Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Karhutla Tol Balsam Meluas, Pemprov Kaltim Buka Peluang Usulkan Status Bencana Nasional

    Oktober 14, 2026

    Pemkot Samarinda Cari Dana Provinsi dan Pusat untuk Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    Oktober 14, 2026

    Jaga Struktur Jembatan Mahkota II, Pemkot Samarinda Tegaskan Fungsi Portal Pembatas Ketinggian

    Oktober 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Hetifah: Semua Elemen Harus Bahu Membahu, Utamakan Keselamatan Masyarakat
    Daerah

    Hetifah: Semua Elemen Harus Bahu Membahu, Utamakan Keselamatan Masyarakat

    AdminBy AdminMaret 26, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Dina – Editor: Redaksi
    Insitekaltim, Samarinda – Beberapa elemen pemerintah melakukan beberapa upaya dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 ini. Salah satunya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melakukan realokasi anggaran untuk membantu menanggulangi Covid-19.
    Mendikbud RI, Nadiem Makarim, dalam siaran persnya Selasa, (24/3/2020) menyampaikan, berbagai realokasi anggaran, sesuai arahan presiden, sedang dilakukan di Kemendikbud. “Saat ini kami sedang berkoordinasi dengan DPR terkait pelaksanaanya,” ujarnya.
    Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, dihubungi terpisah membenarkan rencana tersebut.
    “Saat ini fokus APBN (anggaran pendapatan belanja negara, Red.) adalah pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19,”ungkapnya.
    Ia menjelaskan total realokasi anggaran yang diajukan sebesar Rp 405 miliar.
    “Jumlah itu berasal dari anggaran Ujian Nasional (UN) yang tidak jadi dilaksanakan, efisiensi perjalanan dinas, juga program-program lain yang tidak mendesak,” ungkapnya.
    Lebih lanjut Hetifah membeberkan realokasi anggaran tersebut paling besar ditujukan untuk peningkatan kapasitas dan kapabilitas rumah sakit pendidikan. Ada sekitar Rp 250 miliar ditujukan menyiapkan di 13 rumah sakit (RS) Pendidikan rujukan dan 13 fakultas kedokteran menjadi Test Center Covid-19.
    “Dana Juga dialokasikan meningkatkan kapasitas RS Pendidikan untuk menampung dan menangani pasien Covid-19,”ucapnya.
    Hetifah melanjutkan, saat ini memang sangat mendesak dilakukan, mengingat jumlah pasien terjangkit terus bertambah hari per harinya.
    Jika rumah sakit pendidikan dapat diberdayakan, tentu dampaknya akan signifikan dan membantu.
    “Kita upayakan agar kapabilitas SDM RS Pendidikan dan fakultas kedokteran bisa ditingkatkan lagi dalam menangani wabah Covid-19,” jelasnya.
    Selain untuk RS Pendidikan, realokasi anggaran juga ditujukan untuk beberapa pos lainnya. Seperti untuk melakukan program edukasi mengenai Covid-19, yang akan dilakukan relawan mahasiswa jurusan kedokteran dan kesehatan.
    “Saat ini semua elemen bangsa harus bahu membahu melawan penyebaran virus Corona. Jangan ada lagi ego antar lembaga. Kita semua kerja cepat gelontorkan anggaran untuk program penanganan Covid-19, untuk selamatkan masyarakat indonesia,”tegasnya.
    Hetifah menegaskan Komisi X akan agendakan rapat kerja (Raker) besok, 27 Maret 2020, membahas dan memutuskan usulan realokasi anggaran yang diajukan Mendikbud.
    “Saya sangat mendukung realokasi anggaran ini agar segera disahkan,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Titik Api Karhutla di Kukar Bertambah, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

    Oktober 6, 2026

    Kuorum Rapat KUA-PPAS Kaltim Dipersoalkan, 15 Anggota Hadir Daring

    September 26, 2026

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Karhutla Tol Balsam Meluas, Pemprov Kaltim Buka Peluang Usulkan Status Bencana Nasional

    AminahOktober 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) membuka peluang mengusulkan status bencana nasional…

    Pemkot Samarinda Cari Dana Provinsi dan Pusat untuk Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    Oktober 14, 2026

    Jaga Struktur Jembatan Mahkota II, Pemkot Samarinda Tegaskan Fungsi Portal Pembatas Ketinggian

    Oktober 14, 2026

    Penerimaan Retribusi Samarinda Belum Capai 40 Persen, Bapenda Petakan Potensi Pendapatan

    Oktober 14, 2026

    Perluas Jaminan BPJS Ketenagakerjaan, Pemkot Samarinda Bidik Dukungan CSR Perusahaan

    Oktober 14, 2026
    1 2 3 … 3,383 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.