Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pendekatan Persuasif dan Etika Ruang Publik dalam Hubungan Perokok dan Konseling Kesehatan

    September 27, 2026

    Jangan Anggap Sepele Kalau Ngorok Terjadi Hampir Setiap Malam

    September 27, 2026

    Dugaan Guide Wire Tertinggal di Jantung, Keluarga Pasien Desak RSUD AWS Bertanggung Jawab

    September 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Hetifah: Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kompas Kebijakan Hadapi Ketidakpastian Global
    Ekonomi

    Hetifah: Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kompas Kebijakan Hadapi Ketidakpastian Global

    R’syaBy R’syaJuni 27, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian (Ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menegaskan hasil Sensus Ekonomi 2026 harus menjadi kompas bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan, terutama di tengah kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian.

    Menurut Hetifah, kepemimpinan daerah saat ini membutuhkan data yang akurat agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar menjawab persoalan masyarakat dan pelaku usaha.

    “Kalau nanti Sensus Ekonomi menghasilkan data yang lebih akurat, cermat, mendalam dan detail, saya yakin keputusan pemerintah daerah akan semakin tepat. Di tengah situasi yang penuh ketidakpastian, data harus menjadi kompas dalam menentukan arah kebijakan,” ujarnya saat menghadiri pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Samarinda belum lama ini.

    Ia mengapresiasi dukungan dunia usaha, khususnya Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Timur (Kaltim) terhadap pelaksanaan sensus. Ia menyebut kesiapan pelaku usaha memberikan data menjadi faktor penentu keberhasilan pendataan.

    “Kalau para pengusaha siap memberikan datanya, itu sudah 50 persen dari keberhasilan sensus. Sisanya menjadi tugas petugas sensus untuk memastikan data tersebut tercatat dengan baik,” tuturnya.

    Hetifah menilai dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim menjadi modal penting karena Gubernur Rudy Mas’ud telah menunjukkan komitmen menggunakan data sebagai dasar pengambilan keputusan. Ia meyakini pendekatan tersebut akan semakin kuat apabila didukung hasil Sensus Ekonomi yang lebih lengkap.

    Selain mendukung pelaksanaan sensus, Komisi X DPR RI juga tengah membahas revisi Undang-Undang Statistik untuk memperkuat kelembagaan statistik nasional dan memastikan ekosistem penyediaan data semakin berkualitas.

    “Nilai data jauh lebih penting daripada yang kita bayangkan. Salah mengambil keputusan atau salah membuat kebijakan akibat data yang tidak akurat, dampaknya juga sangat besar. Karena itu kami ingin memperkuat payung hukumnya agar pembangunan berbasis data dapat berjalan berkelanjutan,” jelasnya.

    Hetifah menambahkan, sebagai daerah yang menjadi etalase Indonesia melalui pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kaltim memerlukan data yang mampu memotret kondisi ekonomi secara menyeluruh agar transformasi ekonomi berjalan inklusif dan tidak menimbulkan kesenjangan antardaerah.

    Ia menekankan pendataan harus menjangkau seluruh pelaku usaha, termasuk UMKM, ekonomi kreatif, usaha digital, koperasi, pelaku usaha perempuan, penyandang disabilitas, hingga kelompok rentan lainnya.

    “Jangan sampai mereka tertinggal dalam pendataan. Dengan data yang baik kita bisa melihat kebutuhan riil mereka. Kalau hanya berdasarkan feeling, intervensi pemerintah bisa saja tidak sesuai dengan yang benar-benar dibutuhkan pelaku usaha,” pungkasnya.

    DPR RI Ekonomi Hetifah Sjaifudian Sensus ekonomi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Medan Sulit dan Sungai Surut, Distribusi Bantuan Pangan ke Mahulu Tak Bisa Sekali Angkut

    September 25, 2026

    Pemadaman Listrik Ancam Aktivitas Dagang, Pemkot Siapkan Genset di Pasar Pagi

    September 24, 2026

    Karhutla Tekan Aktivitas Ekonomi, BI Salurkan Bantuan Rp2,97 Miliar ke Tujuh Provinsi

    September 23, 2026

    Kekerasan Masih Mengintai Sekolah dan Pesantren, Hetifah Dorong Deteksi Dini

    September 22, 2026

    Syarifah Suraidah Salurkan Bantuan Pangan di Samarinda, 54.636 Penerima di Kota Tepian

    September 22, 2026

    Harga Sawit Kaltim Menguat, Pendapatan Petani Berpeluang Naik

    September 21, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pendekatan Persuasif dan Etika Ruang Publik dalam Hubungan Perokok dan Konseling Kesehatan

    Ratu ArifanzaSeptember 27, 2026

    Insitekaltim, ​Jakarta – Dalam lanskap komunikasi kesehatan masyarakat, perdebatan mengenai kebiasaan merokok sering kali terjebak…

    Jangan Anggap Sepele Kalau Ngorok Terjadi Hampir Setiap Malam

    September 27, 2026

    Dugaan Guide Wire Tertinggal di Jantung, Keluarga Pasien Desak RSUD AWS Bertanggung Jawab

    September 26, 2026

    Asam Lambung Mudah Naik, 10 Makanan Ini Bisa Jadi Alternatif

    September 26, 2026

    PAD Kaltim Dikoreksi Rp1,89 Triliun, Pendapatan Daerah 2026 Turun Jadi Rp13,36 Triliun

    September 26, 2026
    1 2 3 … 3,365 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.