Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    HUT ke-81 RI, Sekretariat DPRD Samarinda Siapkan Bazar UMKM hingga Jalan Santai

    Agustus 19, 2026

    Intrusi Air Laut Mulai Mengancam, Deni Dorong Pemprov Kaltim Siapkan Rekayasa Cuaca

    Agustus 19, 2026

    Deni Usul Pengelolaan Hulu Diperkuat untuk Antisipasi Limpasan Air ke Samarinda

    Agustus 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»KSP Al Fattah Gandeng KPEKI Salurkan Modal Produktif Rp50 Miliar untuk UKM
    Ekonomi

    KSP Al Fattah Gandeng KPEKI Salurkan Modal Produktif Rp50 Miliar untuk UKM

    Adit MustafaBy Adit MustafaJuli 11, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Jakarta – Koperasi Simpan Pinjam Al Fattah Indonesia Internasional (KSP Al Fattah) berhasil memperoleh dana pinjaman tanpa jaminan dari platform teknologi finansial (fintech) terkemuka Singapura.

    Dana ini kemudian disalurkan melalui Koperasi Pemasaran Ekonomi Kerakyatan Indonesia (KPEKI) untuk mendukung berbagai program ekonomi kerakyatan, terutama di bidang ketahanan pangan.

    Kerja sama strategis ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian oleh kedua belah pihak di Jakarta pada Senin (8/7/2024).

    Penyaluran dana ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembiayaan usaha kecil dan menengah (UKM) serta sektor produktif lainnya.

    Detail perjanjian kerja sama itu meliputi jumlah pinjaman dan syarat penyaluran yang terdiri dari total dana yang dipinjamkan oleh fintech kepada KSP Al Fattah sebesar Rp50 miliar. Dana tersebut akan disalurkan oleh KPEKI kepada anggota KSP Al Fattah dengan tenor pinjaman maksimal 24 bulan.

    Poin kedua yaitu, penggunaan dana pinjaman ini akan difokuskan pada pembiayaan sektor UKM, pertanian, perdagangan dan industri kreatif. Setiap anggota KPEKI yang menerima pinjaman wajib menyampaikan rencana penggunaan dana secara rinci dan transparan.

    Selanjutnya, poin ketiga yaitu proses pengajuan dan persetujuan. Anggota KPEKI dapat mengajukan pinjaman melalui KSP Al Fattah. KPEKI akan melakukan verifikasi dan penilaian kelayakan terhadap setiap pengajuan pinjaman. Setelah disetujui, dana akan langsung disalurkan ke rekening anggota yang bersangkutan dalam waktu 14 hari kerja setelah data lengkap.

    Terakhir, poin monitoring dan evaluasi, KPEKI dan KSP Al Fattah akan melakukan monitoring secara berkala untuk memastikan dana digunakan sesuai dengan tujuan. Evaluasi kinerja dan laporan keuangan harus disampaikan setiap tiga bulan sekali kepada fintech dan pihak terkait.

    Ketua KSP Al Fattah Regional Jakarta Bong Maya Fransisca menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi ekonomi masyarakat kecil dan menengah.

    “Dengan dukungan dana tanpa jaminan ini, kami berharap dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan anggota kami,” ungkap Maya.

    Menanggapi hal yang sama, Ketua Koperasi Pemasaran Ekonomi Kerakyatan Indonesia Rischan Bahtiar
    menyambut antusias kerja sama ini.

    “Penyaluran dana ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dan memberdayakan masyarakat untuk mengembangkan usaha mereka,” jelasnya.

    Fazhra Fawwaz Al Firman perwakilan dari fintech Singapura menegaskan komitmen mereka untuk mendukung inklusi keuangan di Indonesia.

    “Melalui kerja sama dengan KSP Al Fattah dan KPEKI, kami yakin dana ini akan tepat sasaran dan membantu mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor. Kami berharap KPEKI dapat bersinergi untuk memenuhi kewajiban yang diminta oleh pihak fintech,” ungkapnya.

    Kerja sama ini diharapkan menjadi model bagi koperasi-koperasi lainnya di Indonesia. Dengan adanya akses terhadap dana pinjaman tanpa jaminan, diharapkan akan lebih banyak usaha kecil dan menengah yang berkembang dan berkontribusi pada perekonomian nasional.

    Ini juga merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat inklusi keuangan dan mengurangi kesenjangan ekonomi di masyarakat.

    Melalui kerja sama ini, diharapkan pula akan tercipta sinergi yang baik antara sektor keuangan formal dan informal, sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan ekonomi Indonesia secara keseluruhan.

    Bong Maya Fransisca KSP Al Fattah Rischan Bahtiar UKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    HUT ke-81 RI, Sekretariat DPRD Samarinda Siapkan Bazar UMKM hingga Jalan Santai

    Agustus 19, 2026

    Deni Usul Pengelolaan Hulu Diperkuat untuk Antisipasi Limpasan Air ke Samarinda

    Agustus 19, 2026

    DPRD Kaltim Soroti Izin MBLB Bisa 400 Hari, Aktivitas Tambang Tanpa Izin Masih Ditemukan

    Agustus 18, 2026

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026

    APBD Samarinda 2025 Dipatok Rp3,4 Triliun, Pemkot Fokus Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur

    Agustus 14, 2026

    Juli 2026 Uang Primer Tumbuh 17,1 Persen, Capai Rp2.254,5 Triliun

    Agustus 13, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    HUT ke-81 RI, Sekretariat DPRD Samarinda Siapkan Bazar UMKM hingga Jalan Santai

    Andika SaputraAgustus 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda menyiapkan rangkaian kegiatan untuk…

    Intrusi Air Laut Mulai Mengancam, Deni Dorong Pemprov Kaltim Siapkan Rekayasa Cuaca

    Agustus 19, 2026

    Deni Usul Pengelolaan Hulu Diperkuat untuk Antisipasi Limpasan Air ke Samarinda

    Agustus 19, 2026

    KMBS Dituntut Buktikan Pengelolaan Lembuswana Tak Kalah dari Swasta

    Agustus 19, 2026

    9 Jam Berjibaku, Warga dan Relawan Padamkan Kebakaran 4 Hektare di Prangat Baru

    Agustus 19, 2026
    1 2 3 … 3,284 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.