Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pakar Hukum Soroti Kasus Korupsi yang Menggantung, Minta Penegak Hukum Segera Ambil Keputusan

    Juni 20, 2026

    Donor Darah, Selain Menolong Sesama Juga Bermanfaat Bagi Kesehatan Tubuh

    Juni 20, 2026

    BPKAD Kaltim Pastikan Setiap Pendapatan Daerah Sekecil Apapun Nilainya, Harus Masuk Kas Daerah

    Juni 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Hetifah: Semua Elemen Harus Bahu Membahu, Utamakan Keselamatan Masyarakat
    Daerah

    Hetifah: Semua Elemen Harus Bahu Membahu, Utamakan Keselamatan Masyarakat

    AdminBy AdminMaret 26, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Dina – Editor: Redaksi
    Insitekaltim, Samarinda – Beberapa elemen pemerintah melakukan beberapa upaya dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 ini. Salah satunya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melakukan realokasi anggaran untuk membantu menanggulangi Covid-19.
    Mendikbud RI, Nadiem Makarim, dalam siaran persnya Selasa, (24/3/2020) menyampaikan, berbagai realokasi anggaran, sesuai arahan presiden, sedang dilakukan di Kemendikbud. “Saat ini kami sedang berkoordinasi dengan DPR terkait pelaksanaanya,” ujarnya.
    Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, dihubungi terpisah membenarkan rencana tersebut.
    “Saat ini fokus APBN (anggaran pendapatan belanja negara, Red.) adalah pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19,”ungkapnya.
    Ia menjelaskan total realokasi anggaran yang diajukan sebesar Rp 405 miliar.
    “Jumlah itu berasal dari anggaran Ujian Nasional (UN) yang tidak jadi dilaksanakan, efisiensi perjalanan dinas, juga program-program lain yang tidak mendesak,” ungkapnya.
    Lebih lanjut Hetifah membeberkan realokasi anggaran tersebut paling besar ditujukan untuk peningkatan kapasitas dan kapabilitas rumah sakit pendidikan. Ada sekitar Rp 250 miliar ditujukan menyiapkan di 13 rumah sakit (RS) Pendidikan rujukan dan 13 fakultas kedokteran menjadi Test Center Covid-19.
    “Dana Juga dialokasikan meningkatkan kapasitas RS Pendidikan untuk menampung dan menangani pasien Covid-19,”ucapnya.
    Hetifah melanjutkan, saat ini memang sangat mendesak dilakukan, mengingat jumlah pasien terjangkit terus bertambah hari per harinya.
    Jika rumah sakit pendidikan dapat diberdayakan, tentu dampaknya akan signifikan dan membantu.
    “Kita upayakan agar kapabilitas SDM RS Pendidikan dan fakultas kedokteran bisa ditingkatkan lagi dalam menangani wabah Covid-19,” jelasnya.
    Selain untuk RS Pendidikan, realokasi anggaran juga ditujukan untuk beberapa pos lainnya. Seperti untuk melakukan program edukasi mengenai Covid-19, yang akan dilakukan relawan mahasiswa jurusan kedokteran dan kesehatan.
    “Saat ini semua elemen bangsa harus bahu membahu melawan penyebaran virus Corona. Jangan ada lagi ego antar lembaga. Kita semua kerja cepat gelontorkan anggaran untuk program penanganan Covid-19, untuk selamatkan masyarakat indonesia,”tegasnya.
    Hetifah menegaskan Komisi X akan agendakan rapat kerja (Raker) besok, 27 Maret 2020, membahas dan memutuskan usulan realokasi anggaran yang diajukan Mendikbud.
    “Saya sangat mendukung realokasi anggaran ini agar segera disahkan,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Jelang Pilwali Samarinda, Gerindra Beri Sinyal Kuat Probebaya Tetap Dilanjutkan

    Juni 20, 2026

    Didesak Maju Pilwali Samarinda, Saefuddin Zuhri Pilih Fokus Bekerja Ketimbang Berpolitik

    Juni 19, 2026

    Pangkas Celah Titipan, Parlemen Kaltim Minta Kuota Sekolah Negeri Dikunci

    Juni 18, 2026

    Lahan Pemakaman Menyusut, Pengembang Perumahan Akan Wajib Sediakan Area Makam

    Juni 17, 2026

    Belum Kantongi Andalalin, Ronal Desak Pemkot Tindak Tegas THM W Superclub

    Juni 17, 2026

    Permohonan Hibah TPU ke PT BBE Belum Terealisasi, DPRD Memfasilitasi Realisasi Permintaan Lahan

    Juni 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pakar Hukum Soroti Kasus Korupsi yang Menggantung, Minta Penegak Hukum Segera Ambil Keputusan

    R’syaJuni 20, 2026

    Insitkaltim, Samarinda – Praktik penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi yang berlangsung bertahun-tahun tanpa kepastian…

    Donor Darah, Selain Menolong Sesama Juga Bermanfaat Bagi Kesehatan Tubuh

    Juni 20, 2026

    BPKAD Kaltim Pastikan Setiap Pendapatan Daerah Sekecil Apapun Nilainya, Harus Masuk Kas Daerah

    Juni 20, 2026

    Pasar Pagi Usai Revitalisasi Sepi Pembeli, Akses dan Tata Letak Jadi Sorotan

    Juni 20, 2026

    1.667 Lulusan Diwisuda, Rektor Unmul: Awal Perjalanan Menuju Kontribusi Nyata

    Juni 20, 2026
    1 2 3 … 3,158 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.