Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Konflik Lahan Korpri Loa Bakung Tak Kunjung Tuntas, Pemprov Kaltim Revisi Aturan Sewa Lahan

    Mei 20, 2026

    Kas Daerah Tertekan, Utang Proyek Pemkot Samarinda Capai Rp400 Miliar

    Mei 20, 2026

    DPRD Pertanyakan Efektivitas Digitalisasi Pendidikan Samarinda Tanpa Parameter Jelas

    Mei 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Laila Fatihah Sebut 3 Penyebab Kredit Bertuah Belum Maksimal
    DPRD Samarinda

    Laila Fatihah Sebut 3 Penyebab Kredit Bertuah Belum Maksimal

    LarasBy LarasMei 8, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi II DPRD Samarinda Laila Fatihah
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Samarinda Laila Fatihah menyebutkan Kredit Bertuah yang merupakan kerja sama antara Pemerintah Kota Samarinda dan Bankaltimtara baru terealisasi sebanyak 79 persen.

    Teks: BPD Kaltim Kaltara hearing bersama Pansus LKPJ DPRD Samarinda

    Hal ini disampaikan seusai hearing bersama dengan Panitia Khusus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) DPRD Samarinda dan BPD Kaltim Kaltara, Rabu (8/5/2024).

    “Dari Rp15 miliar yang digelontorkan untuk membantu teman-teman usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), baru terealisasi Rp8,5 miliar atau kalau dipresentasekan hanya 79%,” jelas Laila.

    Setelah digali lebih dalam, politikus PKB ini menjelaskan beberapa kesulitan yang dialami baik pihak Bankaltimtara maupun pelaku UMKM. Pertama, adanya kekurangan untuk melengkapi syarat administrasi yang diajukan pelaku UMKM.

    “Misalnya yang sudah menikah, itu tidak bisa menunjukkan surat nikahnya. Itu skrining awal,” ungkapnya.

    Kemudian, pelaku UMKM yang ingin mengajukan Kredit Bertuah tersebut tidak lolos BI Checking. Ini merupakan pengecekan riwayat kredit di Sistem Informasi Debitur Bank Indonesia yang dilakukan oleh debitur.

    Adanya riwayat kredit dari bank yang bermasalah bagi si pelaku usaha juga menjadi salah satu kendala belum tercapainya hal tersebut yang disampaikan pihak Bankaltimtara.

    “Kedua, tidak lolos syarat BI Checking. Artinya tidak hanya masalah hutang di bank saja, tapi misal paylater,” tutur Laila.

    Selain BI Checking, ada juga kendala terkait minimal pinjaman yang terlalu besar bagi sebagian pelaku usaha. Bankaltimtara memberikan syarat pinjaman minimal Rp5 juta.

    Namun di lapangan, para pengaju kredit ini adalah pelaku usaha yang dominan membutuhkan pinjaman sangat ringan seperti Rp100 ribu hingga Rp 500 ribu untuk modal usahanya. Bagi mereka Rp5 juta terlalu besar.

    “Rata-rata kalau kita lihat di masyarakat langsung, mereka hanya butuh pinjaman di bawah Rp5 juta. Nominal Rp5 juta sekali pinjam bagi mereka terlalu besar,” bebernya.

    Laila menyampaikan pihak Bankaltimtara mencoba merumuskan pemecahan masalah atas tingginya pinjaman minimal tersebut.

    Di mana nantinya ada kerja sama antara Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Samarinda serta Bankaltimtara untuk menjalankan rencana ini. Hal itu akan didiskusikan lebih lanjut.

    “Jadi nanti BPD Kaltim akan ngasih ke Dinas Koperasi misalnya Rp5 juta. Nanti mereka yang bagi ke pelaku UMKM-nya. Jadi semacam ada sub-sub atau kelompok kecil dari si Rp5 juta ini,” pungkasnya.

    BPD Kaltim Kaltara Laila Fatihah UMKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Enam Raperda Di Luar Jalur Disepakati, DPRD dan Pemkot Samarinda Kejar Target Satu Tahun

    Mei 14, 2026

    Fokus Bisnis Dipertanyakan, DPRD Samarinda Desak Varia Niaga Tingkatkan Kontribusi PAD

    Mei 8, 2026

    Kadin Kaltim Tekankan Peran Strategis Dorong UMKM dan Kolaborasi Ekonomi

    Mei 2, 2026

    Kadin Samarinda Dorong Sinergi Pemerintah dan UMKM Hadapi Tantangan Ekonomi Global

    Mei 2, 2026

    CFN Dorong UMKM dan PAD, Viktor Yuan: Berpotensi Jadi Tradisi Kota

    April 24, 2026

    DPRD Samarinda Ingatkan Standar SPPG, Kualitas Program MBG Harus Diutamakan

    April 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Konflik Lahan Korpri Loa Bakung Tak Kunjung Tuntas, Pemprov Kaltim Revisi Aturan Sewa Lahan

    SittiMei 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Polemik status kepemilikan lahan di kawasan Perumahan Korpri Loa Bakung Kota Samarinda…

    Kas Daerah Tertekan, Utang Proyek Pemkot Samarinda Capai Rp400 Miliar

    Mei 20, 2026

    DPRD Pertanyakan Efektivitas Digitalisasi Pendidikan Samarinda Tanpa Parameter Jelas

    Mei 20, 2026

    Kejati Kaltim Sita Lagi Rp57 Miliar Kasus Tambang Kukar, Total Uang Diselamatkan Capai Rp271 Miliar

    Mei 20, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026
    1 2 3 … 3,099 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.