Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kian Terhimpit Ritel Modern, Regulasi Baru Pasar Tradisional Samarinda Rampung 3 Bulan Lagi

    Juli 5, 2026

    Miris, Anggaran Pembinaan Atlet Samarinda Seret Hanya Dialokasikan Rp100 Juta

    Juli 5, 2026

    Produktivitas Padi Kaltim Ditarget Naik Jadi 7 Ton per Hektare Lewat PMAAS

    Juli 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Fraksi Golkar DPRD Kaltim Serap 515 Aspirasi Warga dari 168 Titik Reses
    DPRD Kaltim

    Fraksi Golkar DPRD Kaltim Serap 515 Aspirasi Warga dari 168 Titik Reses

    SittiBy SittiAgustus 4, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ratusan aspirasi masyarakat Kalimantan Timur kembali menghiasi laporan reses Fraksi Partai Golkar dalam Rapat Paripurna Ke-28 DPRD Kaltim, Senin 4 Agustus 2025. Laporan tersebut mencatat 515 aspirasi yang dihimpun dari 168 titik pertemuan pada masa sidang II tahun 2025, tersebar di 74 desa dan kelurahan serta 49 kecamatan di 8 kabupaten/kota.

    Tanpa basa-basi, Fraksi Golkar langsung menyoroti beragam permasalahan konkret yang disuarakan masyarakat. Infrastruktur masih menjadi keluhan utama. Jalan rusak, semenisasi lingkungan, normalisasi sungai, hingga permintaan penerangan jalan umum mewarnai permintaan di berbagai daerah.

    “Jalan penghubung antarkampung masih banyak yang memprihatinkan. Warga juga meminta penyelesaian pembangunan dermaga, hingga pemecah ombak di wilayah pesisir seperti Pulau Derawan,” terang juru bicara Fraksi Golkar Apansyah dalam penyampaian laporan.

    Di bidang pendidikan, warga mempertanyakan realisasi program pendidikan gratis Gratispol dari Pemprov Kaltim. Banyak yang belum paham syarat, teknis pelaksanaan, maupun cakupan bantuan biaya.

    “Warga ingin kejelasan. Mereka ingin tahu, apakah benar semua komponen biaya ditanggung. Apakah berlaku untuk semua jenjang dan wilayah,” ujar Apansyah.

    Di bidang kesehatan, keluhan masih seputar buruknya pelayanan BPJS dan belum meratanya fasilitas posyandu untuk balita dan lansia. Masyarakat menginginkan perhatian lebih terhadap puskesmas pembantu, penyediaan ambulans dan pos pelayanan kesehatan di wilayah pelosok.

    Isu ekonomi dan ketenagakerjaan juga mencuat. Masyarakat mendesak pemprov dan perusahaan-perusahaan agar memberi prioritas tenaga kerja lokal. Para pelaku UMKM meminta kemudahan akses modal, pelatihan, serta pasar untuk hasil produksi.

    “Pemuda usia produktif perlu pelatihan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan kerja lokal. Perlu sinergi nyata antara Pemprov dan swasta,” lanjutnya.

    Kebutuhan di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan pun tak kalah mendesak. Permintaan mulai dari bantuan alsintan, bibit unggul, hingga penguatan kelompok nelayan menjadi catatan penting dari Fraksi Golkar.

    Di bidang sosial dan kemasyarakatan, aspirasi meliputi penguatan mitigasi kebakaran, penataan pengelolaan sampah, penyediaan CCTV di kawasan rawan, serta rehabilitasi rumah layak huni. Warga juga meminta dukungan untuk rumah ibadah, fasilitas olahraga, dan kegiatan seni.

    “Semua usulan ini akan kami formulasikan ulang dalam bentuk program dan nomenklatur pembangunan daerah. Ini akan menjadi bahan pokok pikiran DPRD Kaltim untuk musrenbang RKPD tahun berikutnya,” pungkasnya.

    Fraksi Golkar menyampaikan laporan ini sebagai bentuk pertanggungjawaban politik sekaligus komitmen untuk mendorong pembangunan yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat Kaltim. Rapat paripurna dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan DPRD dan dihadiri seluruh anggota dewan, perangkat daerah, serta undangan dari unsur Forkopimda.

    Apansyah Fraksi Golkar Layanan BPJS UMKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Jelang Paripurna Hak Angket 13 Juli, Hamas Isyaratkan Ikuti Sikap Fraksi Golkar

    Juli 3, 2026

    Festival Pesona Nusantara Buka Ruang Promosi bagi 60 UMKM Lokal

    Juni 28, 2026

    Kadin Kaltim Imbau Perusahaan Besar hingga UMKM Isi Data Sensus dengan Jujur

    Juni 26, 2026

    Buka Akses ke Retail Modern, DPRD Usulkan Batas Modal UMKM Naik Jadi Rp50 Juta

    Juni 25, 2026

    Penerbangan Internasional Buka Peluang Ekspor bagi UMKM Kaltim

    Juni 24, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    Mei 1, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kian Terhimpit Ritel Modern, Regulasi Baru Pasar Tradisional Samarinda Rampung 3 Bulan Lagi

    SittiJuli 5, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Masifnya ekspansi ritel dan toko modern di Kota Samarinda kian mengancam eksistensi…

    Miris, Anggaran Pembinaan Atlet Samarinda Seret Hanya Dialokasikan Rp100 Juta

    Juli 5, 2026

    Produktivitas Padi Kaltim Ditarget Naik Jadi 7 Ton per Hektare Lewat PMAAS

    Juli 5, 2026

    Pendidikan Masih Jadi Korban, Pengamat Kritik Prioritas Anggaran Pemerintah

    Juli 5, 2026

    Bankeu Rp6,8 Miliar Pemprov Kaltim Bantu Muluskan Jalan Asa-Juaq Asa

    Juli 4, 2026
    1 2 3 … 3,192 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.