Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Blasting PT PSB Disorot, Warga Keluhkan Debu Ganggu Kesehatan Anak hingga Air Hujan

    Juni 29, 2026

    PT PSB Hanya Kirim Kuasa Hukum, Komisi IV DPRD Kaltim Tunda Pembahasan Hasil Supervisi

    Juni 29, 2026

    DPRD Samarinda Akan Prioritaskan Anggaran Keagamaan untuk Jaga Kondusivitas Kota

    Juni 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Heni Purwaningsih Pastikan: Kenaikan BBM Berdampak Terhadap Inflasi dan Harga Barang di Kaltim
    Ekonomi

    Heni Purwaningsih Pastikan: Kenaikan BBM Berdampak Terhadap Inflasi dan Harga Barang di Kaltim

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuni 29, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala DPPKUKM Kaltim, Heni Purwaningsih (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Tingginya ketergantungan daerah terhadap pasokan barang dari luar wilayah, yang seluruh proses distribusinya bergantung pada moda transportasi.

    Akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), sangat berdampak terhadap laju inflasi dan kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok di Kalimantan Timur (Kaltim).

    Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (DPPKUKM) Kaltim, Heni Purwaningsih, mengatakan sebelum adanya kenaikan BBM, inflasi di Kaltim relatif stabil, meski berada pada tingkat harga yang cukup tinggi.

    Menurutnya, masyarakat kerap keliru memaknai inflasi. Inflasi yang rendah bukan berarti harga barang murah, melainkan menunjukkan pergerakan kenaikan dan penurunan harga berlangsung stabil.

    “Inflasi Kaltim sebelum kenaikan BBM itu relatif stabil, tetapi berada pada harga yang tinggi. Jadi inflasi tidak hanya dimaknai harga murah, tetapi bagaimana stabilitas naik turunnya harga,” ujarnya di Kantor Gubernur, Senin, 29 Juni 2026.

    Heni menjelaskan, kebijakan kenaikan BBM hampir dipastikan akan memengaruhi biaya distribusi barang sehingga berimbas pada kenaikan harga di tingkat konsumen.

    “Kalau ada kenaikan BBM, tentu pasti berdampak. Semua aspek distribusi menggunakan moda transportasi, baik darat, laut maupun udara. Jadi biaya distribusi meningkat dan harga barang juga ikut terdorong naik,” katanya.

    Ia menambahkan, Kaltim bukan merupakan daerah produsen untuk sebagian besar kebutuhan pokok.

    Pasokan pangan dan berbagai komoditas, masih didatangkan dari luar daerah. Sehingga biaya transportasi menjadi salah satu faktor utama pembentuk harga.

    “Untuk sampai ke sini pasti menggunakan transportasi yang seluruhnya membutuhkan BBM,” jelasnya.

    Meski demikian, Heni belum dapat memastikan besaran dampak kenaikan BBM terhadap inflasi daerah.

    Ia menyarankan, agar angka terbaru mengacu pada data resmi Badan Pusat Statistik (BPS).

    “Persentasenya saya belum melihat data terbaru. Tapi yang jelas kenaikan BBM pasti berdampak terhadap inflasi dan harga barang,” ucapnya.

    Selain dipengaruhi kebijakan BBM, menurut Heni, kondisi perekonomian global juga turut memberi tekanan terhadap harga komoditas. Termasuk akibat dinamika geopolitik internasional, yang berdampak pada biaya logistik dan rantai pasok.

    Berdasarkan data Bank Indonesia, inflasi Kaltim Mei 2026 tercatat sebesar 0,17 persen secara bulanan (month to month/mtm), meningkat dibanding April 2026 yang sebesar 0,11 persen.

    Sementara secara tahunan (year on year/yoy), inflasi Kaltim mencapai 3,04 persen, dengan inflasi tahun kalender (year to date/ytd) sebesar 1,65 persen.

    Data tersebut menunjukkan, adanya tren kenaikan harga yang perlu terus diwaspadai, terlebih setelah adanya penyesuaian harga BBM.

     

    BBM Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (DPPKUKM) Kaltim Heni Purwaningsih Inflasi Kenaikan Harga BBM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Kepala BPS RI Imbau Masyarakat Kaltim Terima Petugas Sensus Ekonomi 2026

    Juni 27, 2026

    Kehadiran Kopdes Merah Putih Jadi Peluang Bangun Sinergi Antarlembaga Ekonomi Desa

    Juni 27, 2026

    Hetifah: Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kompas Kebijakan Hadapi Ketidakpastian Global

    Juni 27, 2026

    Data Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan Kaltim

    Juni 26, 2026

    Kadin Kaltim Imbau Perusahaan Besar hingga UMKM Isi Data Sensus dengan Jujur

    Juni 26, 2026

    Jaga Ketahanan Pangan, Jagung dan Beras Jadi Andalan Samarinda

    Juni 26, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Blasting PT PSB Disorot, Warga Keluhkan Debu Ganggu Kesehatan Anak hingga Air Hujan

    R’syaJuni 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Warga yang bermukim di sekitar PT Prima Surya Bahari (PSB), kawasan Pulau…

    PT PSB Hanya Kirim Kuasa Hukum, Komisi IV DPRD Kaltim Tunda Pembahasan Hasil Supervisi

    Juni 29, 2026

    DPRD Samarinda Akan Prioritaskan Anggaran Keagamaan untuk Jaga Kondusivitas Kota

    Juni 29, 2026

    Soroti Isu Normalisasi LGBT, Sri Puji Dukung Sanksi Pidana

    Juni 29, 2026

    Supervisi DPRD Kaltim Temukan Dugaan Pengelolaan Limbah PT PSB Tak Sesuai Dokumen Lingkungan

    Juni 29, 2026
    1 2 3 … 3,179 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.