Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Agustus 13, 2026

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    Agustus 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kutim»Hepni Pesimis APBD Kutim Bisa Terserap Maksimal
    DPRD Kutim

    Hepni Pesimis APBD Kutim Bisa Terserap Maksimal

    SeliBy SeliJuni 7, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Sangatta – Anggota DPRD Kutai Timur Hepnie Armansyah menilai strategi penyerapan anggaran Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) masih belum maksimal.

    Berkaca dari tahun 2022 lalu yang menyisakan banyak anggaran, Pemkab Kutim sepertinya tidak mempunyai dorongan untuk mengubah strategi penyerapan anggaran, sebab menurutnya memasuki akhir semester pertama tahun ini banyak anggaran yang masih mengendap dalam APBD Kutim 2023.

    “Gaya-gaya seperti ini sama seperti tahun kemarin dimana sampai pertengahan tahun tidak ada program kegiatan, nanti padatnya di APBD Perubahan,” jelasnya, Senin (5/6/2023).

    Dengan besarnya APBD Kutim 2023, Hepnie memprediksi kejadian tahun lalu akan kembali terulang dimana banyak anggaran yang tidak terserap maksimal.

    “Saya pesimis anggaran terserap maksimal, apa lagi sampai saat ini pengerjaan proyek pembangunan belum berjalan,” jelasnya.

    Ia bahkan menyoroti kerja pemerintah yang tidak memperhitungkan waktu dan kendala pengerjaan proyek. Di tahun kemarin mandeknya pengerjaan proyek oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akibat tidak maksimalnya ketersediaan material.

    Dengan pengalaman ini, seharusnya pemerintah lebih mempercepat pengerjaan sebab di wilayah Kaltim semua daerah mengalami kenaikan APBD yang artinya pengerjaan fisik pun meningkat.

    “Semua APBD naik, tentu anggaran banyak untuk pengerjaan fisik, nah kita Kaltim bisa kelangkaan material, ini tidak diperhitungkan pemerintah daerah,” jelasnya.

    Proyek pembangunan seharusnya sudah dikerjakan dan dieksekusi sejak Februari atau Maret 2023 untuk menghindari kejadian serupa seperti tahun lalu yakni banyak anggaran yang tidak terserap maksimal.

    APBD Pemkab Kutim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Andi Harun Ajak Hasanuddin Mas’ud Belajar APBD: Saya Terangkan dengan Bahasa Bayi

    Agustus 11, 2026

    Andi Harun: Berdosa Jika APBD Besar, tapi Manfaatnya Minim bagi Masyarakat

    Agustus 2, 2026

    Jaga Kesehatan Fiskal Samarinda, Andi Harun Pilih Efisiensi Ketimbang Utang

    Juli 30, 2026

    Rp20 Miliar APBD Perubahan untuk Porprov Kaltim Dipastikan Tak Sentuh Pembangunan Venue

    Juli 15, 2026

    Tambahan Anggaran Rp90 Miliar Terowongan Samarinda Baru Sebatas Wacana

    Juli 7, 2026

    Belanja ASN Samarinda Masih Gemuk, Lampaui Batas 40 Persen yang Ditetapkan Pusat

    Juli 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Polda Kaltim Luncurkan URC Reserse, Respons Laporan Kejahatan 24 Jam

    Andika SaputraAgustus 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) meluncurkan Unit Reaksi Cepat (URC) jajaran…

    Tegaskan HIV/AIDS Isu Kesehatan Masyarakat, IAC Minta Perda Baru Bebas Stigma dan Diskriminasi

    Agustus 13, 2026

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    Agustus 13, 2026

    Penjangkauan HIV di Samarinda Makin Sulit, PKBI Soroti Pemangkasan Anggaran dan Penolakan Sosial

    Agustus 13, 2026

    Capaian SPM HIV Samarinda Tembus 99,8 Persen, Dinkes Ungkap Rahasianya

    Agustus 13, 2026
    1 2 3 … 3,276 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.