Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Debu dan Asap Makin Pekat, Kasus ISPA di Samarinda Naik 22,8 Persen

    Agustus 29, 2026

    Merdeka Run 2026, Ketika Ribuan Langkah Bertemu Semangat Kemerdekaan di Monas

    Agustus 29, 2026

    Dari Perpustakaan Kecil di Kamar hingga Berburu Buku Murah di Festival Literasi Kaltim

    Agustus 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Hetifah: Semua Elemen Harus Bahu Membahu, Utamakan Keselamatan Masyarakat
    Daerah

    Hetifah: Semua Elemen Harus Bahu Membahu, Utamakan Keselamatan Masyarakat

    AdminBy AdminMaret 26, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Dina – Editor: Redaksi
    Insitekaltim, Samarinda – Beberapa elemen pemerintah melakukan beberapa upaya dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 ini. Salah satunya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melakukan realokasi anggaran untuk membantu menanggulangi Covid-19.
    Mendikbud RI, Nadiem Makarim, dalam siaran persnya Selasa, (24/3/2020) menyampaikan, berbagai realokasi anggaran, sesuai arahan presiden, sedang dilakukan di Kemendikbud. “Saat ini kami sedang berkoordinasi dengan DPR terkait pelaksanaanya,” ujarnya.
    Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, dihubungi terpisah membenarkan rencana tersebut.
    “Saat ini fokus APBN (anggaran pendapatan belanja negara, Red.) adalah pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19,”ungkapnya.
    Ia menjelaskan total realokasi anggaran yang diajukan sebesar Rp 405 miliar.
    “Jumlah itu berasal dari anggaran Ujian Nasional (UN) yang tidak jadi dilaksanakan, efisiensi perjalanan dinas, juga program-program lain yang tidak mendesak,” ungkapnya.
    Lebih lanjut Hetifah membeberkan realokasi anggaran tersebut paling besar ditujukan untuk peningkatan kapasitas dan kapabilitas rumah sakit pendidikan. Ada sekitar Rp 250 miliar ditujukan menyiapkan di 13 rumah sakit (RS) Pendidikan rujukan dan 13 fakultas kedokteran menjadi Test Center Covid-19.
    “Dana Juga dialokasikan meningkatkan kapasitas RS Pendidikan untuk menampung dan menangani pasien Covid-19,”ucapnya.
    Hetifah melanjutkan, saat ini memang sangat mendesak dilakukan, mengingat jumlah pasien terjangkit terus bertambah hari per harinya.
    Jika rumah sakit pendidikan dapat diberdayakan, tentu dampaknya akan signifikan dan membantu.
    “Kita upayakan agar kapabilitas SDM RS Pendidikan dan fakultas kedokteran bisa ditingkatkan lagi dalam menangani wabah Covid-19,” jelasnya.
    Selain untuk RS Pendidikan, realokasi anggaran juga ditujukan untuk beberapa pos lainnya. Seperti untuk melakukan program edukasi mengenai Covid-19, yang akan dilakukan relawan mahasiswa jurusan kedokteran dan kesehatan.
    “Saat ini semua elemen bangsa harus bahu membahu melawan penyebaran virus Corona. Jangan ada lagi ego antar lembaga. Kita semua kerja cepat gelontorkan anggaran untuk program penanganan Covid-19, untuk selamatkan masyarakat indonesia,”tegasnya.
    Hetifah menegaskan Komisi X akan agendakan rapat kerja (Raker) besok, 27 Maret 2020, membahas dan memutuskan usulan realokasi anggaran yang diajukan Mendikbud.
    “Saya sangat mendukung realokasi anggaran ini agar segera disahkan,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    PDIP Dorong RUU Perampasan Aset Rampung, DPR Pasang Target 15 Desember

    Agustus 29, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Plaza 21 Citra Niaga Jadi Kantong Parkir

    Agustus 29, 2026

    Bertahun-tahun Mengajar, 500 Guru di Kaltim Masih Tanpa SK Pengangkatan

    Agustus 28, 2026

    DPRD Kaltim Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Perusahaan Tangani Karhutla Kukar

    Agustus 27, 2026

    Rayakan HUT RI, Helmi Tegaskan Kegiatan DPRD Samarinda Tanpa Gunakan APBD

    Agustus 26, 2026

    Trans Samarinda Ditargetkan Beroperasi 2027, Tarif Rp5 Ribu dan Bayar Pakai QRIS

    Agustus 26, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Debu dan Asap Makin Pekat, Kasus ISPA di Samarinda Naik 22,8 Persen

    Ratu ArifanzaAgustus 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kondisi udara di Samarinda yang dipenuhi debu dan asap kebakaran hutan dan…

    Merdeka Run 2026, Ketika Ribuan Langkah Bertemu Semangat Kemerdekaan di Monas

    Agustus 29, 2026

    Dari Perpustakaan Kecil di Kamar hingga Berburu Buku Murah di Festival Literasi Kaltim

    Agustus 29, 2026

    Inflasi Mendekati 4 Persen, Bapenda Samarinda Pantau Dampaknya ke Penerimaan Pajak

    Agustus 29, 2026

    Sempat Vakum karena Anggaran, Festival Literasi Kaltim Kini Hidup Lagi Lewat Kolaborasi

    Agustus 29, 2026
    1 2 3 … 3,306 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.