Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Akan Tarik Kios Pasar Pagi yang Tak Kunjung Ditempati Pedagang Hingga Akhir Agustus

    Juli 14, 2026

    Aduan Warga Berbuah Hasil, PT REA Lanjutkan Kerja Sama Angkutan Sawit dengan 13 BUMDes

    Juli 14, 2026

    Kedekatan Helmi dan Budisatrio Jadi Jembatan Aspirasi Kaltim ke Senayan

    Juli 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Inflasi Samarinda Capai 3,53 Persen, Pemkot Perkuat Pengawasan Pangan dan Distribusi
    Ekonomi

    Inflasi Samarinda Capai 3,53 Persen, Pemkot Perkuat Pengawasan Pangan dan Distribusi

    R’syaBy R’syaJuli 14, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Pemkot Samarinda memperketat pengawasan distribusi pangan dan energi setelah inflasi tahunan kota mencapai 3,53 persen (Foto by AI)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memperketat pengawasan distribusi pangan dan energi sebagai respons terhadap inflasi tahunan Kota Samarinda yang mencapai 3,53 persen pada Juni 2026.

    Usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara virtual, Saefuddin langsung mengevaluasi distribusi LPG bersubsidi dan ketersediaan komoditas pangan yang dinilai berpengaruh terhadap stabilitas harga di Kota Samarinda.

    Salah satu persoalan yang menjadi perhatian ialah masih terjadinya antrean LPG bersubsidi di sejumlah pangkalan. Padahal, Pertamina memastikan stok LPG di Samarinda dalam kondisi aman dengan ketersediaan sekitar 20 metrik ton di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) serta dukungan pasokan harian dari Depot Balikpapan.

    “Walaupun stok kita lihat cukup, tapi kenapa seperti itu. Alasan barcode hilang atau barcode terblokir, itu kan ada manajemen tersendiri. Saya kira bisa ditanggulangi dengan baik. Ayolah kita sama-sama mengurai permasalahan yang ada,” ujarnya di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Lantai III Balai Kota Samarinda, Senin, 13 Juli 2026.

    Menanggapi hal tersebut, Pertamina menyatakan pengawasan di tingkat pangkalan terus diperkuat melalui petugas lapangan guna memastikan distribusi LPG berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.

    Selain distribusi energi, ketersediaan pangan juga menjadi perhatian. Perumda Varia Niaga melaporkan stok komoditas strategis masih aman, termasuk sekitar 23 ribu butir telur ayam ras. Meski biaya distribusi meningkat, pasokan kebutuhan pokok disebut tetap berjalan lancar.

    Namun, kebutuhan telur di Kaltim masih mencapai sekitar empat juta butir per hari, sedangkan produksi lokal baru sekitar 1,9 juta butir. Untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah, akan dilakukan penambahan 5.000 ekor ayam petelur di Kabupaten Penajam Paser Utara mulai Agustus sebagai tahap awal menuju target 100 ribu ekor, disertai pengembangan pakan alternatif.

    Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Samarinda Aji Syarifah Zulaiha melaporkan pembinaan kepada petani swadaya terus dilakukan meski belum tersedia anggaran untuk perluasan lahan. Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil dengan meningkatnya produktivitas cabai di Makroman dan Tanah Merah yang selama ini menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi.

    Melihat perkembangan tersebut, Saefuddin mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai secara mandiri.

    “Masyarakat diharapkan bisa menanam cabai secara mandiri di pekarangan rumah maupun lingkungan perumahan, sehingga kebutuhan cabai dapat dipenuhi dari lingkungan sendiri,” imbaunya.

    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda, inflasi tahunan pada Juni 2026 tercatat sebesar 3,53 persen dengan inflasi bulanan sebesar 0,72 persen. Bensin, angkutan udara, bawang merah, bawang putih, beras, ikan layang, daging ayam ras dan minyak goreng menjadi komoditas penyumbang inflasi.

    Menindaklanjuti hasil rakor tersebut, Pemkot Samarinda akan mempercepat pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM), Operasi Pasar Murah (OPM), pemantauan harga harian, penguatan kerja sama pasokan antardaerah, kajian subsidi distribusi komoditas dari luar daerah, serta pembentukan buffer stock.

    Selain itu, inspeksi mendadak ke sejumlah distributor pangan strategis dijadwalkan pada 17 Juli 2026 dengan melibatkan Bulog, Pertamina, Perumda Varia Niaga, Satgas Pangan, dan perangkat daerah terkait. Sidak tersebut akan difokuskan pada pemeriksaan stok, distribusi dan harga komoditas strategis guna mengantisipasi potensi penimbunan maupun hambatan pasokan di lapangan.

     

    Inflasi Inflasi Samarinda Saefuddin Zuhri Wakil Wali Kota Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Kualitas KUR di Kaltim Tetap Terjaga Dengan Capaian Rp6,5 Triliun, Namun OJK Ingatkan Masyarakat Jaga Data Pribadi

    Juli 13, 2026

    Kunjungan Wisatawan Domestik Meningkat, Ikut Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kaltim

    Juli 12, 2026

    Pemprov Kaltim Tekankan Kesiapan SDM Hadapi Mekanisasi Industri Sawit

    Juli 11, 2026

    Efisiensi Anggaran Pemerintah Berpengaruh Signifikan, Terhadap Industri Hotel Kaltim

    Juli 10, 2026

    Efisiensi Anggaran Tak Hambat GPM, Dinas Pangan Kaltim Pastikan Tetap Digelar Rutin

    Juli 9, 2026

    Memiliki Beragam Produk Mengantisipasi Lemahnya Pasar Domestik, UMKM Kaltim Diminta Bidik Pasar Ekspor

    Juli 9, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Akan Tarik Kios Pasar Pagi yang Tak Kunjung Ditempati Pedagang Hingga Akhir Agustus

    R’syaJuli 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Meski revitalisasi pasar telah rampung, penataan kios di Pasar Pagi Samarinda masih…

    Aduan Warga Berbuah Hasil, PT REA Lanjutkan Kerja Sama Angkutan Sawit dengan 13 BUMDes

    Juli 14, 2026

    Kedekatan Helmi dan Budisatrio Jadi Jembatan Aspirasi Kaltim ke Senayan

    Juli 14, 2026

    Inflasi Samarinda Capai 3,53 Persen, Pemkot Perkuat Pengawasan Pangan dan Distribusi

    Juli 14, 2026

    Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen

    Juli 14, 2026
    1 2 3 … 3,214 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.