Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun secara resmi melepas keberangkatan Jemaah Haji Kota Samarinda Kloter 1 Embarkasi Balikpapan dalam acara yang berlangsung di Aula GOR Segiri pada Sabtu, 25 April 2026.
Andi Harun menyampaikan pesan spiritual kepada para jemaah agar mempersiapkan diri secara lahir dan batin sebelum menjalankan ibadah haji. Ia mengingatkan perjalanan haji bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan proses transformasi diri yang harus dijalani dengan kesungguhan.
“Lakukan persiapan dengan banyak-banyak bersalawat dan bertahlil agar haji kita tidak hanya bersifat prosedural, tetapi mampu membawa perubahan yang bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan selama di Tanah Suci. Menurutnya, solidaritas antarjemaah menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan yang mungkin muncul selama perjalanan ibadah.
“Tolong saling membantu dalam perjalanan. Yang kuat membantu yang tidak kuat. Perjalanan haji pasti akan bertemu tantangan, cobaan, dan ujian. Hanya orang-orang yang mampu bersabar dan berlomba dalam kesabaran yang bisa meraih haji mabrur,” tegasnya.
Selain memberikan pesan moral, Andi Harun turut menitipkan doa kepada para jemaah. Ia berharap seluruh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda diberikan ampunan atas segala dosa dan khilaf, serta memohon agar Kota Samarinda senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT.
“Mohon doakan agar Kota Samarinda selalu aman dan damai, serta masyarakatnya diberikan kebahagiaan dunia dan akhirat,” ucapnya.
Suasana haru dan khidmat terasa saat prosesi dilanjutkan dengan pembacaan talbiyah secara bersama-sama yang dipimpin langsung oleh wali kota. Para jemaah mengikuti dengan penuh kekhusyukan, mencerminkan kesiapan mereka dalam menunaikan rukun Islam kelima.
Tak hanya itu, doa safar juga turut dibacakan sebagai bentuk permohonan perlindungan dan keselamatan selama perjalanan menuju Tanah Suci hingga kembali ke tanah air.
Sebagai bentuk kepedulian pribadi, Andi Harun juga memberikan bantuan simbolis berupa uang saku sebesar 100 riyal kepada masing-masing jemaah. Ia menyebut bantuan tersebut sebagai wujud perhatian yang tidak hanya bersifat kebijakan, tetapi juga hubungan personal antara pemerintah dan masyarakat.
“Ini sekadar tanda bahwa hubungan antara pemerintah dan jemaah saling mendukung, tidak hanya dalam kebijakan tetapi juga secara personal,” katanya.
Di akhir acara, Andi Harun secara resmi melepas keberangkatan jemaah haji dengan harapan seluruh jemaah diberikan kelancaran, keselamatan, dan kembali ke Samarinda dengan predikat haji mabrur.
Acara pelepasan ini menjadi momen penting yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga sarat makna spiritual bagi para jemaah yang akan menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

