Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Merdeka Run 2026, Ketika Ribuan Langkah Bertemu Semangat Kemerdekaan di Monas

    Agustus 29, 2026

    Dari Perpustakaan Kecil di Kamar hingga Berburu Buku Murah di Festival Literasi Kaltim

    Agustus 29, 2026

    Inflasi Mendekati 4 Persen, Bapenda Samarinda Pantau Dampaknya ke Penerimaan Pajak

    Agustus 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Inflasi Mendekati 4 Persen, Bapenda Samarinda Pantau Dampaknya ke Penerimaan Pajak
    Ekonomi

    Inflasi Mendekati 4 Persen, Bapenda Samarinda Pantau Dampaknya ke Penerimaan Pajak

    Andika SaputraBy Andika SaputraAgustus 29, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Bapenda Kota Samarinda, Cahya Ernawan (Dok/Insitekaltim)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Inflasi yang mendekati 4 persen mulai menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, karena berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat, konsumsi dan aktivitas dunia usaha.

    Kondisi tersebut kini turut dipantau Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Samarinda melalui perkembangan penerimaan pajak daerah.

    Hal itu disampaikan Kepala Bapenda Kota Samarinda Cahya Ernawan.

    Ia mengatakan sampai Juli 2026 kondisi penerimaan pajak masih berbeda pada setiap sektor. Sejumlah jenis pajak masih menunjukkan pertumbuhan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sementara beberapa sektor lainnya mengalami penurunan dan pergerakan yang fluktuatif.

    Salah satu sektor yang masih mencatat pertumbuhan adalah Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) restoran. Hingga Juli 2026 penerimaannya tumbuh sekitar 19 persen dibandingkan Juli 2025. Pertumbuhan juga masih terlihat pada Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

    “Misalnya pada sektor PBJT restoran, itu sampai dengan Juli 2026 ini masih tumbuh sekitar 19 persen dibandingkan periode yang sama, Juli tahun 2025 yang lalu. Demikian juga dengan PBB, BPHTB, masih bertumbuh,” kata Cahya saat dikonfirmasi oleh wartawan Insitekaltim, Sabtu, 29 Agustus 2026.

    Namun tidak semua sektor menunjukkan kondisi yang sama. Cahya menyebut penerimaan dari sektor perhotelan hingga Juli 2026 masih berada di bawah capaian pada periode yang sama tahun sebelumnya.

    Menurutnya Bapenda masih melihat perkembangan tersebut secara bulanan untuk mengetahui apakah penurunan pada sejumlah sektor hanya bersifat sementara atau menjadi sebuah tren. Evaluasi terhadap realisasi dan penerimaan pajak juga akan terus dilakukan dalam beberapa bulan ke depan.

    Di tengah kondisi tersebut Bapenda memastikan tidak akan merespons tekanan daya beli dengan menambah beban masyarakat maupun pelaku usaha. Optimalisasi penerimaan akan lebih diarahkan pada potensi pajak yang sudah ada.

    “Kami juga tidak ingin bahwa tekanan daya beli ini kemudian direspons oleh Bapenda dengan menambah beban kepada masyarakat atau pelaku usaha,” ujarnya.

    Cahya mengatakan langkah yang dilakukan Bapenda antara lain meningkatkan kepatuhan wajib pajak, memperbarui data, mendorong digitalisasi serta memastikan pajak yang menjadi kewajiban dapat dilaporkan dan disetorkan dengan benar.

    Ia menegaskan kenaikan inflasi tidak serta-merta membuat pemerintah daerah meningkatkan tekanan kepada masyarakat. Bapenda memilih mengoptimalkan penerimaan dari potensi yang sudah tersedia sembari terus memantau perkembangan ekonomi dan realisasi pendapatan daerah.

    “Intinya pada prinsipnya tidak akan begitu inflasi naik kami malah nge-push kepada masyarakat dengan menambah beban masyarakat. Engga. Jadi kami mengoptimalisasikan saja apa yang sudah ada,” pungkasnya.

     

    Bapenda Kota Samarinda Cahya Ernawan Inflasi Samarinda Pajak Pajak Daerah
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Parkir Teras Samarinda Jadi Potensi PAD, Jasno Dorong Sistem Portal

    Agustus 29, 2026

    Dishub Samarinda Finalisasi Parkir Berlangganan, Target Awal 300 Ribu Kendaraan

    Agustus 28, 2026

    UMKM Kaltim Butuh Modal dan Pelatihan, Mirni Dorong Solusi Lewat Koperasi

    Agustus 28, 2026

    RIPERDA Samarinda Dikaji Ulang, Draf Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

    Agustus 27, 2026

    Mahakam Punya Potensi Wisata, Tapi Pengembangannya Tak Bisa Tanpa Modal Besar

    Agustus 27, 2026

    Amplang Tak Lagi Bulat, UMKM Samarinda Sulap Jadi Stik hingga Rasa Buah Naga

    Agustus 26, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Merdeka Run 2026, Ketika Ribuan Langkah Bertemu Semangat Kemerdekaan di Monas

    Ratu ArifanzaAgustus 29, 2026

    Insitekaltim, Jakarta – Pagi di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu, 29 Agustus 2026 terasa…

    Dari Perpustakaan Kecil di Kamar hingga Berburu Buku Murah di Festival Literasi Kaltim

    Agustus 29, 2026

    Inflasi Mendekati 4 Persen, Bapenda Samarinda Pantau Dampaknya ke Penerimaan Pajak

    Agustus 29, 2026

    Sempat Vakum karena Anggaran, Festival Literasi Kaltim Kini Hidup Lagi Lewat Kolaborasi

    Agustus 29, 2026

    Tiga Bulan Berdiri, Yose Music Samarinda Antarkan Siswa Raih Prestasi Internasional

    Agustus 29, 2026
    1 2 3 … 3,306 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.