Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    WiFi Gratis Bontang Mulai Pulih, Bontang Baru dan Loktuan Kembali Aktif

    Agustus 12, 2026

    Konsumsi MBG di SMPN 28 Samarinda Capai 98 Persen, Siswa Antusias Tunggu Jam Makan

    Agustus 12, 2026

    Bukan Sekadar Kompetisi, IWL 2026/2027 Jadi Jalan Pemain Putri Menuju Timnas

    Agustus 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Hetifah: Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kompas Kebijakan Hadapi Ketidakpastian Global
    Ekonomi

    Hetifah: Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kompas Kebijakan Hadapi Ketidakpastian Global

    R’syaBy R’syaJuni 27, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian (Ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menegaskan hasil Sensus Ekonomi 2026 harus menjadi kompas bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan, terutama di tengah kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian.

    Menurut Hetifah, kepemimpinan daerah saat ini membutuhkan data yang akurat agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar menjawab persoalan masyarakat dan pelaku usaha.

    “Kalau nanti Sensus Ekonomi menghasilkan data yang lebih akurat, cermat, mendalam dan detail, saya yakin keputusan pemerintah daerah akan semakin tepat. Di tengah situasi yang penuh ketidakpastian, data harus menjadi kompas dalam menentukan arah kebijakan,” ujarnya saat menghadiri pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Samarinda belum lama ini.

    Ia mengapresiasi dukungan dunia usaha, khususnya Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Timur (Kaltim) terhadap pelaksanaan sensus. Ia menyebut kesiapan pelaku usaha memberikan data menjadi faktor penentu keberhasilan pendataan.

    “Kalau para pengusaha siap memberikan datanya, itu sudah 50 persen dari keberhasilan sensus. Sisanya menjadi tugas petugas sensus untuk memastikan data tersebut tercatat dengan baik,” tuturnya.

    Hetifah menilai dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim menjadi modal penting karena Gubernur Rudy Mas’ud telah menunjukkan komitmen menggunakan data sebagai dasar pengambilan keputusan. Ia meyakini pendekatan tersebut akan semakin kuat apabila didukung hasil Sensus Ekonomi yang lebih lengkap.

    Selain mendukung pelaksanaan sensus, Komisi X DPR RI juga tengah membahas revisi Undang-Undang Statistik untuk memperkuat kelembagaan statistik nasional dan memastikan ekosistem penyediaan data semakin berkualitas.

    “Nilai data jauh lebih penting daripada yang kita bayangkan. Salah mengambil keputusan atau salah membuat kebijakan akibat data yang tidak akurat, dampaknya juga sangat besar. Karena itu kami ingin memperkuat payung hukumnya agar pembangunan berbasis data dapat berjalan berkelanjutan,” jelasnya.

    Hetifah menambahkan, sebagai daerah yang menjadi etalase Indonesia melalui pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kaltim memerlukan data yang mampu memotret kondisi ekonomi secara menyeluruh agar transformasi ekonomi berjalan inklusif dan tidak menimbulkan kesenjangan antardaerah.

    Ia menekankan pendataan harus menjangkau seluruh pelaku usaha, termasuk UMKM, ekonomi kreatif, usaha digital, koperasi, pelaku usaha perempuan, penyandang disabilitas, hingga kelompok rentan lainnya.

    “Jangan sampai mereka tertinggal dalam pendataan. Dengan data yang baik kita bisa melihat kebutuhan riil mereka. Kalau hanya berdasarkan feeling, intervensi pemerintah bisa saja tidak sesuai dengan yang benar-benar dibutuhkan pelaku usaha,” pungkasnya.

    DPR RI Ekonomi Hetifah Sjaifudian Sensus ekonomi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Daya Beli Belum Pulih, Andi Harun Pastikan PBB Samarinda Tak Dinaikkan

    Agustus 12, 2026

    Andi Harun Bocorkan Rancangan APBD Samarinda 2027: Diproyeksi Rp3,3 Triliun, Efisiensi Tetap Jalan

    Agustus 12, 2026

    BAZNAS Kaltim Himpun Rp19,05 Miliar hingga Juli 2026, Zakat Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Mustahik

    Agustus 11, 2026

    Parkir Berlangganan Samarinda Disiapkan Tekan Jukir Liar dan Kebocoran PAD

    Agustus 11, 2026

    Usaha di Kawasan Rawan Bencana Samarinda Bakal Wajib Susun Analisis Risiko

    Agustus 10, 2026

    Pemprov Kaltim Siapkan 250 Hektare Lahan di Teluk Balikpapan Guna Tambah PAD

    Agustus 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    WiFi Gratis Bontang Mulai Pulih, Bontang Baru dan Loktuan Kembali Aktif

    R’syaAgustus 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Gangguan layanan WiFi Gratis di sejumlah wilayah Kota Bontang mulai teratasi. Pemerintah…

    Konsumsi MBG di SMPN 28 Samarinda Capai 98 Persen, Siswa Antusias Tunggu Jam Makan

    Agustus 12, 2026

    Bukan Sekadar Kompetisi, IWL 2026/2027 Jadi Jalan Pemain Putri Menuju Timnas

    Agustus 12, 2026

    WiFi Gratis di Sejumlah Titik Bontang Terganggu akibat Kabel Fiber Optik Terputus

    Agustus 12, 2026

    Pawai HUT RI ke-81 Ditiadakan, Andi Harun Alihkan Kegiatan ke Kelurahan

    Agustus 12, 2026
    1 2 3 … 3,274 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.