Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pakar Hukum Soroti Kasus Korupsi yang Menggantung, Minta Penegak Hukum Segera Ambil Keputusan

    Juni 20, 2026

    Donor Darah, Selain Menolong Sesama Juga Bermanfaat Bagi Kesehatan Tubuh

    Juni 20, 2026

    BPKAD Kaltim Pastikan Setiap Pendapatan Daerah Sekecil Apapun Nilainya, Harus Masuk Kas Daerah

    Juni 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Komisi II Nilai PAD dari PDAM Masih Minim
    DPRD Bontang

    Komisi II Nilai PAD dari PDAM Masih Minim

    AdminBy AdminNovember 12, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ketua Komisi II DPRD Kota Bontang, Rustam saat memberikan keterangan Persnya terkait minimnya PAD dari PDAM Tirta Taman Bontang, Ruang Rapat Lantai II Gedung Sekretariat DPRD Bontang, Selasa (10/11/2020).
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Angel – Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bontang menggelar rapat dengar pendapat bersama dengan Direktur dan Karyawan Perusda PDAM Tirta Taman Bontang terkait Estimasi Pendapatan Tahun 2020.

    Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi II Rustam dalam pengantar rapat, Komisi II minta peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) melalui pengelolaan dan distribusi air bersih di Bontang, penanggung jawabnya ialah PDAM Tirta Taman Bontang.

    Dikatakan Rustam permasalahnya ialah biaya perawatan dan rendahnya putaran dana yang masuk untuk PDAM Tirta Taman Bontang. Menurut data, setahun silam pendapatan mencapai 3 miliar, sedangkan maintenance distribusi air dengan jumlah yang serupa. Oleh karena itu, tidak ada anggaran yang bisa digunakan.

    “Menurut saya dengan jumlah sambungan itu 29.001, PDAM sudah bisa berbenah. Kalau manajemen sudah bisa bagus, dan bisa memaksimalkan biaya produksi,” kata Rustam yang ditemui usai rapat, di Ruang Rapat Lantai II Gedung Sekretariat DPRD Bontang, Selasa (10/11/2020).

    Rustam menyampaikan bahwa hal tersebut tidak setimpal dengan pendapatan dan pengeluaran menjadi salah satu faktor, minimnya pendapatan PDAM.

    “Jadi melihat datanya lebih besar biaya produksi air, daripada penjualan ke masyarakat,” ucapnya kepada awak media.

    Tidak hanya itu, Rustam membandingkan pendapatan air daerah Bontang dengan kota Makassar. Rustam berpendapat bahwa makassar merupakan wilayah yang banyak membangun industri, seperti hotel, restoran, pelabuhan, dll.

    Pihak nya memberi saran agar kedepan pihak PDAM dapat menemukan sumber air baku yang lebih rendah biaya produksinya, daripada harga penjualannya.

    Ada empat titik lokasi yang dapat menjadi pilihan untuk dijadikan solusi air baku dengan biaya yang minim, antara lain eks. tambang Indominco, waduk Marangkayu, waduk Suka Rahmat, dan Nyerakat kiri.

    “Untuk saat ini kita upayakan mendapatkan air baku yang lebih rendah biaya produksi nya daripada harga penjualan,” jelasnya.

    Kemudian terkait tawaran dengan menaikkan tarif harga penggunaan air terhadap masyarakat Bontang. Dalam hal tersebut, masih perlu pertimbangan dan pengkajian mendalam terhadap dampak sosialnya.

    “Kalau dalam perjalanan perusahaan terus merugi, boleh dong kita tinjau kembali,” pungkasnya.

    Politisi Golkar tersebut menambahkan agar terdapat legal standing yang jelas, kedepan pihaknya akan membuatkan perda terkait pengelolaan air bersih guna menopang kinerja dari pihak pengelola.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Rizal Desak Pemerintah agar Pegawai Non-ASN Diangkat P3K

    Februari 12, 2025

    Yassier Arafat Sebut Lapangan Berbas Pantai Butuh Perbaikan, Bukan Alih Fungsi

    November 28, 2024

    DPT Bontang Naik, Ketua DPRD Optimis Partisipasi Pemilih Tinggi

    November 26, 2024

    Gandeng Unmul, DPRD Bontang Godok Aturan Pelindung UMKM-Pasar Rakyat dari Gempuran Waralaba

    November 25, 2024

    RT 18 Sabet Juara Pertama Liga Bocah U-12 Berbas Pantai

    November 24, 2024

    Tutup Liga Bocah U12, Yassier Arafat Sebut Berbas Pantai Punya Potensi Besar

    November 24, 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pakar Hukum Soroti Kasus Korupsi yang Menggantung, Minta Penegak Hukum Segera Ambil Keputusan

    R’syaJuni 20, 2026

    Insitkaltim, Samarinda – Praktik penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi yang berlangsung bertahun-tahun tanpa kepastian…

    Donor Darah, Selain Menolong Sesama Juga Bermanfaat Bagi Kesehatan Tubuh

    Juni 20, 2026

    BPKAD Kaltim Pastikan Setiap Pendapatan Daerah Sekecil Apapun Nilainya, Harus Masuk Kas Daerah

    Juni 20, 2026

    Pasar Pagi Usai Revitalisasi Sepi Pembeli, Akses dan Tata Letak Jadi Sorotan

    Juni 20, 2026

    1.667 Lulusan Diwisuda, Rektor Unmul: Awal Perjalanan Menuju Kontribusi Nyata

    Juni 20, 2026
    1 2 3 … 3,158 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.