya sudah dituntaskan antara pemerintah provinsi dan kota pada 2019, namun hingga kini sekitar 40-50 persen belum selesai.

    Salah satu contohnya adalah SMK 7 Balikpapan, yang pembangunannya tertunda akibat penyerahan aset yang belum rampung.

    “Di SMK 7 kan begitu, belum selesai. Jika masalah ini segera dibereskan, kita bisa mempercepat pembangunan dan membuka unit sekolah baru,” pungkasnya.

    BPKAD Disdikbud DPRD Kaltim Salehuddin
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Kasus Pelecehan Tak Kunjung Reda, Disdikbud Kaltim Singgung Kegagalan Pengawasan Sekolah

    April 14, 2026

    Disdikbud Kaltim Targetkan 2027 Tak Ada Sekolah Rusak, Kekurangan Guru Produktif Jadi Sorotan

    April 14, 2026

    Sekolah Gratis Belum Menjawab Masalah, Disdikbud Kaltim Soroti Anak Putus Sekolah dan Rendahnya Kualitas Pendidikan

    April 14, 2026

    PAD Samarinda Triwulan I 2026 Lampaui Target, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama

    April 10, 2026

    Enam Ruang Kelas Terdampak Kebakaran, Disdikbud Samarinda Fokus Pemulihan Sarana Belajar

    April 3, 2026

    Andi Harun Tekankan Konsolidasi Birokrasi dan Pengisian Jabatan Usai Pelantikan Sekda

    April 2, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    WFH ASN Samarinda Hemat BBM Hingga 1.800 Liter per Hari, Nilai Efisiensi Capai Puluhan Juta

    Ratu ArifanzaApril 18, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebijakan Work From Home (WFH) yang diterapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda setiap…

    Pencegahan Narkoba Tak Cukup Andalkan Aparat, Keterlibatan Warga Jadi Kunci

    April 18, 2026

    Program Rehabilitasi Warga Binaan Jadi Prioritas Kalapas Baru Samarinda

    April 18, 2026

    Ganti Kalapas, Program Rehabilitasi di Lapas Narkotika Samarinda Jadi Sorotan

    April 18, 2026

    Estafet Kepemimpinan di Lapas Narkotika Samarinda, Kinerja dan Program Jadi Prioritas

    April 18, 2026
    1 2 3 … 3,061 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.