Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Usai Pelepasan, Andi Harun Titip Doa Jemaah Haji untuk Samarinda

    April 25, 2026

    Andi Harun Lepas Jemaah Haji Samarinda, Tekankan Kesabaran dan Saling Membantu

    April 25, 2026

    Musda KAHMI Samarinda Jadi Momentum Regenerasi dan Penguatan Kontrol Sosial

    April 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Bontang»Kurikulum Darurat Diluncurkan, Bontang Tetap Pakai Kurikulum 2013
    Diskominfo Bontang

    Kurikulum Darurat Diluncurkan, Bontang Tetap Pakai Kurikulum 2013

    AdminBy AdminOktober 1, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Kepala Sekolah SD 01 Bontang Utara Yani Astutik, saat memberikan keterangan persnya di Aula Autis crisis center, kamis (1/10/2020)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Mohammad- Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar (Kabid Dikdas) Saparudin memberikan penjelasan terkait penerapan kurikulam untuk Bontang. Dinas memberikan kelonggaran kepada guru untuk menerapkan kurikulum sesuai kondisi yang di hadapi.

    “Kami memberikan kelonggaran kepada guru untuk menerapkan kurikulum sesuai kondisi yang dihadapi,” ungkapnya kepada insitekaltim.com Kamis (1/10/2020).

    Menurut Saparudin, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerbitkan Pedoman Pelaksanaan Kurikulum pada satuan pendidikan dalam kondisi khusus. Satuan pendidikan dalam kondisi khusus dapat menggunakan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran peserta didik.

    Satuan pendidikan pada kondisi khusus dalam pelaksanaan pembelajaran dapat mengacu pada kurikulum nasional, dapat juga menggunakan kurikulum darurat dan melakukan penyederhanaan kurikulum secara mandiri.

    “Semua jenjang pendidikan pada kondisi khusus dapat memilih dari tiga opsi kurikulum tersebut,” terang Saparudin saat penyerahan piagam penghargaan dan SK kepada tim penyusun LKS di Aula Autis Center Bontang.

    Kurikulum darurat (dalam kondisi khusus) yang disiapkan oleh Kemendikbud merupakan penyederhanaan dari kurikulum nasional.

    Pada kurikulum tersebut dilakukan pengurangan kompetensi dasar untuk setiap mata pelajaran. sehingga guru dan siswa dapat fokus pada kompetensi esensial dan kompetensi pra syarat untuk kelanjutan pembelajaran di tingkat selanjutnya.

    “Yang kami maksud kurikulum esensial adalah kondisi disekitar siswa. realitas sehari-hari yang dialami. Contoh, di Bontang tidak ada kereta Api, siswa disini hanya diberikan pengertian secukupnya,” tegas Saparudin.

    Sebagai guru, Yani Astutik, M.Pd sangat memahami kondisi kesulitan siswanya. Untuk membantu siswa yang terdampak pandemi dan berpotensi tertinggal. Ia rela meluangkan waktunya untuk mendatangi ke rumah siswa masing-masing dan membentuk tim yang bertugas bergantian dalam mendatangi siswa.

    “Selain pembelajaran jarak jauh, kami juga mendatangi rumah siswa untuk membantu kesulitan dalam pembelajaran yang di hadapi,” ungkapnya.

    Kepala Sekolah SDN 01 Bontang Utara ini masih menerapan kurikul 2013 (k13) yang direvisi 2017. Menurutnya, buku guru dan buku siswa masih mengacu pada kurikulum 2013.

    “Untuk kurikulum darurut belum memiliki buku atau sumber bahan. Kami masih menggunakan kurikulum K13 murni,” tambahnya.

    Ibu yang satu ini disekolahnya masih menerapkan kurikulum 2013 murni. Namun penerapannya disederhanakan. Seperti mengurangi penugasan psikomotor (prakteknya) untuk siswa.

    “Karena selama ini untuk praktek harus ada panduan dari guru. Akan berbeda praktek dengan menggunakan vidio dan dan paraktek langsung,”pesannya

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Samarinda Disebut Kota Musik, DPRD: Jangan Hanya Slogan Tanpa Realisasi

    April 23, 2026

    Proyek Terowongan Molor, DPRD Akan Hitung Ulang Kebutuhan Anggaran

    April 23, 2026

    Evaluasi LKPj 2025, DPRD Samarinda Soroti PAD Belum Maksimal Meski Target Terlampaui

    April 22, 2026

    DPRD Kaltim Setujui Tuntutan, Ribuan Massa Lanjutkan Aksi ke Kantor Gubernur

    April 21, 2026

    DPRD Samarinda Dukung Pengolahan Sampah Jadi Energi, Soroti Lokasi dan Dampak Lingkungan

    April 20, 2026

    Kenaikan BBM Non-Subsidi Picu Efek Berantai, DPRD Samarinda Soroti Dampak ke Harga Kebutuhan

    April 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Usai Pelepasan, Andi Harun Titip Doa Jemaah Haji untuk Samarinda

    Ratu ArifanzaApril 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Usai prosesi pelepasan Jemaah Haji Kota Samarinda Kloter 1, Wali Kota Samarinda…

    Andi Harun Lepas Jemaah Haji Samarinda, Tekankan Kesabaran dan Saling Membantu

    April 25, 2026

    Musda KAHMI Samarinda Jadi Momentum Regenerasi dan Penguatan Kontrol Sosial

    April 25, 2026

    Soroti Pernyataan Gubernur, Afif Harun Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf Terbuka

    April 25, 2026

    Hadapi Era AI, DP Dorong Regulasi Tegas Lindungi Karya Jurnalistik

    April 24, 2026
    1 2 3 … 3,073 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.