Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    WFH ASN Samarinda Hemat BBM Hingga 1.800 Liter per Hari, Nilai Efisiensi Capai Puluhan Juta

    April 18, 2026

    Pencegahan Narkoba Tak Cukup Andalkan Aparat, Keterlibatan Warga Jadi Kunci

    April 18, 2026

    Program Rehabilitasi Warga Binaan Jadi Prioritas Kalapas Baru Samarinda

    April 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Pencegahan Narkoba Tak Cukup Andalkan Aparat, Keterlibatan Warga Jadi Kunci
    Samarinda

    Pencegahan Narkoba Tak Cukup Andalkan Aparat, Keterlibatan Warga Jadi Kunci

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 18, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Pemkot Samarinda, Sucipto Wasis saat diwawancarai Wartawan MSI Group (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Penanganan peredaran narkotika dinilai tidak bisa bertumpu pada aparat penegak hukum semata. Partisipasi aktif masyarakat, termasuk keluarga, menjadi elemen penting dalam menekan penyalahgunaan, khususnya di kalangan generasi muda.

    Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda Sucipto Wasis menegaskan, persoalan narkoba masih menjadi ancaman nyata yang dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari lingkungan pergaulan hingga tekanan ekonomi.

    “Banyak kasus terjadi bukan karena niat awal, tapi karena terpengaruh lingkungan dan jaringan peredarannya,” ujarnya, Sabtu 18 April 2026.

    Ia menilai kondisi tersebut menuntut keterlibatan semua pihak, tidak hanya pemerintah, dalam upaya pencegahan. Peran keluarga disebut sebagai garis pertahanan pertama, terutama dalam mengawasi perubahan perilaku anak.

    Menurutnya, kepekaan orang tua dan lingkungan sekitar sangat diperlukan untuk mendeteksi gejala awal penyimpangan yang berpotensi mengarah pada penyalahgunaan narkotika.

    “Kalau ada perubahan sikap pada anak, itu harus segera diperhatikan. Lingkungan juga jangan ragu untuk melapor,” tegasnya.

    Selain keluarga, peran perangkat wilayah seperti RT, lurah, hingga tokoh masyarakat dinilai memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran bersama serta menciptakan lingkungan yang lebih waspada terhadap peredaran narkoba.

    Ia menambahkan, pendekatan kolektif akan lebih efektif dibanding hanya mengandalkan penindakan hukum yang bersifat reaktif.

    “Kalau semua pihak terlibat, pencegahan bisa berjalan lebih maksimal,” katanya.

    Melalui keterlibatan bersama tersebut, diharapkan angka penyalahgunaan narkotika di Samarinda dapat ditekan, sekaligus memperkuat perlindungan terhadap generasi muda dari ancaman peredaran gelap narkoba.

    Narkotika Pemkot Samarinda Sucipto Wasis
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    WFH ASN Samarinda Hemat BBM Hingga 1.800 Liter per Hari, Nilai Efisiensi Capai Puluhan Juta

    April 18, 2026

    Pencegahan Narkoba Tak Cukup Andalkan Aparat, Keterlibatan Warga Jadi Kunci

    April 18, 2026

    Program Rehabilitasi Warga Binaan Jadi Prioritas Kalapas Baru Samarinda

    April 18, 2026

    Ganti Kalapas, Program Rehabilitasi di Lapas Narkotika Samarinda Jadi Sorotan

    April 18, 2026

    Estafet Kepemimpinan di Lapas Narkotika Samarinda, Kinerja dan Program Jadi Prioritas

    April 18, 2026

    Andi Harun Terapkan WFH Tiap Jumat, Pantau Kinerja ASN Lewat Dashboard Digital

    April 17, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    WFH ASN Samarinda Hemat BBM Hingga 1.800 Liter per Hari, Nilai Efisiensi Capai Puluhan Juta

    Ratu ArifanzaApril 18, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebijakan Work From Home (WFH) yang diterapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda setiap…

    Pencegahan Narkoba Tak Cukup Andalkan Aparat, Keterlibatan Warga Jadi Kunci

    April 18, 2026

    Program Rehabilitasi Warga Binaan Jadi Prioritas Kalapas Baru Samarinda

    April 18, 2026

    Ganti Kalapas, Program Rehabilitasi di Lapas Narkotika Samarinda Jadi Sorotan

    April 18, 2026

    Estafet Kepemimpinan di Lapas Narkotika Samarinda, Kinerja dan Program Jadi Prioritas

    April 18, 2026
    1 2 3 … 3,061 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.