Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    BI Pastikan Kondisi Kaltim Tetap Terkendali, Inflasi Juni 2026 Capai 3,20 Persen

    Juli 5, 2026

    Kian Terhimpit Ritel Modern, Regulasi Baru Pasar Tradisional Samarinda Rampung 3 Bulan Lagi

    Juli 5, 2026

    Miris, Anggaran Pembinaan Atlet Samarinda Seret Hanya Dialokasikan Rp100 Juta

    Juli 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Fraksi Golkar Dukung Pembahasan APBD Tahun 2021, Ini Alasannya
    Advertorial

    Fraksi Golkar Dukung Pembahasan APBD Tahun 2021, Ini Alasannya

    AdminBy AdminJuni 20, 202202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Sangatta – Laporan keuangan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD merupakan muara bagi perwujudan pemerintah yang baik, akan dapat mewujudkan praktek pemerintah apabila dilakukan secara transparan dan jujur.

    Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kutai Timur (Kutim) H.Joni dalam agenda rapat paripurna ke-16 penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun anggaran 2021.

    “Penyampaian laporan ini mampu mengevaluasi kinerja, program, kebijakan serta segenap kendala yang terjadi,” tandasnya.

    Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Kutim, Sayid Anjas menyampaikan beberapa tanggapan terkait penyampaian laporan pertanggungjawaban nota pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2021.

    Pertama menanggapi kinerja pemerintah daerah dalam hal pengelolaan keuangan daerah dengan cara menganalisis dengan menggunakan analisis rasio keuangan terhadap APBD.

    “Melakukan analisis rasio keuangan pada APBD berarti membandingkan hasil yang telah dicapai pada satu periode dengan periode sebelumnya sehingga kecenderungan yang terjadi dapat diketahui,” ungkapnya.

    Kemudian temuan dan catatan serta rekomendasi pada periode sebelumnya menjadi titik tolak pemerintah daerah dalam mengelola keuangan daerah lebih baik.

    Kedua, pencapaian target realisasi anggaran dan kinerja yang sudah baik khususnya pada urusan wajib pelayanan dasar dapat terus ditingkatkan dengan alokasi anggaran sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

    Peningkatan itu pun diapresiasi Fraksi Golkar atas upaya pemerintah daerah dalam pencapaian realisasi pendapatan asli daerah (PAD) yang menunjukan kinerja yang terus membaik dalam periode 3 tahun terakhir.

    “Ini menjadi indikator bahwa potensi PAD telah di digarap secara optimal,” jelasnya.

    Selanjutnya, pengelolaan keuangan daerah merupakan kewenangan kepala daerah yang di serahkan pada penatausahaan hingga pelaksanaannya kepada SKPD sesuai peraturan perundang-undangan.

    “Pada laporan realisasi anggaran dan kinerja masih terdapat kelemahan dalam penyerapan anggaran sehingga harus dilakukan evaluasi dan kelola keuangan yang baik,” terangnya.

    Selain itu, peningkatan aset daerah menunjukkan peningkatan yang signifikan terhadap bangunan dengan mencapai 10,2 triliun pada tahun 2021.

    “Sehingga dipelukan sumber daya yang aktif dan kompeten serta dukungan anggaran yang cukup PAD
    hal itu menimbulkan dan meningkat upaya kinerja asli daerah,” tuturnya.

    Sehingga PAD harus dikelola dengan baik dan tertib secara administratif guna memberikan manfaat dan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat.

    Menyikapi hal itu sesuai dengan mekanisme perundangan- undangan Fraksi Golkar mendukung daerah untuk melakukan pembahasan Raperda Anggaran APBD tahun 2021 sesuai dengan kewenangan DPRD sebagai pengawasan pengelolaan keuangan daerah.

    APND 2021 DPRD Kutim Fraksi Golkar Joni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Kian Terhimpit Ritel Modern, Regulasi Baru Pasar Tradisional Samarinda Rampung 3 Bulan Lagi

    Juli 5, 2026

    Miris, Anggaran Pembinaan Atlet Samarinda Seret Hanya Dialokasikan Rp100 Juta

    Juli 5, 2026

    Bapemperda Matangkan Perda Lingkungan Hidup, Segera Masuk Tahap Harmonisasi

    Juli 4, 2026

    Imbas Serapan Anggaran Rendah, Dewan Bakal Sisir Ketat Renja Disdikbud 2027

    Juli 4, 2026

    DPRD Desak Pendataan Ulang Konsesi Tambang, Kepastian Hak Tanah Warga Tak Boleh Diabaikan

    Juli 3, 2026

    Rawan Jadi Lokasi Bunuh Diri, DPRD Desak Pemasangan Pagar Pengaman di Jembatan Mahakam

    Juli 3, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    BI Pastikan Kondisi Kaltim Tetap Terkendali, Inflasi Juni 2026 Capai 3,20 Persen

    Nur AjijahJuli 5, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Meski dihadapkan pada penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi dan kenaikan…

    Kian Terhimpit Ritel Modern, Regulasi Baru Pasar Tradisional Samarinda Rampung 3 Bulan Lagi

    Juli 5, 2026

    Miris, Anggaran Pembinaan Atlet Samarinda Seret Hanya Dialokasikan Rp100 Juta

    Juli 5, 2026

    Produktivitas Padi Kaltim Ditarget Naik Jadi 7 Ton per Hektare Lewat PMAAS

    Juli 5, 2026

    Pendidikan Masih Jadi Korban, Pengamat Kritik Prioritas Anggaran Pemerintah

    Juli 5, 2026
    1 2 3 … 3,192 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.