Insitekaltim, Jakarta – Dewan Pers (DP) bersama Kementerian Hukum (Kemenkum) Republik Indonesia (RI) memperkuat sinergi dalam mendorong perlindungan karya jurnalistik sebagai bagian dari kekayaan intelektual nasional melalui revisi Rancangan Undang-Undang (RUU) Hak Cipta.
Langkah ini ditandai dengan penyerahan dokumen masukan oleh Ketua DP Komaruddin Hidayat, kepada Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, di Hall Dewan Pers, Jakarta, Kamis 23 April 2026.
Komaruddin menegaskan, karya jurnalistik memiliki nilai intelektual, ekonomi, dan sosial yang besar bagi publik serta ekosistem media nasional. Karena itu, ia menilai karya jurnalistik perlu ditegaskan sebagai ciptaan yang dilindungi dalam regulasi hak cipta.
“Perubahan Undang-Undang Hak Cipta harus menjadi momentum memperkuat perlindungan hukum terhadap karya jurnalistik sebagai bagian dari kekayaan intelektual bangsa,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya penerapan prinsip fair use secara proporsional agar perlindungan hak cipta tetap sejalan dengan kepentingan publik dan akses informasi.
Sementara itu Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas menegaskan, karya jurnalistik bukan sekadar produk informasi, melainkan hasil karya intelektual bernilai ekonomi yang berperan penting dalam menjaga demokrasi.
“Karya jurnalistik merupakan aset intelektual yang wajib dilindungi negara,” tegasnya.
Ia juga menyoroti tantangan di era kecerdasan buatan, di mana penggunaan data jurnalistik tanpa izin menjadi perhatian serius pemerintah.
“Di era AI konten jurnalistik tidak boleh digunakan tanpa izin dan tanpa kompensasi yang adil,” tambahnya.
Dalam usulannya DP menekankan beberapa poin penting, antara lain memasukkan karya jurnalistik secara eksplisit sebagai ciptaan yang dilindungi, memperjelas status wartawan sebagai pencipta, serta mengatur masa berlaku hak cipta untuk memberikan kepastian hukum.
Kedua lembaga sepakat bahwa penguatan perlindungan karya jurnalistik akan mendukung keberlanjutan industri pers, menjaga kualitas informasi publik, serta memperkuat demokrasi di Indonesia.

